RADARSITUBONDO.ID - Lionel Messi akan selalu memiliki tempat istimewa di hati publik Argentina. Perjalanan panjang bersama tim nasional telah meninggalkan jejak yang sulit dipisahkan dari karier megabintang berusia 39 tahun tersebut.
Pelatih Inter Miami, Cristian “Kily” Gonzalez, menilai Argentina akan merindukan Messi ketika sang pemain benar-benar mengakhiri perjalanannya bersama tim nasional.
Menurutnya, hubungan Messi dengan seragam Albiceleste bukan sekadar urusan sepak bola, melainkan juga tentang ikatan emosional dan warisan yang dibangun selama bertahun-tahun.
Messi menjalani pertandingan perpisahan bersama Argentina saat menghadapi Benin di Buenos Aires pada awal Oktober 2026.
Momen tersebut menjadi kesempatan bagi publik untuk kembali memberikan penghormatan kepada pemain yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sepak bola Argentina.
Baca Juga: Juara Bersama Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Kini Bidik Laga Lille Kontra Le Havre
Gonzalez mengaku memiliki kedekatan dengan Messi. Karena itu, dia meminta sang pemain menikmati setiap momen dan menerima dukungan yang datang dari penggemar, baik di Argentina maupun berbagai belahan dunia.
“Pertandingan perpisahan itu sangat intens. Jelas, saya sangat dekat dengannya, tetapi pada akhirnya, momen itu miliknya, itu adalah waktunya,” kata Gonzalez pada Jumat (9/10/2026), seperti dikutip ESPN.
“Yang terpenting adalah dia menikmatinya. Saya hanya menyuruhnya untuk menikmati momen itu, menyerap semua cinta, bukan hanya dari Argentina, tetapi dari seluruh dunia,” ujarnya.
Bagi Gonzalez, perpisahan Messi dengan tim nasional akan meninggalkan kerinduan tersendiri. Sebab, sang megabintang telah membangun warisan yang melekat kuat dalam perjalanan Argentina selama bertahun-tahun.
“Tentu saja, dia akan dirindukan saat mengenakan seragam itu, tetapi hari ini kita memilikinya di sini, dan kita harus menikmati kehadirannya bersama kita sekarang,” kata Gonzalez.
“Dia akan merindukannya sejak hari pensiun hingga dia tiada. Saya tidak ragu bahwa baginya, tim nasional adalah tentang mengenakan seragam itu. Dia akan selalu merindukan jejak yang ditinggalkannya dan warisan yang diciptakannya di sana,” tuturnya.
Baca Juga: Ronaldo Terancam Absen 6 Bulan dari Timnas Portugal, Ini Penyebabnya
Meski perjalanan bersama Argentina menjadi bagian penting dalam kariernya, Messi kini masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan kiprah di level klub bersama Inter Miami.
Kehadirannya di Major League Soccer (MLS) juga memberi kesempatan kepada para penggemar untuk menyaksikan langsung aksi pemain yang telah lama menjadi sorotan sepak bola dunia.
Gonzalez menilai pengaruh Messi di Inter Miami tidak hanya terlihat dari kontribusinya ketika bertanding. Mentalitas kompetitif yang ditunjukkan setiap hari juga menjadi contoh bagi rekan setim, staf, hingga seluruh elemen klub.
“Leo adalah seseorang yang menyampaikan pola pikir tertentu setiap hari. Dia menuntut agar rekan setimnya, dan kita semua, memberikan 100 persen dalam segala hal,” ujarnya.
“Dia adalah seorang kompetitor sejati. Anda bisa melihatnya di setiap sesi latihan, dan itu luar biasa. Dia berusia 39 tahun, tetapi terus mencari tantangan baru. Fantastis untuk semua orang, tidak hanya rekan setimnya, tetapi juga staf dan klub.”
“Dia mendorongmu untuk menjadi lebih baik setiap hari,” tambah Gonzalez.
Baca Juga: Ditinggal Pemilik, Gedung Sarang Walet di Ardirejo Situbondo Terbakar, Atap Rusak Parah
Di tengah sorotan terhadap Messi, Inter Miami juga memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan di kompetisi domestik.
Klub asal Amerika Serikat tersebut dijadwalkan menghadapi DC United pada Sabtu (10/10/2026) waktu setempat atau Minggu (11/10/2026) pukul 06.30 WIB di Nu Stadium, Miami.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Inter Miami untuk kembali meraih kemenangan di MLS. Dalam lima pertandingan liga terakhir, mereka belum berhasil meraih tiga poin, dengan catatan satu kekalahan dan empat hasil imbang.
Inter Miami saat ini menempati peringkat ketiga klasemen Wilayah Timur dengan koleksi 46 poin dari 27 pertandingan. Hasil positif dibutuhkan untuk menjaga posisi mereka dalam persaingan menuju fase akhir musim.
Sebelumnya, Inter Miami berhasil mengalahkan Cruz Azul dengan skor 2-0 dalam ajang Piala Campeones pada Rabu (16/9/2026). Hasil tersebut menjadi catatan positif di tengah upaya tim memperbaiki performa di kompetisi liga.
Baca Juga: HP Poco F7 Ultra Rp 6 Juta Raib saat Salat Isya di Masjid Jamik Al Abror Situbondo
Gonzalez menyebut persiapan tim berjalan baik. Dia juga memberikan penilaian positif terhadap para pemain yang baru kembali setelah menjalani tugas bersama tim nasional masing-masing.
“Kami berada di posisi yang bagus. Para pemain yang kembali dari tim nasional masing-masing tampil sangat baik. Kami telah berlatih secara efektif, dan kami tahu kami perlu kembali meraih kemenangan,” kata Gonzalez.
Meski demikian, Gonzalez mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengabaikan aspek pertahanan. Menurutnya, DC United memiliki kemampuan memanfaatkan situasi transisi untuk menciptakan ancaman.
“Secara defensif, kami perlu jauh lebih baik. Kami menghadapi lawan yang sangat bergantung pada transisi dan sangat berbahaya dalam situasi tersebut, jadi kami harus mewaspadai hal itu,” lanjutnya.
Setelah menghadapi DC United, Inter Miami dijadwalkan menjamu New York City FC pada Rabu (14/10/2026) waktu setempat atau Kamis (15/10/2026) pukul 06.30 WIB di Nu Stadium, Miami.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber