RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung tak ingin terlena dengan kemenangan pada laga pembuka Liga 1. Menghadapi Persija Jakarta pada pekan kedua, Pangeran Biru harus menghadapi ujian berbeda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9).
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menilai duel melawan Persija bakal berlangsung ketat. Menurutnya, kedua tim memiliki kualitas yang membuat peluang meraih kemenangan berada dalam posisi seimbang.
Tolic menyebut persiapan Persib lebih diarahkan pada kesiapan skuad sendiri. Kondisi kebugaran hingga proses pemulihan pemain menjadi perhatian utama sebelum pertandingan bergengsi tersebut digelar.
"Saya rasa saya lebih fokus pada tim kita sendiri tentang siapa yang bakal sehat. Persija punya tim yang sangat bagus, tapi kita juga bagus. Peluangnya bakal 50-50," ungkap Igor, dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Hujan hingga Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Kota, Ini Prakiraan BMKG Kamis 10 September 2026
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Tolic tidak ingin persiapan Persib terlalu banyak tersita untuk memikirkan kekuatan lawan.
Bagi pelatih asal Kroasia itu, kesiapan pemain menjadi bagian penting untuk menentukan performa tim ketika pertandingan berlangsung.
Jadwal yang mempertemukan dua rival besar juga membuat aspek fisik mendapat perhatian lebih. Tolic memahami bahwa pertandingan dengan intensitas tinggi membutuhkan pemain dalam kondisi yang benar-benar siap.
Karena itu, proses pemulihan menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan Persib. Pelatih harus memastikan pemain yang diturunkan berada dalam kondisi terbaik agar rencana permainan dapat berjalan sesuai harapan.
Selain kebugaran, Tolic menyoroti sektor pertahanan. Menurutnya, kemampuan sebuah tim dalam menjaga gawang tetap aman dapat menjadi dasar untuk membangun permainan sekaligus membuka peluang meraih kemenangan.
"Jadi ya, kalau punya pertahanan bagus dan tidak kebobolan, kamu punya fondasi bagus untuk menang. Ditambah kualitas lini depan mereka, sama seperti kita, untuk memenangkan laga, mencetak gol dari set piece atau open play. Tapi pertahanan memang harus stabil," kata Igor.
Baca Juga: Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026
Bagi Tolic, pertahanan yang stabil bukan sekadar bertujuan menghindari kebobolan. Organisasi permainan dari belakang juga menjadi fondasi bagi tim untuk mengembangkan serangan dan memanfaatkan peluang di area pertahanan lawan.
Persib tentu harus berhati-hati terhadap berbagai situasi dalam pertandingan. Selain ancaman melalui permainan terbuka, bola mati juga dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan peluang mencetak gol.
Di sisi lain, Tolic tetap memperhatikan perkembangan Persija. Kendati fokus utamanya berada pada kesiapan tim sendiri, pelatih berusia tersebut memahami bahwa Persija memiliki sejumlah kekuatan yang perlu diantisipasi.
Salah satu perhatian Tolic tertuju pada lini belakang Macan Kemayoran. Ia menilai pertahanan Persija menunjukkan perkembangan positif dan semakin solid di bawah kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong.
Kondisi tersebut membuat Persib tidak bisa hanya mengandalkan hasil positif pada pertandingan sebelumnya. Laga di GBK diperkirakan menghadirkan tantangan yang berbeda, terutama karena Persija akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Persib datang dengan kepercayaan diri setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan. Tim asuhan Tolic sukses mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-1 pada pertandingan pembuka Liga 1.
Hasil tersebut menjadi modal penting sebelum Persib menjalani laga tandang menghadapi Persija. Namun, kemenangan itu tidak membuat Tolic menganggap pertandingan berikutnya bakal berjalan mudah.
Baca Juga: Krakatau Meletus, Muncul Fenomena Langit Matahari Bersinar Hijau
Sebaliknya, hasil positif tersebut diharapkan mampu menjaga momentum sekaligus meningkatkan motivasi para pemain. Persib memiliki kesempatan untuk kembali mengamankan poin penuh sekaligus melanjutkan start positif di awal musim.
Pertemuan Persib dan Persija juga memiliki nilai tersendiri karena rivalitas kedua klub. Faktor tersebut membuat pertandingan tidak hanya bergantung pada kualitas teknis, tetapi juga kesiapan mental para pemain menghadapi tekanan sepanjang laga.
Tolic pun memilih pendekatan yang lebih terukur. Alih-alih memperbesar rivalitas di luar lapangan, ia mengarahkan perhatian tim kepada hal-hal yang bisa dikendalikan, mulai dari kebugaran pemain, kestabilan pertahanan hingga efektivitas saat mendapatkan peluang.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama memiliki kualitas, pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno berpotensi berjalan sengit sejak awal.
Persib membawa modal kemenangan atas PSM, sementara Persija akan berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Baca Juga: Hasil Lab Temukan 4 Sampel Positif Bakteri dalam Kasus Keracunan MBG di Karo
Bagi Persib, konsistensi menjadi target utama setelah membuka Liga 1 dengan hasil maksimal. Kemenangan atas Persija akan membuat langkah Pangeran Biru semakin kuat pada awal kompetisi.
Namun, Tolic menyadari bahwa peluang 50-50 yang ia sebutkan menggambarkan betapa terbukanya pertandingan tersebut.
Hasil akhir akan ditentukan oleh kemampuan masing-masing tim dalam menjalankan rencana permainan, menjaga pertahanan dan memanfaatkan peluang yang muncul.
Editor : Bayu ShaputraSumber : persib.co.id