Timnas Indonesia Vs Malaysia Imbang, John Herdman Akui Strategi Menyerang dengan 10 Pemain Perlu Dib

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 08:45 WIB
John Herdman. (JawaPos)
John Herdman. (JawaPos)

 

RADARSITUBONDO.ID - Hasil imbang melawan Malaysia menjadi bahan evaluasi bagi Timnas Indonesia.

Pelatih kepala John Herdman menyoroti satu aspek yang dinilai masih perlu diperbaiki, yakni strategi menyerang ketika skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain.

Evaluasi itu muncul setelah Indonesia bermain imbang melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

Indonesia harus menjalani sebagian besar pertandingan dengan jumlah pemain yang tidak lengkap. Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37 sehingga skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain.

Situasi tersebut mengubah jalannya pertandingan. Setelah kehilangan satu pemain, Indonesia lebih banyak berada dalam tekanan Malaysia, terutama pada babak kedua.

Baca Juga: 14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Ada Skin hingga Gloo Wall Gratis

Herdman menilai persoalan utama bukan ketika tim bermain dengan komposisi lengkap. Menurut dia, Indonesia sudah menunjukkan sejumlah hal positif dalam membangun serangan sebelum harus kehilangan Haye.

"Saya pikir satu-satunya yang perlu diperbaiki adalah aspek menyerang dari strategi ketika bermain dengan 10 pemain," kata John Herdman dikutip dari Antara.

Saat masih bermain dengan 11 pemain, Indonesia mampu menciptakan sejumlah situasi berbahaya di depan gawang Malaysia.

Skuad Garuda sempat menghasilkan peluang melalui sundulan yang mengenai tiang, melepaskan tembakan, hingga mencetak gol yang kemudian dianulir wasit.

Gambaran tersebut menjadi pembeda dengan permainan Indonesia setelah kartu merah. Kekurangan satu pemain membuat pendekatan permainan berubah cukup signifikan.

Indonesia lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan dan meredam tekanan lawan. Sementara itu, upaya untuk membangun serangan balik tidak berjalan maksimal.

Herdman mengakui timnya belum memiliki strategi menyerang yang cukup baik ketika harus bermain dengan 10 pemain. Kondisi tersebut membuat Indonesia kesulitan memberikan ancaman kepada Malaysia hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Saling Lapor Klinik Bismillah dan Pasien, Persoalan Medis Berlanjut ke Ranah Hukum

Tekanan Malaysia pun lebih banyak terjadi pada babak kedua. Indonesia dipaksa bertahan dan tidak mampu menciptakan peluang berbahaya seperti ketika masih bermain dengan 11 pemain.

Hasil imbang tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi penting bagi skuad Garuda. Indonesia masih memiliki satu pertandingan di fase grup untuk menentukan langkah selanjutnya di FIFA ASEAN Cup 2026.

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Bangladesh pada pertandingan ketiga Grup A, Kamis (1/10). Laga tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menguji hasil evaluasi setelah pertandingan kontra Malaysia.

Pembenahan strategi menyerang saat bermain dengan 10 pemain menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diperhatikan.

Situasi seperti kartu merah dapat kembali terjadi dalam pertandingan, sehingga Indonesia membutuhkan pola permainan yang tetap mampu memberikan ancaman meski jumlah pemain berkurang.

Di pertandingan lain, Malaysia akan menghadapi Singapura. Hasil dari dua pertandingan tersebut bakal menentukan posisi akhir tim-tim di Grup A, termasuk persaingan untuk keluar sebagai juara grup.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
FIFA ASEAN Cup 2026 thom haye bangladesh John Herdman timnas indonesia