RADARSITUBONDO.ID - Madura United FC punya dua misi saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
Selain mempertahankan start sempurna, Laskar Sape Kerrab juga memiliki kesempatan merespons kekalahan telak dari lawan yang sama pada pertemuan terakhir.
Duel Madura United FC kontra PSIM Yogyakarta berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9/2026) malam.
Bek sayap Madura United FC, Ardi Idrus, sudah memasang target sebelum pertandingan berlangsung. Dia ingin timnya kembali mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Optimisme tersebut tidak datang tanpa modal. Madura United FC mengawali kompetisi Super League 2026/2027 dengan dua kemenangan beruntun.
Baca Juga: Tol Jember-Bondowoso-Situbondo Masih Dikaji, Trase 65 Kilometer Jadi Proyeksi
Hasil itu membuat Laskar Sape Kerrab berada dalam momentum positif. Kemenangan ketiga akan membuat laju tersebut terus terjaga sekaligus memperkuat posisi Madura United di papan atas klasemen.
Ardi menilai persiapan selama sepekan menjadi bekal penting sebelum menghadapi PSIM. Dia menyebut seluruh persiapan berjalan dengan baik.
"Sepekan ini, kami sudah persiapan bagus. Saya optimistis besok bisa dapat tiga poin di rumah kami sendiri," ujar Ardi Idrus di hadapan awak media, Kamis (17/9/2026).
Pernyataan tersebut memperlihatkan kepercayaan diri Ardi menghadapi pertandingan ketiga Madura United pada musim ini. Bermain di kandang juga menjadi faktor yang ingin dimaksimalkan.
Dukungan dari tribun Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain. Karena itu, Ardi tidak hanya berbicara mengenai target di lapangan.
Dia juga mengajak suporter Madura United memenuhi stadion saat pertandingan melawan PSIM Yogyakarta. Bagi Ardi, dukungan dari tribun menjadi bagian penting dalam perjuangan tim meraih hasil maksimal.
Baca Juga: Garibaldi, Kapal Induk Pertama RI, Akhirnya Sandar di Tanjung Priok
Menurut pemain yang pernah memperkuat Persib Bandung tersebut, pertandingan tidak hanya menjadi tanggung jawab 11 pemain yang berada di lapangan. Suporter juga memiliki peran dalam menciptakan atmosfer yang dapat memacu semangat tim.
"Saya sebagai pemain, yang bertanding besok, berharap semua suporter datang mendukung kami. Itu sangat penting bagi kami," pungkasnya.
“Kami berjuang di lapangan, mereka berjuang di tribun untuk mendapatkan hasil yang maksimal.”
Seruan tersebut menjadi gambaran bagaimana Madura United ingin memanfaatkan keuntungan bermain di Pamekasan. Atmosfer stadion diharapkan bisa membantu pemain tampil lebih agresif sejak pertandingan dimulai.
Namun, ada catatan lain yang membuat laga ini menarik. PSIM Yogyakarta bukan lawan yang asing bagi Madura United.
Pada pertemuan terakhir kedua tim di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Madura United harus menelan kekalahan dengan skor 0-3.
Hasil tersebut menjadi catatan yang tentu tidak ingin kembali dialami. Kali ini, Madura United memiliki kesempatan memberikan jawaban melalui penampilan di lapangan.
Situasinya juga berbeda. Madura United datang dengan bekal dua kemenangan beruntun pada awal Super League 2026/2027.
Modal tersebut membuat kepercayaan diri Laskar Sape Kerrab meningkat. Meski demikian, catatan pertemuan sebelumnya tetap menjadi pengingat bahwa PSIM mampu memberikan masalah ketika kedua tim bertemu.
Karena itu, pertandingan pekan ketiga bukan sekadar perebutan tiga poin bagi Madura United. Laga ini juga menjadi ujian konsistensi setelah tim meraih hasil maksimal dalam dua pertandingan awal.
Ardi Idrus dan rekan-rekannya dituntut menjaga momentum tersebut. Kemenangan akan membuat Madura United tetap berada dalam jalur positif pada awal musim.
Target itu sudah disampaikan Ardi sehari sebelum pertandingan. Sang bek sayap ingin kemenangan kembali hadir di kandang sendiri.
Baca Juga: Karim Benzema Ditolak Bayer Leverkusen, Masa Depan di Eropa Makin Tak Pasti
Di sisi lain, dukungan suporter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari harapan tersebut. Ardi berharap tribun stadion dipenuhi pendukung Madura United untuk memberikan tekanan atmosfer kepada tim tamu.
Pertandingan melawan PSIM Yogyakarta akhirnya menjadi pertemuan antara momentum baru dan catatan lama.
Madura United membawa dua kemenangan beruntun, sementara kekalahan 0-3 dari pertemuan terakhir menjadi bagian dari sejarah kedua tim yang belum terlupakan.
Kini, Laskar Sape Kerrab memiliki kesempatan mengubah catatan tersebut. Tiga poin akan menjaga start sempurna Madura United sekaligus menjadi respons atas hasil pahit pada pertemuan sebelumnya.
Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan pun akan menjadi panggung berikutnya. Ardi Idrus dan kolega membidik kemenangan ketiga, sementara dukungan suporter diharapkan menjadi tambahan tenaga untuk menjaga laju Madura United pada Super League 2026/2027.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber