RADARSITUBONDO.ID - Smartphone yang tiba-tiba berjalan sangat lambat bisa bikin kesal. Namun, jangan langsung menyalahkan ruang penyimpanan yang penuh atau aplikasi yang berat.
Soalnya, ponsel yang diretas juga bisa menunjukkan tanda-tanda yang sama. Lalu, bagaimana cara membedakannya?
Baca Juga: Demokrat Bergerak, Optimistis Kembali Berjaya
HP yang lambat karena alasan biasa biasanya terjadi saat kita menjalankan aplikasi berat seperti permainan atau nonton film yang panjang.
Berbeda dengan HP yang diretas, ponsel itu akan terasa lamban meskipun masih ada ruang penyimpanan yang cukup dan tidak banyak aplikasi yang dibuka.
Baca Juga: Mengapa Musim Hujan 2025 Berlangsung Lebih Panjang? BMKG Ungkap Penyebabnya
Perbedaan besar lainnya ada di suhu ponsel. Jika HP diretas, ponsel akan terasa panas bahkan saat kita menjalankan aplikasi yang ringan atau saat tidak digunakan sama sekali, karena perangkat lunak jahat terus aktif di belakang layar.
Baterai yang cepat habis meskipun tidak digunakan secara berat juga bisa jadi tanda ada aplikasi penyadap yang berjalan dengan diam-diam. Untuk memastikan ini, kita bisa mengecek penggunaan RAM lewat menu Pengaturan.
Di Android, buka Pengaturan lalu ke Aplikasi, kemudian Menjalankan. Sedangkan di iOS, masuk ke Pengaturan, lalu Umum, dan Penyimpanan iPhone.
Baca Juga: Kapan Puncak Musim Hujan 2025 di Indonesia? Prediksi BMKG
Tanda spesifik lainnya adalah munculnya iklan pop-up yang mengganggu dan tidak biasa, lonjakan signifikan dalam penggunaan data internet, serta keberadaan aplikasi asing yang tidak pernah kita pasang.
HP yang diretas sering menunjukkan perilaku aneh seperti layarnya menyala sendiri, aplikasi terbuka tanpa kita sentuh, atau mendapat pesan teks yang mencurigakan.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Begini Cara Memilih Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif Anak
Jika kita menemukan beberapa tanda tersebut bersamaan, sebaiknya segera aktifkan mode pesawat untuk memutuskan koneksi jaringan.
Periksa dan hapus aplikasi yang mencurigakan, atau lakukan reset pabrik sebagai langkah terakhir. Pastikan hanya mendownload aplikasi dari sumber resmi seperti Play Store atau App Store untuk mencegahnya diretas di kemudian hari.
Editor : Ali Sodiqin