Kevin Diks Kecewa Suporter Teriakkan Nama Shin Tae-yong Usai Indonesia vs Malaysia

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 09:10 WIB
Kevin Diks. (Instagram/kevindiks2)
Kevin Diks. (Instagram/kevindiks2)

 

RADARSITUBONDO.ID - Hasil imbang Timnas Indonesia melawan Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 menyisakan kekecewaan.

Bukan hanya karena skuad Garuda gagal meraih kemenangan, tetapi juga karena respons sebagian suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9) malam WIB.

Usai pertandingan berakhir tanpa gol, sebagian suporter yang hadir di stadion meneriakkan nama Shin Tae-yong. Nama mantan pelatih Timnas Indonesia itu menggema di tengah kekecewaan suporter terhadap permainan skuad Garuda.

Reaksi tersebut langsung mendapat perhatian dari kapten Timnas Indonesia Kevin Diks. Pemain Borussia Monchengladbach itu mengaku kecewa mendengar suporter meneriakkan nama Shin Tae-yong setelah pertandingan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Vs Malaysia Imbang, John Herdman Akui Strategi Menyerang dengan 10 Pemain Perlu Dib

Bagi Kevin Diks, reaksi tersebut bukan respons yang tepat. Dia menilai para pemain dan pelatih sudah berusaha menghadapi pertandingan yang berjalan sulit, terlebih Indonesia harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.

"Menurut saya ini tidak benar. Ini tidak benar. Rasanya ini tidak baik buat para pemain, tidak baik buat pelatih," kata Kevin Diks dikutip dari JawaPos.

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia memang berlangsung ketat. Kedua tim gagal mencetak gol hingga peluit panjang berbunyi. Situasi semakin sulit bagi skuad Garuda setelah Thom Haye diganjar kartu merah.

Indonesia pun harus bermain dengan 10 pemain dalam waktu yang cukup panjang. Kondisi tersebut membuat perjuangan Kevin Diks dan rekan-rekannya untuk mempertahankan skor menjadi semakin berat.

Kevin Diks menegaskan para pemain tetap berusaha memberikan yang terbaik meski jumlah pemain tidak lagi lengkap. Karena itu, dia merasa kecewa dengan respons yang muncul dari sebagian suporter setelah pertandingan.

"Kami mencoba berjuang dengan 10 orang, itu sangat sulit. Dan saya, saya kecewa dengan ini. Buat saya ini tidak betul. Ini mengecewakan," tutur Kevin Diks.

Baca Juga: 14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Ada Skin hingga Gloo Wall Gratis

Menurut pemain naturalisasi tersebut, bermain dengan 10 orang memberikan tekanan berbeda bagi sebuah tim. Indonesia harus bekerja lebih keras untuk menjaga pertahanan sekaligus mencoba menciptakan peluang di tengah keterbatasan jumlah pemain.

Kevin Diks bahkan menyoroti durasi Indonesia bermain dengan 10 pemain. Dia mengakui situasi tersebut membuat laga menjadi jauh lebih sulit untuk dijalani.

"Tapi ya oke, 10 orang itu sulit di sepakbola. Saya tak tahu berapa lama kami main dengan 10 orang, 60 menit mungkin? Berjuang dengan 10 orang, sulit sekali," terang Kevin Diks.

Hasil imbang tanpa gol tersebut membuat Indonesia tetap berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi empat poin. Malaysia juga mengoleksi empat poin, tetapi berada di posisi teratas karena memiliki keunggulan selisih gol.

Baca Juga: Saling Lapor Klinik Bismillah dan Pasien, Persoalan Medis Berlanjut ke Ranah Hukum

Dengan situasi tersebut, persaingan di Grup A masih terbuka. Indonesia belum bisa memastikan langkahnya menuju final karena masih menyisakan satu pertandingan.

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Bangladesh di SUGBK, Kamis (1/10). Pertandingan tersebut menjadi laga pamungkas Indonesia sekaligus menjadi penentu nasib tim untuk melangkah ke final.

Hasil melawan Malaysia membuat Indonesia harus segera mengalihkan fokus. Alih-alih larut dalam kekecewaan, Kevin Diks dan rekan-rekannya harus menatap pertandingan terakhir dengan target meraih hasil yang dibutuhkan.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : jawapos.com
FIFA ASEAN Cup 2026 shin tae-yong Kevin Diks timnas indonesia