RADARSITUBONDO.ID - Saddil Ramdani mulai menjalani proses adaptasi bersama Persebaya Surabaya menjelang bergulirnya pekan kedua Super League 2026/2027.
Pemain yang dipinjamkan Persib Bandung selama satu musim tersebut langsung bergabung dalam agenda latihan tim Bajul Ijo.
Kedatangan Saddil menjadi tambahan kekuatan bagi Persebaya. Namun, bagi pemain Timnas Indonesia itu, ada sejumlah hal yang perlu segera disesuaikan setelah bergabung dengan lingkungan barunya.
Bukan hanya mengenal rekan-rekan setim, Saddil juga harus memahami pola permainan yang diterapkan pelatih Bernardo Tavares. Karena itu, latihan menjadi bagian penting dalam proses awalnya bersama Persebaya.
Baca Juga: Fitrah Maulana Siap Kawal Gawang Persib Hadapi Persija jika Diturunkan Igor Tolic
Saddil berusaha mengikuti setiap instruksi yang diberikan tim pelatih. Dia menyebut proses adaptasi sejauh ini berjalan dengan baik dan tidak menemui kendala berarti.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik. Saya berusaha beradaptasi dengan teman-teman secepat mungkin dan mengikuti apa yang menjadi instruksi pelatih,” ujar mantan pemain Sabah FC itu.
Adaptasi dengan pemain baru biasanya menjadi salah satu tantangan bagi pesepak bola yang baru bergabung dengan sebuah klub.
Komunikasi di dalam maupun di luar lapangan perlu segera terbangun agar pemain bisa memahami karakter masing-masing.
Situasi tersebut sejauh ini dirasakan Saddil cukup positif. Dia mengaku mendapat sambutan baik dari para pemain maupun jajaran tim Persebaya.
“Teman-teman di sini juga sangat welcome. Saya merasa senang dan tentu menghormati seluruh pelatih, pemain, serta ofisial yang ada di Persebaya. Mereka juga menyambut saya dengan baik,” imbuhnya.
Baca Juga: BRI Catat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Rp842,1 Triliun hingga Triwulan II 2026
Saddil pun tidak hanya berfokus pada penyesuaian dengan lingkungan tim. Kondisi fisik juga menjadi perhatian setelah dirinya menempuh perjalanan dari Bandung menuju Surabaya sebelum bergabung dengan skuad Persebaya.
Pemain yang dikenal memiliki kecepatan tersebut menyadari pentingnya segera mengembalikan kondisi fisik agar bisa mengikuti intensitas latihan tim secara maksimal.
“Jadi, saya ingin segera mengembalikan kondisi dan menyesuaikan diri dengan intensitas latihan bersama teman-teman,” kata Saddil Ramdani.
Proses adaptasi itu kemudian dilakukan secara bertahap melalui sesi latihan. Saddil berusaha memahami program yang diberikan tim pelatih sekaligus menyesuaikan diri dengan ritme latihan yang sudah berjalan di Persebaya.
Dalam proses tersebut, dukungan rekan-rekan setim ikut membantu Saddil.
Kehadiran pemain yang sudah lebih dulu memahami sistem tim membuat dirinya memiliki tempat untuk bertanya ketika masih perlu menyesuaikan diri dengan program latihan maupun instruksi pelatih.
“Sejauh ini, semua teman-teman banyak membantu saya dalam proses adaptasi. Dari pelatih maupun pemain, semuanya memberikan dukungan dan membantu saya memahami program serta instruksi yang diberikan,” ujar pemain Timnas Indonesia itu.
Baca Juga: Hilang 17 Hari, Kapal Pancing Nelayan Situbondo Ditemukan di Sampang
Bagi Saddil, proses tersebut menjadi bagian penting sebelum benar-benar menyatu dengan permainan Persebaya.
Semakin cepat memahami karakter tim dan taktik yang diinginkan Bernardo Tavares, semakin besar peluangnya untuk merasa nyaman ketika berada di lapangan.
Apalagi, kompetisi Super League 2026/2027 sudah memasuki pekan kedua. Waktu adaptasi pun menjadi hal yang perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Saddil.
Dia tidak ingin proses penyesuaian berlangsung terlalu lama. Saddil berharap bisa segera menyatu dengan permainan Persebaya dan memahami perannya di dalam skema yang diterapkan pelatih.
“Semoga proses adaptasi saya bisa berjalan lebih cepat sehingga semakin nyaman bermain bersama tim,” pungkasnya.
Editor : Bayu ShaputraSumber : Jawa Pos