RADARSITUBONDO.ID - Madura United FC belum kehilangan langkah di awal Super League 2026/2027. Tiga pertandingan telah dilewati, tiga kemenangan berhasil diamankan.
Laskar Sape Kerrab kini menjadi tim asal Jawa Timur dengan perolehan poin tertinggi di klasemen sementara. Madura United mengoleksi sembilan poin dari tiga laga dan berada di peringkat kedua.
Catatan tersebut sekaligus menempatkan Madura United sebagai salah satu dari dua tim yang masih mampu mempertahankan rekor sempurna pada awal kompetisi. Persija Jakarta menjadi tim lainnya yang juga mengumpulkan sembilan poin dari tiga pertandingan.
Baca Juga: Rhoma Irama Hampir 80 Tahun tapi Ogah Pensiun, Justru Takut Sakit Jika Berhenti Berkarya
Madura United membuka perjalanan di Super League 2026/2027 dengan kemenangan atas Persijap Jepara. Bermain pada laga perdana, tim besutan Jose Gomes tersebut menang dengan skor 2-0.
Kemenangan itu menjadi awal yang menjanjikan. Namun, Madura United tidak berhenti pada hasil positif di pertandingan pertama.
Memasuki pekan kedua, Laskar Sape Kerrab kembali mengamankan tiga poin. Kali ini PSS Sleman menjadi korban berikutnya setelah Madura United menang 3-1.
Dua kemenangan beruntun membuat Madura United mulai memperlihatkan konsistensi. Posisi di papan atas klasemen pun berhasil dipertahankan.
Ujian berikutnya datang ketika Madura United menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9/2026) malam.
Pertandingan tersebut sempat berjalan tidak sesuai harapan tuan rumah. PSIM Yogyakarta mampu mencetak gol lebih dulu melalui Nermin Haljeta.
Madura United berada dalam situasi tertinggal 0-1. Namun, Laskar Sape Kerrab tidak membiarkan pertandingan lepas begitu saja.
Baca Juga: Zinedine Zidane Jadi Pelatih Timnas Prancis, Kylian Mbappe: Seperti Keluar dari Film
Mereka mampu merespons tekanan dan membalikkan keadaan. Jorge Mendonça lebih dulu mencatatkan namanya di papan skor sebelum Gali Freitas memastikan Madura United berbalik unggul.
Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Madura United pun mencatat kemenangan ketiga secara beruntun.
Hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin. Kemenangan atas PSIM memperlihatkan kemampuan Madura United menjaga hasil ketika pertandingan tidak berjalan mudah sejak awal.
Presiden Madura United Achsanul Qosasi menilai tiga kemenangan beruntun tersebut menjadi sinyal positif bagi perjalanan tim.
Namun, dia mengingatkan para pemain agar tidak menjadikan catatan sempurna di awal musim sebagai alasan untuk cepat berpuas diri.
Menurut Achsanul, konsistensi menjadi bagian penting dalam kompetisi dengan perjalanan panjang. Baginya, memenangkan pertandingan pertama belum cukup untuk menggambarkan kekuatan sebuah tim.
"Laga kedua dan ketiga selalu jadi ujian yang sesungguhnya. Menang sekali bisa karena semangat awal musim, tapi menang tiga kali berturut-turut itu namanya konsistensi," ujar Achsanul Qosasi.
Baca Juga: Kode Redeem FF 22 September 2026 Terbaru, Klaim Skin Shotgun dan Diamond Gratis
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Madura United tidak ingin hanya mengandalkan momentum awal musim.
Setelah tiga kemenangan, tantangan berikutnya justru bagaimana menjaga performa ketika kompetisi mulai memasuki rangkaian pertandingan yang lebih panjang.
Madura United masih memiliki perjalanan yang cukup jauh. Dari total 34 pertandingan, Laskar Sape Kerrab baru menjalani tiga laga.
Artinya, masih ada 31 pertandingan yang harus dilewati hingga kompetisi berakhir. Setiap pertandingan berikutnya akan membawa tekanan dan tantangan yang berbeda.
Karena itu, Achsanul meminta Hugo Gomes dan kawan-kawan tetap mempertahankan fokus serta kerja keras yang sudah ditunjukkan dalam tiga pertandingan pertama.
Bagi Madura United, persoalan utama setelah meraih sembilan poin bukan lagi sekadar bagaimana mendapatkan kemenangan. Konsistensi menjadi pekerjaan berikutnya.
"Kami berharap performa ini bisa terus stabil sampai akhir kompetisi. Jangan sampai hanya bagus di awal, tetapi kemudian menurun," tegasnya.
Baca Juga: Inggris Turun Tangan Bantu Arab Saudi, Dukungan Militer untuk Hadapi Houthi
Catatan tiga kemenangan juga membuat Madura United berada di posisi yang cukup menonjol di antara klub-klub Jawa Timur.
Dari lima wakil Jawa Timur yang tampil di Super League 2026/2027, Laskar Sape Kerrab menjadi tim dengan koleksi poin terbanyak setelah tiga pekan.
Madura United mengantongi sembilan poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara. Perolehan tersebut terpaut cukup jauh dari beberapa wakil Jawa Timur lainnya.
Arema FC saat ini berada di peringkat ketujuh dengan koleksi lima poin. Persebaya Surabaya juga mengumpulkan lima poin dan menempati posisi ke-10.
Sementara itu, Persik Kediri berada di peringkat ke-11 dengan empat poin.
Perbedaan perolehan tersebut membuat Madura United memiliki modal lebih kuat untuk melanjutkan persaingan di papan atas. Namun, posisi tersebut masih bersifat sementara karena kompetisi baru berjalan tiga pekan.
Rekor sempurna yang dimiliki Laskar Sape Kerrab menjadi modal penting, tetapi belum menentukan perjalanan mereka hingga akhir musim.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber