RADARSITUBONDO.ID - Xabi Alonso melihat perubahan struktur kepemilikan Chelsea sebagai momentum penting bagi klub.
Clearlake Capital kini memegang kendali penuh setelah mengambil alih seluruh saham yang sebelumnya dimiliki Todd Boehly dan Mark Walter.
Perubahan tersebut menandai babak baru dalam pengelolaan klub London itu. Clearlake sebelumnya berstatus pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 61,5 persen. Kini, perusahaan investasi tersebut menguasai seluruh saham Chelsea.
Alonso menyambut perubahan itu dengan sikap positif. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, kejelasan mengenai struktur kepemilikan dapat menjadi bagian penting dalam kelanjutan proyek Chelsea.
"Saya pikir ini adalah hari yang penting bagi klub ketika terjadi perubahan besar dalam struktur klub, dengan kepemilikan baru," kata Alonso menjelang laga Liga Inggris melawan Brentford.
Baca Juga: Kylian Mbappe Yakin 2026 Tahun yang Tepat untuk Menangkan Ballon d'Or
Perubahan itu sekaligus memperbesar peran Behdad Eghbali dalam pengelolaan Chelsea. Salah satu pendiri Clearlake tersebut kini berada di posisi yang lebih menentukan setelah perusahaan itu mengambil alih saham Boehly dan Walter.
Sebelumnya, Boehly dan Walter masing-masing memiliki 12,83 persen saham Chelsea. Pengalihan kepemilikan tersebut membuat struktur klub berubah secara menyeluruh dan menempatkan Clearlake sebagai pihak yang memegang kendali penuh.
Bagi Alonso, perubahan tersebut tidak berarti menghapus kontribusi pemilik sebelumnya. Ia tetap memberikan apresiasi kepada Boehly dan Walter atas peran mereka dalam perjalanan Chelsea sejak proses pengambilalihan klub pada 2022.
Alonso sendiri belum menjadi bagian dari Chelsea ketika proses pengambilalihan tersebut berlangsung. Namun, ia mengakui bahwa Boehly dan jajaran pemilik sebelumnya mempunyai peran penting dalam perjalanan klub.
"Terima kasih kepada pemilik sebelumnya atas apa yang telah mereka lakukan. Saya memang tidak berada di sini, tetapi saya tahu mereka memainkan peran penting," ujar Alonso.
Baca Juga: Ini Harga Player Issue dan Replica Jersey Ketiga Timnas Indonesia
Kini perhatian Alonso tertuju pada kelanjutan proyek Chelsea bersama struktur kepemilikan baru. Terlebih, ia sudah memiliki hubungan kerja dengan Eghbali sebelum menerima tawaran untuk menangani klub tersebut.
Eghbali bahkan datang langsung ke Madrid ketika Chelsea mulai menjelaskan proyek klub kepada Alonso. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses yang akhirnya membuat Alonso menerima tawaran untuk memimpin Chelsea.
"Dia yang datang ke Madrid untuk menjelaskan proyek ini dan meyakinkan saya. Kami bekerja dengan baik bersama," katanya.
Hubungan tersebut menjadi modal bagi Alonso untuk melanjutkan pekerjaannya di Stamford Bridge. Dengan Eghbali mendapat peran yang lebih besar, Alonso berharap komunikasi dan kerja sama yang sudah terbangun tetap berjalan.
Menurut Alonso, perubahan struktur kepemilikan juga memberikan kepastian mengenai siapa pihak utama yang akan menentukan arah klub. Situasi itu dinilai penting ketika Chelsea memasuki tahap berikutnya dalam pembangunan skuad.
"Seperti yang sudah saya katakan, kami telah menyelesaikan fase pertama dalam proyek pembangunan skuad. Itu bagus dan sekarang kami melangkah maju bersama," tutur Alonso.
Baca Juga: 12 Kode Redeem Free Fire Terbaru 18 September 2026, Segera Klaim Hadiahnya
Pembangunan skuad Chelsea kini memasuki fase berikutnya. Alonso memilih melihat perubahan kepemilikan tersebut sebagai bagian dari proses panjang yang harus dijalani klub, bukan sebagai alasan untuk mengubah arah proyek yang sudah disusun.
" Sekarang Behdad mengambil peran lebih besar, atau hampir penuh. Saya pikir bagus bahwa sekarang sudah jelas siapa pihak utamanya," ucap Alonso.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber