Johnny Jansen Bicara Adaptasi Pemain Baru Bali United Setelah Menang di Laga Perdana

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 12:23 WIB
Pelatih Bali United FC, Johnny Jansen. (Instagram/baliunitedfc)
Pelatih Bali United FC, Johnny Jansen. (Instagram/baliunitedfc)

 

RADARSITUBONDO.ID - Bali United FC mengawali BRI Super League 2026/27 dengan modal positif. Serdadu Tridatu langsung mengamankan tiga poin pada pertandingan perdana dan menempati posisi keempat klasemen sementara.

Hasil tersebut membuat Bali United masuk dalam persaingan awal papan atas. Koleksi tiga poin yang dimiliki Serdadu Tridatu sama dengan Arema FC, Persib Bandung, Madura United FC, Persija Jakarta, dan Dewa United Banten FC.

Namun, posisi klasemen belum menjadi perhatian utama bagi Johnny Jansen. Pelatih asal Belanda itu menilai perjalanan kompetisi masih terlalu panjang untuk menarik kesimpulan dari hasil pekan pertama.

Johnny Jansen juga melihat masih ada proses yang harus dijalani Bali United. Terutama berkaitan dengan sejumlah pemain baru yang belum sepenuhnya terbiasa dengan lingkungan dan karakter sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Jelang Persija vs Persib, Igor Tolic Bicara Kunci Kemenangan di GBK

Menurutnya, proses adaptasi pemain anyar tidak berhenti pada pemahaman terhadap rekan setim maupun sistem permainan.

Ada faktor lain yang turut memengaruhi kesiapan pemain, mulai dari cuaca hingga perjalanan panjang yang menjadi bagian dari kompetisi sepak bola Indonesia.

“Liga di Belanda dan Indonesia memiliki perbedaan, terutama dari sisi cuaca. Dia sudah terbiasa berada di sini selama dua bulan, tetapi kondisi saat ini tetap memberikan pengaruh,” kata Johnny Jansen.

Perbedaan kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang harus dihadapi pemain yang datang dari lingkungan sepak bola berbeda.

Meski telah menjalani masa persiapan selama beberapa pekan, pengalaman menghadapi situasi pertandingan secara langsung tetap dibutuhkan.

Johnny Jansen juga memberikan perhatian khusus terhadap konsentrasi pemain pada menit-menit akhir pertandingan.

Menurutnya, situasi pertandingan dapat berubah dengan cepat ketika lawan mulai mendapatkan momentum.

Baca Juga: Barcelona Hajar Feyenoord 5-1 di Liga Champions, Raphinha dan Yamal Bersinar

Bali United tidak boleh kehilangan fokus ketika tekanan meningkat. Sebab, sedikit kelengahan dapat memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengubah jalannya pertandingan.

“Ketika tim lawan memiliki momentum di akhir pertandingan, kami harus langsung switch on dan tetap fokus. Jangan sampai fisikalitas lawan membuat kami kehilangan konsentrasi dan kecolongan,” ujarnya.

Bali United sebenarnya telah memberikan waktu yang cukup bagi pemain anyar untuk beradaptasi sebelum kompetisi resmi bergulir. Selama sekitar delapan pekan pramusim, skuad Serdadu Tridatu menjalani berbagai program persiapan.

Masa pramusim tersebut dimanfaatkan untuk membangun kondisi fisik sekaligus memahami sistem permainan yang diterapkan tim. Pemain baru juga memiliki kesempatan mengenal lingkungan dan rekan-rekan barunya di dalam skuad.

Meski demikian, Johnny Jansen menilai pengalaman pertandingan tetap memiliki peran penting. Pemain tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga harus merasakan langsung karakter pertandingan di Indonesia.

“Kami sudah melakukan banyak hal selama pramusim. Kurang lebih delapan minggu menjadi waktu yang cukup panjang untuk membantu pemain baru memahami bagaimana rasanya bermain di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Arsenal Curi Tiga Poin di Markas Napoli, Martin Odegaard Jadi Pahlawan

Tantangan berikutnya sudah menunggu Bali United. Setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan, Serdadu Tridatu harus bersiap melakukan perjalanan menuju Yogyakarta untuk menjalani pertandingan tandang.

Bagi Johnny Jansen, perjalanan tersebut bukan sekadar bagian dari jadwal pertandingan. Perjalanan antarkota dan penerbangan yang harus dijalani pemain juga menjadi pengalaman penting dalam menghadapi kompetisi sepanjang musim.

Situasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari tantangan yang harus dipersiapkan Bali United. Dengan jadwal yang padat dan mobilitas tinggi, kondisi pemain harus tetap dijaga agar performa tim tidak terganggu.

“Ini akan menjadi musim yang sulit karena kami harus banyak melakukan perjalanan dan penerbangan. Namun, kami akan terus menjaga dan membantu pemain baru agar mereka bisa berkembang dan beradaptasi dengan baik,” pungkas Johnny Jansen.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Johnny Jansen Super League Bali United