RADARSITUBONDO.ID - Christian Pulisic belum juga mendapat menit bermain bersama AC Milan hingga pekan ketiga Liga Italia 2026-2027.
Kondisi tersebut bukan karena pemain asal Amerika Serikat itu belum pulih dari cedera, melainkan karena Ruben Amorim masih menunggu kondisi fisiknya benar-benar siap.
Pulisic kembali hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan ketika AC Milan menghadapi Juventus di Juventus Stadium, Minggu (6/9/2026). Dalam laga yang berakhir 1-1 tersebut, Pulisic tidak dimainkan hingga pertandingan selesai.
Hasil imbang itu membuat AC Milan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan awal Liga Italia 2026-2027. Rossoneri sempat berada di atas angin setelah Alphadjo Cisse mencetak gol pada menit ke-68.
Baca Juga: Gara-Gara Abu Vulkanik, Harga Masker Mendadak Meledak Naik 2 Kali Lipat!
Namun, kemenangan AC Milan yang sudah di depan mata sirna pada masa tambahan waktu. Federico Gatti mencetak gol pada menit kedua injury time untuk membuat Juventus terhindar dari kekalahan di kandang sendiri.
Di tengah hasil tersebut, keputusan Amorim untuk kembali menyimpan Pulisic menjadi perhatian. Sebab, penyerang timnas Amerika Serikat itu belum sekalipun diturunkan dalam tiga pertandingan pertama AC Milan musim ini.
Pulisic sebelumnya juga tidak bermain ketika AC Milan menghadapi Venezia dan Torino. Padahal, kondisi pemain berusia tersebut sudah jauh lebih baik setelah mengalami cedera ketika membela Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.
Pulisic bahkan telah kembali mengikuti latihan bersama skuad utama AC Milan. Kendati demikian, Amorim belum memberikan lampu hijau untuk menurunkannya dalam pertandingan kompetitif.
Pelatih asal Portugal tersebut memilih untuk tidak mengambil risiko dengan memaksakan Pulisic tampil sebelum kondisi fisiknya benar-benar optimal. Untuk sementara, posisi yang biasanya ditempati Pulisic diisi pemain lain.
Amorim menyebut Alphadjo Cisse masih menjadi pilihan untuk mengisi posisi tersebut. Keputusan itu sekaligus menunjukkan bahwa kebugaran pemain menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan komposisi AC Milan.
"Pulisic sudah pulih dari cedera, dan saya sedang mengatur kondisinya. Untuk saat ini, Alpha (Cisse) yang mengisi posisinya," ujar Amorim.
Baca Juga: Bikin Melongo! Ustaz Riza Muhammad Ungkap Punya 50 Pekerja di Rumah, 30 Orang Jadi ART
Pernyataan tersebut memperjelas bahwa persoalan Pulisic saat ini bukan lagi mengenai proses pemulihan cedera. Amorim justru tengah mengatur proses kembalinya sang pemain agar tidak mengalami masalah fisik ketika kembali tampil.
Situasi tersebut juga tidak hanya berlaku bagi Pulisic. Amorim mengungkapkan bahwa sejumlah pemain AC Milan masih belum berada dalam kondisi fisik yang sepenuhnya ideal.
Karena itu, pelatih harus mengatur menit bermain pemain secara bertahap. Bagi Amorim, kondisi fisik memiliki pengaruh besar terhadap keputusan yang diambilnya selama pertandingan.
Hal tersebut terlihat dari keputusan memasukkan Samuel Chukwueze dalam pertandingan melawan Juventus. Pemain tersebut mampu memberikan kontribusi dengan mencatatkan assist.
Sementara itu, Moreira baru kembali setelah tiga pekan tidak bermain. Rabiot juga hanya dimainkan selama 60 menit dalam pertandingan tersebut.
“Chukwueze masuk dan mencatatkan assist. Moreira sudah tiga pekan tidak bermain. Rabiot bermain selama 60 menit hari ini,” tutur Amorim.
Baca Juga: Harry Kane Masuk Kandidat Ballon d’Or 2026, 73 Gol Bikin Pede Kejar Penghargaan
Amorim menegaskan bahwa pengaturan menit bermain dilakukan bukan semata-mata untuk menjaga kondisi pemain. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya AC Milan menjaga keseimbangan antara kebutuhan meraih hasil dan kesiapan fisik skuad.
“Kami masih mengatur menit bermain sejumlah pemain sembari berupaya memenangkan pertandingan. Terkadang, faktor penentunya bukan hanya aspek teknis dan taktis, melainkan juga aspek fisik,” tambahnya.
Dengan demikian, Pulisic masih harus menunggu kesempatan untuk kembali tampil bersama AC Milan. Meski telah pulih dan kembali berlatih dengan tim utama, Amorim tampaknya tidak ingin mengambil keputusan terburu-buru.
Bagi AC Milan, proses tersebut menjadi bagian dari pengelolaan skuad pada awal musim. Amorim harus memastikan pemain yang diturunkan berada dalam kondisi yang cukup siap untuk menjalankan tuntutan pertandingan.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber