Inter Milan vs Club Brugge, Cristian Chivu Bidik Kebangkitan di San Siro

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 15:31 WIB
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (Instagram/inter)
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (Instagram/inter)

 

RADARSITUBONDO.ID - Inter Milan tak punya banyak ruang untuk kembali terpeleset di Liga Champions 2026/2027.

Menjamu Club Brugge pada matchday kedua fase liga di Stadion San Siro, Selasa (13/10/2026) malam waktu setempat, Nerazzurri membidik kemenangan perdana setelah mengawali kompetisi dengan hasil mengecewakan.

Inter dan Club Brugge sama-sama datang dengan beban untuk meraih poin. Pada pertandingan pembuka, Inter kalah 1-2 dari Real Madrid. Sementara itu, Club Brugge harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 2-3.

Situasi tersebut membuat pertemuan kedua tim menjadi penting untuk memperbaiki posisi dalam persaingan fase liga. Terlebih, Inter memiliki modal positif dari kompetisi domestik yang ingin mereka bawa ke panggung Eropa.

Baca Juga: Klasemen MPL ID S18 Week 8: Bigetron Naik, RRQ Hoshi Terancam Gagal Playoff

Tim asuhan Cristian Chivu baru saja mengalahkan Parma dengan skor 3-0 di Serie A. Performa tersebut memperlihatkan bahwa Inter mampu menjaga konsistensi di kompetisi domestik. Namun, hasil di Liga Champions masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan.

Catatan Inter di kompetisi Eropa terbilang mengkhawatirkan. Nerazzurri menelan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir di Liga Champions.

Statistik itu menjadi pengingat bahwa performa apik di liga domestik belum cukup untuk menjamin hasil serupa saat menghadapi lawan-lawan Eropa.

Kekalahan dari Real Madrid pada laga pembuka pun belum sepenuhnya menghapus keyakinan Chivu terhadap timnya.

Pelatih Inter tersebut justru melihat keberanian dan karakter permainan yang ditunjukkan para pemain sebagai modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Saya senang dengan keberanian dan kepribadian yang kami tunjukkan,” kata Chivu setelah pertandingan melawan Real Madrid, seperti dikutip dari situs resmi Inter.

Baca Juga: Red Sparks Kalah dari Pink Spiders di KOVO Cup 2026, Sempat Unggul di Set Pertama

Chivu juga menilai timnya perlu mempertahankan kepercayaan terhadap permainan yang sedang dibangun. Baginya, penampilan menghadapi Madrid tetap memberikan sisi positif meski Inter gagal mengamankan hasil.

Menghadapi Club Brugge, tantangan Inter bukan hanya meraih tiga poin, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu memperbaiki performa di kompetisi Eropa.

Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kesempatan bagi Nerazzurri untuk mengubah tekanan menjadi dorongan meraih kemenangan.

Meski demikian, Club Brugge bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Wakil Belgia tersebut datang dengan kepercayaan diri setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun di kompetisi domestik.

Dalam rangkaian kemenangan tersebut, Club Brugge mencetak total 10 gol saat menghadapi Genk, Antwerp, dan La Louviere. Produktivitas itu menjadi modal bagi tim asuhan Ivan Leko untuk menghadapi Inter di San Siro.

Baca Juga: Bukan karena Performa, Ini Alasan Shin Tae-yong Cadangkan Rizky Ridho saat Persija Lawan PSIM

Namun, performa di kandang lawan masih menjadi tantangan tersendiri. Club Brugge hanya mencatatkan satu kemenangan dari sembilan lawatan terakhir ke Italia.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa pertandingan di markas Inter berpotensi menjadi ujian berat bagi tim tamu.

Leko sebelumnya menekankan pentingnya mengumpulkan poin pada fase awal musim. Menurut dia, hasil pada periode Oktober dan November dapat menentukan peluang tim untuk bersaing memperebutkan gelar.

“Pada Oktober dan November, kami bisa menempatkan diri dalam posisi untuk memenangi trofi,” ujar Leko, seperti dikutip Circus Daily.

Dia juga mengingatkan bahwa Club Brugge harus mampu mengamankan poin di Liga Champions jika ingin mencapai target yang telah ditetapkan.

Karena itu, laga melawan Inter menjadi kesempatan penting bagi wakil Belgia tersebut untuk memperbaiki posisi setelah kekalahan pada pertandingan pertama.

Baca Juga: Igor Tolic Bangga dengan Mentalitas Persib Bandung Usai Imbang Lawan Dewa United

Pertemuan ini mempertemukan dua tim dengan modal yang berbeda. Inter memiliki performa domestik yang cukup meyakinkan, tetapi perlu membenahi hasil di Eropa.

Sementara itu, Club Brugge datang dengan tren kemenangan di kompetisi domestik, meski catatan tandang mereka ke Italia belum terlalu menjanjikan.

Dari sisi komposisi pemain, Inter diperkirakan mengandalkan J. Martinez di bawah mistar gawang. Lini belakang berpotensi diisi Bisseck, Akanji, dan Bastoni.

Di sektor tengah, Diouf, Barella, Stankovic, Zielinski, dan Dimarco diprediksi menjadi pilihan. Sementara itu, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez berpeluang menjadi duet di lini depan.

Adapun Club Brugge diperkirakan menurunkan Sommer sebagai penjaga gawang. Barisan pertahanan berpotensi diisi Sabbe, Mechele, Lee, dan Seys.

Di lini tengah, Potts dan Vanaken diprediksi mengisi posisi utama. Sementara itu, Forbs, Vetlesen, dan Vergili berpeluang mendukung Tresoldi sebagai ujung tombak.

Susunan tersebut masih berupa prediksi dan dapat berubah sesuai keputusan pelatih menjelang pertandingan.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Cristian Chivu Ivan Leko liga champions Inter Milan Club Brugge