AFC Soroti Perkembangan Sepak Bola Indonesia, dari Piala Asia hingga Kualifikasi Piala Dunia

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:34 WIB
Squad timnas Indonesia saat menghadapi Kamboja di AFF 2026. (instagram/rizkyridhoramadhani)
Squad timnas Indonesia saat menghadapi Kamboja di AFF 2026. (instagram/rizkyridhoramadhani)

 

RADARSITUBONDO.ID - Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melihat perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sudah bergerak ke arah positif.

Namun, potensi tersebut dinilai tidak cukup jika hanya bertumpu pada semangat dan talenta pemain. Indonesia membutuhkan ekosistem sepak bola yang kuat, terstruktur, dan mampu berjalan secara berkelanjutan dari level akar rumput hingga kompetisi elite.

Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor John menyampaikan pandangan tersebut saat mengisi Indonesia Sport Summit 2026 di Jakarta, Minggu. Menurut dia, pembangunan sepak bola membutuhkan proses panjang dengan fondasi yang kuat.

"Kesuksesan dalam sepak bola tidak dapat dibangun hanya berdasarkan semangat. Semangat memberikan fondasi, tetapi kesuksesan yang berkelanjutan membutuhkan visi, investasi, institusi yang kuat, dan jalur yang jelas dari tingkat akar rumput hingga performa elite," ujar John dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: FF OB55 Resmi Hadir, Ada Ignis, Mode 1v1, hingga Kolaborasi Naruto Shippuden

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan perkembangan di berbagai sektor sepak bola.

Mulai dari tata kelola, kompetisi, pembinaan pemain muda, infrastruktur, hingga performa tim nasional mengalami kemajuan.

Bagi AFC, perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk meningkatkan posisi di antara negara-negara sepak bola Asia.

Akan tetapi, kemajuan yang sudah dicapai perlu diikuti dengan pembangunan sistem yang mampu menjaga konsistensi dalam jangka panjang.

John menilai ekosistem sepak bola tidak dapat dibangun hanya dengan mengandalkan satu unsur. Setiap bagian memiliki peran yang saling berkaitan untuk menciptakan jalur pembinaan pemain yang lebih jelas.

Ekosistem tersebut, kata dia, harus dimulai dari sepak bola akar rumput. Identifikasi bakat kemudian menjadi bagian penting untuk memastikan pemain dengan potensi besar mendapatkan kesempatan berkembang sejak usia muda.

Pembinaan pemain muda, kompetisi kelompok usia, keberadaan klub profesional, serta kualitas pelatih juga menjadi komponen yang tidak bisa dipisahkan.

Seluruh elemen tersebut perlu berjalan dalam sistem yang terintegrasi agar talenta yang muncul tidak berhenti pada potensi semata.

Baca Juga: FF OB55 Resmi Hadir, Ada Ignis, Mode 1v1, hingga Kolaborasi Naruto Shippuden

Selain unsur teknis, kolaborasi antarpemangku kepentingan juga menjadi faktor penting. Pemerintah, federasi, asosiasi, klub, sekolah, komunitas, hingga pihak swasta dinilai perlu memiliki kontribusi dalam membangun sepak bola nasional.

"Karena setiap bagian dari ekosistem diperkuat, sepak bola menjadi lebih kuat sebagai hasilnya," kata dia.

Pandangan AFC tersebut datang di tengah meningkatnya perhatian terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.

Tim nasional Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mampu mencatat sejumlah pencapaian yang menunjukkan peningkatan daya saing di level Asia.

Salah satu tonggak yang disoroti adalah keberhasilan Indonesia mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa tim nasional Indonesia mulai mampu bersaing dengan negara-negara lain di kawasan Asia.

Perjalanan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 juga disebut memperlihatkan perkembangan serupa.

Meski perjalanan menuju level tertinggi sepak bola dunia membutuhkan proses panjang, performa Indonesia menunjukkan adanya peningkatan daya saing.

Bagi John, capaian tersebut tidak berdiri sendiri. Performa tim nasional merupakan bagian dari gambaran yang lebih besar mengenai perkembangan sepak bola di sebuah negara.

Karena itu, keberhasilan di level tim nasional perlu berjalan beriringan dengan pembenahan di level pembinaan.

Regenerasi pemain, kualitas kompetisi, pengembangan pelatih, hingga keberadaan klub yang sehat menjadi bagian penting untuk menjaga perkembangan tersebut.

Baca Juga: Dihantam Angin Kencang, Rumah Warga Asembagus Rusak Berat; Atap Hancur, Kerugian Rp15 Juta

John melihat Indonesia sudah memiliki modal yang diperlukan untuk melangkah lebih jauh. Semangat sepak bola yang besar dan keberadaan talenta menjadi dua kekuatan yang dapat menjadi dasar pembangunan sepak bola nasional.

Namun, modal tersebut perlu diterjemahkan ke dalam sistem yang lebih kuat. Tanpa struktur yang jelas, potensi pemain dan antusiasme masyarakat akan sulit dikonversi menjadi prestasi yang konsisten.

"Indonesia memiliki semangat dan talenta, serta semakin giat membangun struktur yang diperlukan untuk mengubah potensi tersebut menjadi kesuksesan yang berkelanjutan," kata John.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Windsor John Piala Asia afc kualifikasi piala dunia timnas indonesia