RADARSITUBONDO.ID - Mariano Peralta menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan Persib Bandung atas Cong Viettel FC pada matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Pemain asal Argentina tersebut mencetak gol tunggal melalui titik penalti sekaligus terpilih sebagai Player of the Match dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10).
Gol Peralta pada menit ke-45 memastikan Persib menang dengan skor 1-0. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Pangeran Biru di fase grup kompetisi Asia musim ini.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi 15–18 Oktober 2026, Ini Wilayah Terdampak
Bagi Peralta, kemenangan tersebut bukan semata-mata hasil dari gol yang dicetaknya. Dia menilai kedisiplinan seluruh pemain dalam menjalankan rencana permainan menjadi salah satu faktor penting yang membuat Persib mampu mengamankan tiga poin.
Menurutnya, persiapan yang dilakukan bersama tim pelatih dapat diterapkan dengan baik selama pertandingan. Persib mampu menjaga organisasi permainan ketika menghadapi tekanan dari lawan hingga pertandingan berakhir.
"Kami menampilkan permainan yang luar biasa hari ini. Rencana permainan berjalan sesuai dengan apa yang kami persiapkan dalam latihan kemarin," ujar Peralta dikutip dari laman tim.
Keberhasilan menjalankan instruksi pelatih menjadi modal penting bagi Persib untuk menghadapi persaingan di Grup E. Apalagi, pertandingan kompetisi Asia menuntut konsentrasi dan kedisiplinan tinggi agar tim tidak kehilangan keunggulan yang sudah didapatkan.
Kemenangan atas Cong Viettel juga memperlihatkan pentingnya kontribusi setiap pemain dalam menjalankan strategi tim. Meski Peralta mencetak gol penentu, hasil positif tersebut tetap ditopang kerja sama pemain di berbagai sektor permainan.
Di sisi lain, Peralta menyadari Persib masih harus menghadapi tantangan berupa jadwal pertandingan yang padat. Jeda antarlaga yang relatif singkat membuat para pemain dituntut menjaga kondisi fisik sekaligus kesiapan mental.
Situasi tersebut menjadi bagian dari konsekuensi bermain bersama klub yang tampil di beberapa kompetisi. Pemain harus mampu menjaga konsistensi meski waktu pemulihan di antara pertandingan terbatas.
Baca Juga: Kode Redeem Free Fire 15 Oktober 2026, Survivors Bisa Klaim Skin hingga Voucher
Namun, Peralta mengaku sudah memahami kondisi tersebut sejak memutuskan bergabung dengan Persib. Dia tidak menjadikan padatnya jadwal sebagai alasan untuk mengurangi kontribusinya bagi tim.
"Saat memutuskan bergabung dengan klub ini, saya sudah tahu bagaimana jadwalnya. Saya tahu kami harus bermain setiap tiga hari dan saya menerima tantangan itu. Saya sangat senang berada di sini dan yakin bisa memberikan yang terbaik untuk membantu tim," katanya.
Selain mencetak gol penentu, Peralta juga menunjukkan fleksibilitas dalam menjalankan peran di lini serang. Ketika menghadapi Cong Viettel, dia dipercaya bermain sebagai penyerang tengah, posisi yang berbeda dari perannya sebagai pemain sayap.
Perubahan posisi tersebut tidak menjadi persoalan bagi pemain asal Argentina itu. Dia menegaskan kesiapannya untuk mengikuti kebutuhan taktik yang diterapkan tim pelatih.
Bagi Peralta, kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi salah satu cara untuk memberikan kontribusi maksimal. Dia tidak hanya berfokus pada peran tertentu, tetapi juga berupaya menjalankan instruksi pelatih sesuai kebutuhan pertandingan.
"Seperti yang pernah saya katakan, saya bisa bermain di beberapa posisi di lini serang. Saya siap untuk pelatih dan siap bermain di posisi mana pun yang dibutuhkan," ucapnya.
Baca Juga: Tiga Hari Ratusan Guru, Pengasuh Pesantren dan Penyuluh Agama di Situbondo Dilatih Jadi Fasilitator
Fleksibilitas tersebut memberikan pilihan tambahan bagi Persib dalam mengatur komposisi lini depan.
Dengan jadwal kompetisi yang padat, kemampuan pemain menjalankan lebih dari satu peran dapat membantu tim menyesuaikan strategi menghadapi lawan yang berbeda.
Kemenangan atas Cong Viettel membuat Persib mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memimpin klasemen sementara Grup E ACL Two 2026/2027.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Pangeran Biru untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.
Meski demikian, Persib masih harus menjaga konsistensi sepanjang fase grup. Persaingan di kompetisi Asia menuntut tim untuk terus mengumpulkan poin sekaligus mempertahankan performa dalam setiap pertandingan.
Peralta berharap bisa terus memberikan kontribusi positif bagi Persib, baik melalui gol maupun peran lain di lini serang.
Dia juga menegaskan kesiapannya menjalankan setiap tugas yang diberikan pelatih demi membantu tim mempertahankan momentum kemenangan.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber