Gol Haaland Bikin MU Kalah, Pro Ref Akui VAR Salah dalam Derby Manchester

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 09:21 WIB
Selebrasi Haaland usai cetak gol kontroversi ke gawang Manchester United. (Instagram/mancity)
Selebrasi Haaland usai cetak gol kontroversi ke gawang Manchester United. (Instagram/mancity)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pro Ref mengakui kesalahan VAR dalam pengesahan gol Erling Haaland yang menjadi penentu kemenangan Manchester City atas Manchester United pada derby Manchester di Old Trafford, Minggu (13/9).

Badan yang bertanggung jawab atas perangkat pertandingan Liga Inggris itu bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada Manchester United.

Gol Haaland pada menit ke-60 sebelumnya menjadi perdebatan setelah hakim garis lebih dulu mengangkat bendera offside.

Namun, keputusan tersebut kemudian dibatalkan setelah VAR menilai tidak ada pelanggaran offside dalam proses terciptanya gol.

Baca Juga: Satu Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, 130 Penumpang Masih Dicari

Manchester City akhirnya menang 1-0. Namun, sehari setelah pertandingan, Pro Ref mengakui terdapat kesalahan penilaian dalam proses pemeriksaan VAR yang seharusnya berujung pada rekomendasi pemeriksaan langsung oleh wasit di lapangan.

"Menyusul insiden pada menit ke-60 pertandingan Premier League hari Minggu antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, kami dapat memberikan klarifikasi mengenai gol Erling Haaland yang disahkan," kata juru bicara Pro Ref seperti dikutip ESPN.

Pengakuan tersebut menjadi sorotan karena keputusan VAR berkaitan langsung dengan satu-satunya gol dalam pertandingan. Bagi Manchester United, kesalahan itu membuat kekalahan dalam derby terasa semakin mengecewakan.

Baca Juga: Dewi Natalia, Mantri BRI yang Berani Hadapi Rentenir Demi Pedagang Kecil di Lampung

Pro Ref menjelaskan bahwa tim VAR memang telah memeriksa posisi Haaland ketika menerima bola. Dari pemeriksaan tersebut, penyerang Manchester City itu dinyatakan berada dalam posisi onside.

Persoalan kemudian muncul dalam rangkaian serangan yang sama. Pro Ref menilai keberadaan pemain lain dalam proses perebutan bola membuat situasi offside menjadi lebih subjektif dan seharusnya mendapat perhatian lebih dari VAR.

"Dalam serangan yang sama, ditetapkan bahwa Enzo Fernandez tidak memainkan bola dan oleh karena itu membuat setiap pelanggaran offside bersifat subjektif, namun, pada kesempatan ini, VAR tidak menyadari dampak yang mungkin timbul dari posisinya dan seharusnya merekomendasikan peninjauan di lapangan," katanya.

Dengan kata lain, kesalahan bukan terletak pada pemeriksaan posisi Haaland semata. VAR dinilai gagal mempertimbangkan secara menyeluruh pengaruh posisi pemain lain terhadap proses terjadinya gol.

Situasi itu membuat keputusan awal hakim garis akhirnya berubah. Gol Haaland disahkan dan Manchester City memperoleh keunggulan yang tidak mampu dibalas Manchester United hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Dua Batuk, Satu Napas Kehidupan: Menembus Gelap Epidemi Kembar Melalui Dekapan Pendekatan Terpadu

Pro Ref kemudian memastikan persoalan tersebut tidak berhenti pada evaluasi internal. Komunikasi langsung dengan Manchester United telah dilakukan untuk menyampaikan pengakuan atas kesalahan yang terjadi.

"Kontak telah dilakukan dengan Manchester United malam ini untuk mengakui apa yang kami anggap sebagai kesalahan penilaian. Peninjauan atas insiden tersebut akan dilakukan," lanjut juru bicara Pro Ref.

Sebelum keputusan VAR berubah, hakim garis sebenarnya telah memberikan sinyal offside ketika Haaland mencetak gol dari rangkaian serangan yang diawali umpan silang Josko Gvardiol yang mengalami pantulan.

VAR kemudian mengambil alih pemeriksaan. Wasit VAR Matthew Donohue bersama asisten VAR Blake Antrobus menilai gelandang City, Enzo Fernandez, tidak aktif dan tidak memberikan pengaruh terhadap jalannya permainan di area kotak penalti.

Penilaian tersebut membuat keputusan offside dari hakim garis dibatalkan. Haaland dinyatakan tidak melakukan pelanggaran dan gol tersebut tetap menjadi milik Manchester City.

Keputusan itu langsung mendapat reaksi dari kubu Manchester United. Manajer Michael Carrick menyampaikan kekecewaannya dan menilai keputusan perangkat pertandingan tersebut sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan.

Bek Manchester United Lisandro Martínez juga mempertanyakan keputusan tersebut. Martínez yang terlibat dalam perebutan bola dengan Fernandez dalam rangkaian terciptanya gol menilai keputusan VAR tidak adil.

Kontroversi semakin besar karena gol Haaland bukan sekadar gol biasa. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam derby Manchester sekaligus memastikan Manchester City membawa pulang tiga poin dari Old Trafford.

Baca Juga: Dihantam Angin Kencang, Rumah Warga Asembagus Rusak Berat; Atap Hancur, Kerugian Rp15 Juta

Pengakuan Pro Ref pun membuat insiden tersebut disebut sebagai salah satu kesalahan VAR paling besar sejak teknologi Video Assistant Referee diterapkan di Liga Inggris pada 2019. Pasalnya, keputusan tersebut memiliki konsekuensi langsung terhadap hasil akhir pertandingan.

Bagi Manchester United, kekalahan 0-1 membuat mereka gagal mendapatkan poin dari derby kandang tersebut. Sementara Manchester City semakin mantap setelah mengamankan kemenangan melalui gol Haaland.

Hasil tersebut juga membuat Manchester City menyamai Arsenal sebagai tim yang sama-sama mengoleksi poin penuh dari empat pertandingan. Di sisi lain, Manchester United masih tertahan di posisi ke-13 klasemen.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
gol Erling Haaland VAR Liga Inggris Pro Ref Manchester United Manchester City