RADARSITUBONDO.ID - Lionel Scaloni ingin memastikan Lionel Messi mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan kepada publik Argentina.
Pelatih Timnas Argentina itu mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan berbagai upaya agar Messi kembali memperkuat La Albiceleste.
Messi sebelumnya menyampaikan rencana untuk mengakhiri kariernya bersama tim nasional setelah Piala Dunia. Namun, namanya kembali masuk dalam skuad Argentina untuk menghadapi Benin pada 6 Oktober mendatang.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Monumental, Buenos Aires. Laga itu dipandang sebagai kesempatan bagi Messi untuk kembali berada di tengah-tengah pendukung Argentina yang selama bertahun-tahun memberikan dukungan kepadanya.
Baca Juga: Kode Redeem Free Fire 28 September 2026, Ada Voucher hingga Item Gratis
Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (26/9), Scaloni menilai pemain dengan perjalanan panjang seperti Messi layak mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan secara langsung kepada para pendukung.
Scaloni bahkan mengaku ingin berada dalam momen tersebut. Sebab, dia tidak mengetahui apakah dirinya masih akan menjadi pelatih Argentina pada masa mendatang.
Karena itu, Scaloni ingin momen penghormatan kepada Messi dilakukan ketika sang pemain masih bisa hadir di lapangan dan merasakan langsung dukungan dari masyarakat Argentina.
Bagi Scaloni, kesempatan tersebut bukan sekadar pertandingan biasa. Ada perjalanan panjang Messi bersama Argentina yang membuat laga melawan Benin memiliki arti tersendiri.
Messi selama ini menjadi salah satu figur terpenting dalam sejarah sepak bola Argentina. Pemain yang kini berusia 39 tahun itu telah mencatatkan 207 penampilan bersama tim nasional dengan koleksi 125 gol.
Perjalanan Messi bersama Argentina juga dihiasi sejumlah pencapaian besar. Dia membantu negaranya meraih gelar Piala Dunia 2022 sekaligus dua trofi Copa America.
Catatan tersebut membuat perpisahan Messi dengan tim nasional tidak sekadar menjadi akhir dari sebuah perjalanan. Ada penghormatan terhadap karier panjang yang telah dia jalani bersama Argentina.
Baca Juga: Juara Bahlil Mini Soccer Situbondo-Banyuwangi Berpeluang Bawa Pulang Bonus Melimpah
Scaloni juga mengungkapkan bahwa Messi masih menunjukkan keinginan untuk kembali memperkuat tim nasional. Keinginan tersebut tetap terlihat meskipun Messi sebelumnya telah menentukan arah masa depannya di sepak bola internasional.
Bagi Scaloni, sikap Messi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya berusaha memastikan sang kapten bisa kembali mengenakan seragam Argentina.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga menyebut kesempatan menangani Messi sebagai sebuah pengalaman luar biasa. Menurutnya, pemain dengan kualitas dan perjalanan seperti Messi sangat jarang muncul dalam sepak bola.
Keberadaan Messi selama bertahun-tahun bersama Argentina juga menjadi bagian penting dari perjalanan Scaloni sebagai pelatih. Keduanya turut membawa Argentina meraih sejumlah prestasi besar di panggung internasional.
Kini, perhatian mulai mengarah kepada pertandingan melawan Benin. Jika tidak ada perubahan, Stadion Monumental akan menjadi tempat Messi kembali menyapa publik Argentina dalam salah satu momen penting dalam karier internasionalnya.
Scaloni berharap Messi bisa menikmati pertandingan tersebut bersama masyarakat Argentina.
Baginya, kesempatan memberikan penghormatan kepada Messi akan lebih bermakna apabila dilakukan ketika sang pemain masih bisa berada di tengah lapangan dan menerima dukungan secara langsung.
Laga tersebut pun berpotensi menjadi salah satu momen emosional bagi sepak bola Argentina.
Setelah perjalanan panjang bersama tim nasional, Messi akan kembali mendapatkan kesempatan berada di hadapan para pendukung yang telah mengikuti perjalanan kariernya.
Scaloni tidak ingin kesempatan itu terlewat. Dia ingin Messi menikmati setiap momen bersama Argentina sebelum benar-benar mengakhiri perjalanannya di level internasional.
Bagi Argentina, sosok Messi bukan hanya tentang jumlah penampilan dan gol. Kapten tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan penting La Albiceleste hingga akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Tersandung Kasus Asusila, Guru SMP di Situbondo Terancam Kehilangan Status ASN
Karena itu, pertandingan melawan Benin di Stadion Monumental memiliki konteks lebih besar dari sekadar agenda pertandingan.
Ada kemungkinan publik Argentina akan menggunakan kesempatan tersebut untuk memberikan penghormatan kepada pemain yang telah membawa negaranya melewati berbagai fase dalam perjalanan sepak bola internasional.
Scaloni pun berharap momen itu dapat dinikmati Messi bersama masyarakat Argentina. Sebab, kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan di hadapan para pendukung adalah sesuatu yang menurutnya pantas didapatkan pemain dengan perjalanan seperti Messi.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber