Red Sparks Kalah dari Pink Spiders di KOVO Cup 2026, Sempat Unggul di Set Pertama

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 09:57 WIB
Red Sparks. (Instagram/red__sparks)
Red Sparks. (Instagram/red__sparks)

 

RADARSITUBONDO.ID - Jung Kwan Jang Red Sparks gagal mengawali perjalanan di KOVO Cup 2026 dengan kemenangan.

Mantan klub Megawati Hangestri Pertiwi tersebut harus mengakui keunggulan Pink Spiders setelah kalah 1-3 dalam pertandingan Grup A di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Minggu (11/10/2026).

Kekalahan itu terasa mengecewakan bagi Red Sparks karena mereka sempat menguasai pertandingan pada set pertama. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.

Red Sparks membuka pertandingan dengan kemenangan 25-18. Pink Spiders kemudian bangkit dan merebut tiga set berikutnya dengan skor 25-23, 25-16, dan 27-25.

Baca Juga: Igor Tolic Bangga dengan Mentalitas Persib Bandung Usai Imbang Lawan Dewa United

Hasil tersebut membawa Pink Spiders menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A.

Sebaliknya, Red Sparks harus mengevaluasi penampilan mereka setelah gagal menjaga konsistensi permainan pada pertandingan pertama di bawah arahan pelatih baru, Kwon Soon-chan.

Sejak awal laga, Red Sparks sebenarnya tampil cukup meyakinkan. Mereka langsung memperlihatkan permainan agresif dengan mengandalkan variasi serangan untuk menekan pertahanan Pink Spiders.

Baca Juga: Bus Persib U-18 Diserang di Rest Area Batang, Koper Dijarah dan Media Officer Jadi Korban

Zhong Hui, pemain asal China yang direkrut melalui kuota Asia, menjadi salah satu andalan Red Sparks dalam membangun serangan. Dukungan Park Eun-jin di posisi middle blocker turut membantu tim menjaga keseimbangan permainan.

Kombinasi serangan dan pertahanan tersebut membuat Red Sparks mampu mengendalikan jalannya set pertama.

Mereka beberapa kali berhasil meredam upaya Pink Spiders untuk mengembangkan permainan sebelum akhirnya menutup set pembuka dengan kemenangan 25-18.

Baca Juga: 5 Kode Redeem FC Mobile 12 Oktober 2026, Ada Bonus Gems hingga Pack Pemain OVR Tinggi

Namun, situasi mulai berubah pada set kedua. Pink Spiders perlahan menemukan ritme permainan dan meningkatkan tekanan melalui serangan yang lebih efektif.

Yensy Kindelan asal Kuba dan Jahstice Yauchi asal Jepang menjadi bagian penting dalam upaya Pink Spiders membalikkan keadaan. Keduanya membantu tim meningkatkan daya gedor sekaligus menyulitkan Red Sparks dalam mengantisipasi arah serangan.

Red Sparks sebenarnya masih mampu memberikan perlawanan. Selisih angka yang tipis membuat persaingan berlangsung ketat hingga memasuki fase akhir set kedua.

Sayangnya, Pink Spiders tampil lebih efektif pada momen krusial. Mereka berhasil mengamankan kemenangan 25-23 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki set ketiga, momentum semakin berpihak kepada Pink Spiders. Tim tersebut tampil lebih percaya diri dan mampu memberikan tekanan berkelanjutan terhadap pertahanan Red Sparks.

Sebaliknya, Red Sparks kesulitan menjaga stabilitas permainan seperti yang mereka tunjukkan pada set pertama. Serangan yang dibangun tidak cukup efektif untuk menghentikan laju lawan.

Pink Spiders pun menjauh dalam perolehan angka dan menutup set ketiga dengan kemenangan 25-16. Hasil tersebut membuat mereka berbalik unggul 2-1 dan hanya membutuhkan satu set lagi untuk memastikan kemenangan.

Red Sparks mencoba bangkit pada set keempat. Mereka kembali memberikan perlawanan dan membuat pertandingan berlangsung lebih ketat dibandingkan set sebelumnya.

Kedua tim terlibat kejar-mengejar angka hingga melewati batas 25 poin. Red Sparks berusaha memaksakan pertandingan berlanjut ke set kelima, sedangkan Pink Spiders berupaya menuntaskan laga tanpa kehilangan satu set tambahan.

Dalam situasi tersebut, Pink Spiders akhirnya mampu mengamankan kemenangan 27-25. Hasil itu sekaligus memastikan mereka menutup pertandingan dengan skor 3-1 setelah sebelumnya tertinggal pada set pembuka.

Baca Juga: Kode Redeem Free Fire 12 Oktober 2026, Klaim Skin M1887 hingga Bundle Eksklusif Gratis

Dari sisi individu, Yensy Kindelan menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Pemain asal Kuba itu mencatatkan 34 poin dan menjadi pencetak angka terbanyak dalam laga antara Pink Spiders dan Red Sparks.

Sementara itu, Zhong Hui dan Park Hye-min masing-masing menyumbangkan 14 poin bagi Red Sparks. Namun, kontribusi keduanya belum cukup untuk membawa timnya mempertahankan keunggulan setelah memenangi set pertama.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Pink Spiders dalam persaingan Grup A KOVO Cup 2026. Mereka berhasil menunjukkan kemampuan bangkit setelah kehilangan set pembuka, sekaligus mengamankan hasil positif pada pertandingan tersebut.

Bagi Red Sparks, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kwon Soon-chan. Pelatih anyar tersebut perlu mengevaluasi konsistensi permainan tim, terutama setelah anak asuhnya gagal mempertahankan momentum meski sempat memulai pertandingan dengan cukup baik.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Megawati Hangestri KOVO Cup 2026 Yensy Kindelan Red Sparks Pink Spiders