RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung mengawali kiprahnya di ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027 dengan kemenangan atas Port FC.
Sempat tertinggal lebih dulu, Maung Bandung mampu membalikkan keadaan dan menundukkan tuan rumah dengan skor 3-1 di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026) malam.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persib harus menunggu hingga penghujung pertandingan untuk memastikan tiga poin setelah tertinggal melalui penalti Jude Soonsup-Bell pada menit ke-66.
Baca Juga: Dua Tahun Pensiun, Toni Kroos Pertimbangkan Karier sebagai Pelatih Sepak Bola
Namun, situasi itu tidak membuat Persib kehilangan kendali. Tim besutan Igor Tolic justru menunjukkan perubahan permainan pada babak kedua.
Tiga gol berhasil dicetak dalam sembilan menit terakhir melalui Mariano Peralta pada menit ke-87, Berguinho menit ke-90+2, dan Luka Menalo menit ke-90+6.
Perubahan pendekatan permainan menjadi salah satu faktor yang menentukan kebangkitan Persib. Igor Tolic menilai para pemain mampu membaca situasi pertandingan dan menyesuaikan strategi ketika menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Pelatih Persib tersebut memberikan apresiasi terhadap kemampuan anak asuhnya dalam menerapkan perubahan taktik. Menurut dia, kecerdasan pemain dalam mengambil keputusan di lapangan berperan penting dalam keberhasilan membalikkan keadaan.
"Hasil ini bisa diraih karena kami memiliki sekelompok pemain yang sangat cerdas di lapangan. Mereka mampu beradaptasi dan mengubah sistem permainan dengan sangat baik," ujar Tolic seusai laga.
Baca Juga: Mees Hilgers Berharap Dipanggil Timnas Indonesia pada November, Sudah Bicara dengan John Herdman
Dia menjelaskan, Persib menerapkan pendekatan berbeda pada masing-masing babak. Pada paruh pertama, permainan berjalan dengan pola yang tidak sama dibandingkan setelah turun minum.
Memasuki babak kedua, Persib melakukan sejumlah penyesuaian. Perubahan tersebut membuat Maung Bandung mampu memanfaatkan ruang yang terbuka, terutama ketika melancarkan serangan balik.
"Babak pertama berjalan dengan pola permainan yang berbeda. Memasuki babak kedua, kami melakukan beberapa perubahan hingga akhirnya berhasil memanfaatkan ruang terbuka lewat serangan balik yang efektif," lanjutnya.
Baca Juga: Juara Bersama Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Kini Bidik Laga Lille Kontra Le Havre
Pernyataan Tolic tersebut sejalan dengan jalannya pertandingan. Persib mampu meningkatkan efektivitas serangan ketika laga memasuki fase akhir. Tiga gol yang tercipta dalam rentang waktu singkat menjadi bukti keberhasilan tim memanfaatkan peluang.
Pencetak gol ketiga Persib, Luka Menalo, juga menyoroti perubahan strategi setelah turun minum. Menurut dia, pendekatan permainan yang diterapkan pada babak pertama membuat Persib lebih banyak memberikan ruang kepada Port FC untuk menguasai bola.
Setelah jeda, Persib mengubah pendekatan dan mulai mengambil alih kendali pertandingan. Perubahan itu kemudian diikuti dengan tiga gol yang memastikan kemenangan tim tamu.
"Ini pertandingan yang sangat sulit. Di babak pertama kami membiarkan mereka memainkan bola sambil menjaga kedalaman pertahanan. Namun pada babak kedua kami mengubah sistem, mengambil alih kontrol pertandingan, dan mencetak tiga gol," ungkap Menalo.
Baca Juga: 14 Kode Redeem FF Hari Ini 10 Oktober 2026, Survivors Bisa Coba Klaim
Kemenangan atas Port FC menjadi modal awal Persib dalam persaingan Shopee Cup 2026/2027. Hasil tersebut juga memperlihatkan kemampuan tim untuk merespons situasi sulit, meski harus menghadapi tekanan saat bermain di kandang lawan.
Status sebagai juara Super League 2025/2026 turut menjadi latar belakang perjalanan Persib di kompetisi regional musim ini. Pengalaman bersaing di level domestik diharapkan membantu Maung Bandung menghadapi tantangan dari klub-klub negara Asia Tenggara.
Persib juga memiliki sejumlah pemain berpengalaman untuk menghadapi persaingan tersebut. Nama Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, dan Marc Klok menjadi bagian dari kekuatan tim, bersama para pemain asing yang memperkuat skuad.
Kedalaman skuad memberi pelatih lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan pertandingan.
Namun, hasil melawan Port FC menunjukkan bahwa perubahan pendekatan permainan dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang juga menjadi faktor penting.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi suntikan motivasi bagi Persib untuk melanjutkan kiprah di Shopee Cup. Dukungan Bobotoh dan target klub untuk bersaing di level regional akan menjadi bagian dari perjalanan Maung Bandung sepanjang kompetisi.
Meski demikian, kemenangan atas Port FC baru menjadi langkah awal. Persib masih harus menjaga konsistensi permainan pada pertandingan berikutnya jika ingin terus bersaing dalam perebutan gelar ASEAN Club Championship 2026/2027.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber