Kontrak Tinggal 2 Tahun, Alexis Mac Allister Ungkap Masa Depannya di Liverpool

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:21 WIB
Mac Allister. (Instagram/liverpool)
Mac Allister. (Instagram/liverpool)

 

RADARSITUBONDO.ID - Alexis Mac Allister belum memastikan masa depannya bersama Liverpool.

Meski masih terikat kontrak hingga dua tahun ke depan, gelandang asal Argentina itu mengakui ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam perjalanan kariernya di Anfield.

Mac Allister sebelumnya sempat dikabarkan kecewa dengan situasi kontraknya di Liverpool. Kekecewaan itu muncul setelah dua gelandang lainnya, Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai, mendapatkan kontrak baru dari klub.

Baca Juga: 3 Pemain Belum Gabung, Timnas Indonesia Kejar Persiapan Akhir FIFA ASEAN Cup 2026

Namun, Mac Allister tetap memilih bertahan di Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu. Pemain 27 tahun tersebut belum mengambil keputusan mengenai langkah berikutnya setelah kontraknya memasuki periode akhir.

“Saat ini belum ada keputusan pasti. Saya masih memiliki dua tahun tersisa dalam kontrak. Seperti yang saya katakan, saya akan memberikan segalanya. Banyak hal bisa terjadi dalam waktu itu, ada banyak pilihan,” kata Mac Allister dikutip dari ESPN.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mac Allister masih membuka berbagai kemungkinan untuk masa depannya.

Di satu sisi, dia masih memiliki waktu untuk melanjutkan karier bersama Liverpool. Di sisi lain, kontraknya yang tersisa dua tahun membuat pembicaraan mengenai masa depan mulai muncul.

Mac Allister sendiri berharap kebersamaannya dengan Liverpool bisa berlangsung lebih lama. Sejak bergabung dari Brighton & Hove Albion pada 2023, dia berkembang menjadi salah satu bagian penting dari lini tengah The Reds.

“Semoga ini akan berlangsung selama beberapa tahun lagi. Namun, jika hanya dua tahun, saya akan menikmatinya bersama keluarga karena saya tidak ragu bahwa saya berada di salah satu klub terbaik di dunia,” ujarnya.

Mac Allister bergabung dengan Liverpool setelah menjalani periode positif bersama Brighton.

Kepindahan tersebut membuatnya menjadi bagian dari proyek Liverpool dan memberinya kesempatan bermain di salah satu klub besar Inggris.

Baca Juga: Rhoma Irama Hampir 80 Tahun tapi Ogah Pensiun, Justru Takut Sakit Jika Berhenti Berkarya

Kini, masa depannya kembali menjadi perhatian. Namun, Mac Allister memastikan dirinya akan tetap memberikan kemampuan terbaik selama masih mengenakan seragam Liverpool.

Di tengah pembicaraan mengenai masa depannya di level klub, Mac Allister juga berbicara tentang situasi yang akan dihadapi Timnas Argentina.

Salah satu persoalan terbesar yang mulai dipersiapkan adalah kehidupan La Albiceleste setelah Lionel Messi tidak lagi menjadi bagian dari skuad.

Mac Allister menyadari bahwa Argentina harus menghadapi perubahan besar ketika era Messi benar-benar berakhir. Menurutnya, tidak ada pemain yang bisa menggantikan posisi dan pengaruh Messi di dalam tim.

“Untuk Messi, kata-katanya selalu sama, rasa terima kasih dan kesadaran bahwa tidak akan pernah ada pemain lain seperti dia. Kami sangat menikmati waktu bersamanya. Kami juga berterima kasih kepadanya atas segala hal yang telah dia bantu kami menangkan. Ini pasti akan menjadi momen yang sangat emosional ketika perpisahan itu terjadi,” kata Mac Allister.

Baca Juga: Zinedine Zidane Jadi Pelatih Timnas Prancis, Kylian Mbappe: Seperti Keluar dari Film

Messi telah menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina selama lebih dari satu dekade. Kehadirannya ikut mengantarkan Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Piala Dunia 2022.

Karena itu, Mac Allister menilai Argentina tidak bisa mencari sosok baru untuk sekadar menggantikan Messi. Yang harus dilakukan adalah membangun kekuatan baru sebagai sebuah tim.

“Ini akan menjadi proses yang berbeda dengan hadirnya pemain-pemain baru. Kami harus mulai menyadari bahwa pemain terbaik di dunia, sosok yang membuat perbedaan besar, tidak akan berada di sana lagi. Kami harus menjadi lebih kuat sebagai sebuah tim. Itu akan menjadi hal yang paling penting,” tutur Mac Allister.

Bagi Mac Allister, perubahan tersebut tidak hanya menyangkut pergantian pemain. Argentina juga harus membangun identitas baru dengan pemain-pemain yang akan mengambil peran lebih besar di dalam skuad.

Baca Juga: Realme 16 Pro Harry Potter Edition Hadir di Indonesia, Cuma 600 Unit

Di sisi lain, Mac Allister masih menaruh harapan besar kepada Messi untuk kembali meraih Ballon d'Or. Meski telah berusia 39 tahun, pemain Liverpool itu menilai kompatriotnya tetap memiliki alasan kuat untuk mendapatkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

“Ya, tentu saja. Sebagai orang Argentina, kami ingin Messi memenangkannya. Dia menjalani Piala Dunia yang luar biasa dan saya tidak melihat alasan mengapa dia tidak pantas mendapatkannya,” kata Mac Allister.

Mac Allister menyadari persaingan Ballon d'Or saat ini tidak bisa dilepaskan dari statistik pemain. Jumlah gol, assist, penampilan, serta pencapaian individu menjadi bagian dari pertimbangan yang semakin besar dalam menentukan pemenang.

“Selain itu, sekarang diketahui bahwa angka-angka memainkan peran besar, sesuatu yang sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan. Anda juga tidak tahu persis apa yang menjadi dasar orang-orang dalam memilih,” ujarnya.

Meski demikian, Mac Allister tidak menutup peluang bagi pemain lain yang masuk dalam persaingan. Dia menilai seluruh kandidat memiliki kualitas yang membuat mereka layak bersaing mendapatkan penghargaan tersebut.

“Namun, semua pemain yang bersaing adalah pemain hebat. Siapa pun yang mendekati penghargaan tersebut akan layak mendapatkannya. Kita semua tahu Leo selalu memprioritaskan tim dibandingkan pencapaian individu, jadi penghargaan itu bukan masalah besar baginya,” lanjut Mac Allister.

Baca Juga: Dua Paripurna DPRD Situbondo dalam Sehari, P-APBD 2026 Disahkan, Defisit Rp159 M Ditutup SiLPA

Messi hingga kini masih memegang sejumlah catatan penting bersama Argentina. Dia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah La Albiceleste.

Messi telah mencetak 125 gol dalam 207 pertandingan bersama Timnas Argentina. Catatan tersebut menjadi bagian dari warisan panjangnya bersama negara yang dibelanya sejak level internasional.

Sementara itu, Mac Allister akan kembali ke Liverpool setelah menyelesaikan agenda bersama Timnas Argentina pada jeda internasional. Liverpool dijadwalkan menghadapi Manchester City di Anfield pada 11 Oktober.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Alexis Mac Allister Liverpool