Marcus Rashford Kembali Latihan, Manchester United Dapat Suntikan Tenaga Jelang Liga Champions

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 15:55 WIB
Marcus Rashford. (Instagram/manutd)
Marcus Rashford. (Instagram/manutd)

 

RADARSITUBONDO.ID - Manchester United mendapat kabar positif menjelang pertandingan pembuka fase liga Liga Champions 2026-2027.

Marcus Rashford kembali mengikuti latihan bersama tim setelah sebelumnya mengalami masalah kebugaran ketika menghadapi Everton.

Kembalinya Rashford menjadi perhatian tersendiri bagi Michael Carrick. Penyerang berusia 28 tahun itu merupakan salah satu pemain yang paling merepotkan pertahanan Everton saat Manchester United bermain imbang 2-2.

Rashford tampil agresif dalam pertandingan tersebut. Pergerakannya beberapa kali membuka ruang dan menciptakan ancaman bagi lini belakang lawan.

Baca Juga: Sinigaglia Siap Sambut Laga Eropa Como 1907, 11.000 Tiket Kontra RB Leipzig Terjual Habis

Namun, situasinya berubah setelah ia ditarik keluar pada babak kedua. Rashford terlihat mengalami gangguan fisik sehingga keputusan tersebut sempat memunculkan kekhawatiran menjelang agenda Manchester United yang semakin padat.

Carrick kemudian mengakui bahwa pemain internasional Inggris itu memang merasakan sesuatu pada tubuhnya setelah pertandingan.

"Dia merasakan sedikit sesuatu," ujar Carrick kepada wartawan seusai pertandingan.

Perkembangan terbaru memberikan kabar yang lebih melegakan. Rashford kembali terlihat dalam sesi latihan Manchester United sebelum menghadapi Sabah, klub asal Azerbaijan, pada Kamis.

Kehadiran Rashford di lapangan latihan setidaknya menjadi indikasi bahwa masalah kebugaran tersebut tidak sampai membuatnya harus absen dalam persiapan menghadapi pertandingan Eropa.

Kondisi tersebut tentu menjadi keuntungan bagi Carrick. Manchester United membutuhkan pemain yang mampu memberikan perbedaan, terutama ketika mereka kembali tampil di Liga Champions setelah tiga musim tidak berkompetisi di level tersebut.

Rashford sendiri menunjukkan performa yang cukup menjanjikan ketika menghadapi Everton. Ia memang tidak berhasil mencatatkan gol, tetapi ancaman yang diberikan sepanjang pertandingan menjadi salah satu modal penting bagi Manchester United.

Baca Juga: iPhone Duo Jadi Ponsel Lipat Pertama Apple, Bawa Layar 7,6 Inci

Carrick sebelumnya menilai Rashford mengalami perkembangan positif sejak kembali mendapatkan kesempatan bermain. Sang penyerang dinilai mulai terlihat tajam, mampu menciptakan peluang, dan terus memberikan tekanan kepada pertahanan lawan.

Karena itu, kembalinya Rashford ke sesi latihan datang pada waktu yang tepat. Manchester United tengah bersiap menghadapi laga pembuka Liga Champions sekaligus harus memikirkan jadwal berat yang sudah menanti di kompetisi domestik.

Meski demikian, belum ada kepastian apakah Rashford akan langsung dipercaya sebagai starter ketika menghadapi Sabah.

Carrick perlu mempertimbangkan kondisi fisik pemainnya secara keseluruhan. Manchester United akan menghadapi Manchester City dalam derbi Manchester pada Minggu, hanya beberapa hari setelah pertandingan melawan Sabah.

Situasi tersebut membuat laga melawan Sabah tidak hanya menjadi persoalan mendapatkan kemenangan. Manajemen kondisi pemain juga menjadi bagian penting dari persiapan Manchester United.

Jika kondisi Rashford belum sepenuhnya berada pada level terbaik, Carrick memiliki alasan untuk tidak memaksanya bermain selama 90 menit. Menjaga pemain penting tetap tersedia untuk derbi Manchester menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting.

Manchester United sendiri masih belum bisa tampil dengan kekuatan penuh. Amad Diallo, Carlos Baleba, dan Manuel Ugarte masih berada dalam daftar pemain yang menepi karena cedera.

Matthijs de Ligt juga belum tersedia untuk pertandingan tersebut. Bek asal Belanda itu masih menjalani proses pemulihan dari cedera punggung.

Meski demikian, kondisi De Ligt disebut terus menunjukkan perkembangan. Pemulihan sang bek berjalan positif dan menjadi salah satu kabar yang cukup melegakan bagi Manchester United.

Luke Shaw juga masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah tidak mengikuti sesi latihan pada Rabu.

Dengan sejumlah pemain yang masih bermasalah dengan kebugaran, kedalaman skuad akan menjadi faktor penting bagi Carrick. Manchester United memasuki periode pertandingan yang menuntut konsistensi, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Kembalinya Rashford sekaligus memberi Carrick tambahan pilihan di lini depan. Namun, keputusan untuk menurunkannya sejak awal atau mengatur menit bermain tetap menjadi pertimbangan pelatih.

Di tengah persiapan tersebut, Manchester United juga membawa ekspektasi besar saat kembali ke Liga Champions. Carrick menggambarkan kompetisi tersebut sebagai "kompetisi yang magis".

Baca Juga: Liverpool Menang 2-1 atas Atletico Madrid, Szoboszlai dan Mac Allister Jadi Penentu

Meski begitu, Carrick menegaskan Manchester United tidak datang hanya untuk menikmati kembali atmosfer Liga Champions.

"Kami senang berada di sini, tetapi kami tidak datang hanya untuk menikmati kesempatan. Kami datang untuk melakukan pekerjaan," kata Carrick.

Pernyataan tersebut memperlihatkan ambisi Manchester United dalam menjalani musim Eropa kali ini. Status sebagai klub dengan sejarah panjang di Liga Champions tidak cukup menjadi modal untuk menghadapi persaingan baru.

Carrick juga memahami bahwa Manchester United harus tetap realistis. Timnya perlu melihat perkembangan dalam beberapa musim terakhir, tetapi pada saat bersamaan tetap mempertahankan target untuk meraih hasil maksimal.

Pertandingan melawan Sabah pun menjadi awal penting bagi perjalanan tersebut. Manchester United membutuhkan start yang baik sebelum menghadapi lawan-lawan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi pada fase liga.

Setelah pertandingan melawan Sabah, Manchester United dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid, Como, AS Roma, Sporting Lisbon, RB Leipzig, Bayern Munich, dan Villarreal.

Deretan lawan tersebut membuat setiap pertandingan memiliki arti penting. Manchester United tidak bisa terlalu banyak kehilangan poin jika ingin menjaga posisi mereka dalam persaingan fase liga.

Kemenangan atas Sabah akan menjadi pembuka yang ideal. Selain memberikan tiga poin, hasil positif juga dapat menjadi modal kepercayaan diri sebelum menghadapi rangkaian pertandingan yang lebih berat.

Pada saat yang sama, Carrick harus mampu menemukan keseimbangan antara ambisi di Liga Champions dan kebutuhan menjaga kondisi pemain di Premier League.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Marcus Rashford Sabah liga champions Michael Carrick Manchester United