Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

CSR Paiton Energy Dipersiapkan untuk Terwujudnya Penggunaan EBT

Iwan Feriyanto • Senin, 16 Desember 2024 | 03:22 WIB
BERBASIS PANEL SURYA: Direktur
BERBASIS PANEL SURYA: Direktur

RadarSitubondo.id - Sejumlah wartawan di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo mengikuti Journalist Visit yang digelar oleh Paiton Energy selama empat hari di Jakarta, 8 – 11 Desember 2024. Selain berkunjung ke sejumlah tempat yang menjadi sasaran Paiton Energy menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR), rombongan juga diberi kesempatan menjajal moda transportasi publik modern yang digerakkan oleh listrik, seperti MRT, LRT maupun kereta cepat ‘Whuuush’.

“Iya, mumpung ada di Jakarta (moda transportasi publik modern) harus dicoba semua, bahwa ke depan ketergantungan terhadap energi listrik semakin besar,” kata Bambang Jiwantoro, Head of External Relation Paiton Energy saat bertemu dengan rombongan Jurnalist di Kantor Paiton Energy Pusat, 09 Desember 2024. 

Kita pun mencobanya. Keberadaan MRT maupun LRT memang mampu menjadi solusi transportasi di ibu kota dan sekitarnya, memindahkan banyak orang dalam kota atau lintas kota yang berdekatan dengan waktu yang relatif singkat dan biaya terjangkau. Kereta cepat ‘Whuush’ lebih gila lagi dalam melipat jarak. Perjalanan Jakarta - Bandung yang biasanya dengan mobil harus ditempuh sekitar tiga jam (jika tidak macet), dengan whussh hanya 20 – 30 menit. 

Bambang menegaskan, pembangunan energi baru dan terbarukan (EBT) seperti angin dan tenaga surya ke depan semakin dibutuhkan. Ini karena persediaan energi fosil, seperti minyak bumi dan batu bara semakin lama semakin menipis. Selain itu, juga untuk mengurangi emisi karbon.

Sebab itulah, lanjut pria yang akrab disapa BJ ini, Paiton Energy berupaya menyalurkan CSR untuk mewujudkan kepentingan tersebut. Misalnya CSR yang diberikan kepada SMK 54 Jakarta. Di lembaga pendidikan yang ada di Jalan Bendungan Jago, Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat ini dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PTLS) Atap. 

Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan sekolah. Dengan panel surya yang mampu menghasilkan daya listrik hingga 8 ribu watt sekolah mampu menghemat cukup signifikan pengeluaran tagihan listrik setiap bulannya. SMK 54 Jakarta biasanya membayar tagihan listrik Rp 15 juta. Namun dengan adanya PTLS Atap berkurang menjadi Rp 12-13 juta.

“Tujuan utamanya sebenarnya bukan hemat bayar listrik. Tapi bagaimana sejak dini mengedukasi siswa tentang pentingnya energi baru dan terbarukan (EBT) dan mulai saat ini mempersiapkan transisi energi. Siapa yang akan mengoperasikan ? ya…siswa SMKN 54 ini, salah satunya. Karena sejak dini mereka sudah memiliki kesadaran untuk terlibat dalam mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi karbon,” terang BJ saat memberikan sambutan di SMKN 54.

BJ juga menyebutkan, PLTS Atap di SMKN 54 Jakarta sudah terbukti bisa mendukung program pembentukan sekolah Net Zero Carbon. Ini dalam rangka Jakarta mencapai target Kota Nol Emisi Karbon (Net Zero Emission) pada 2050.

Dalam tiap bulannya, PLTS Atap SMKN 54 mampu mereduksi emisi CO2 sebesar 0,68 ton atau setara dengan menanam satu pohon. “CSR PLTS Atap ini juga kita kembangkan di SMKN 70,” imbuh BJ.

Kepala SMKN 54 Jakarta, Hamidah Nasir menyebutkan CSR PT Paiton Energy dilaunching sejak 21 Mei 2024. Program dengan benang merah “solar school” tersebut diakui telah memacu semangat guru dan murid SMKN 54 untuk berinovasi dalam hal renewable energy. Khususnya solar cell yang memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi. “Sampai terbentuk Sanggar Konversi Energi (Sanggar Sinergi) di SMKN 54,” imbuhnya.

Saat ini, guru dan siswa yang tergabung di dalamnya telah mampu berinovasi menciptakan sejumlah peralatan dengan tenaga sinar matahari. Temuan tersebut juga sudah meraih beberapa nomor bergengsi dalam perlombaan di Jakarta. Salah satunya Juara 1 Jakarta Innovation Award 2024 Bappeda Provinsi DKI Jakarta.

“Peralatan-peralatan ini sudah dipatenkan juga. Meski belum diproduksi masal, kita siap menerima pesanan masyarakat umum jika ada yang membutuhkan karena peralatan-peralatan ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat,” imbuh Hamidah. Peralatan-peralatan inovatif tersebut sudah mengantongi hak cipta dengan nomor 000625267 dan judul ciptaan: GENSO GENset SOlar Panel.

RAMAH LINGKUNGAN: Selain kepada beberapa lembaga pendidikan di Jakarta, Paiton Energi juga menyalurkan CSR kepada TMS Ragunan, dalam pemanfaatan peralatan berbasis energi matahari.
RAMAH LINGKUNGAN: Selain kepada beberapa lembaga pendidikan di Jakarta, Paiton Energi juga menyalurkan CSR kepada TMS Ragunan, dalam pemanfaatan peralatan berbasis energi matahari.

Direktur Sinergi SMKN 54 Jakarta Mohamad Wafirul Hadi menyebutkan, setidaknya sudah ada delapan peralatan inovatif berbasis panel surya yang telah dilahirkan do Sanggar Konversi Energi SMKN 54 Jakarta.

Di antaranya Genso Genset. Ini genset solar panel (genso) berbentuk koper dan portable. Panel solar cell bisa dibuka-tutup, gampang dipindah-pindah tempat karena berkaki-roda. Alat ini mampu menghasilkan daya listrik hingga 1.000 watt, dan disimpan dalam baterai lithium berkapasitas 1.200 mAh.

Ada juga generator dari teknologi panel surya untuk UMKM dan stasiun pengisian kendaraan listrik yang diberi nama Genso SPKLS. Mampu menghasilkan daya listrik hingga 2.000 watt, disimpan dalam baterai berkapasitas 2.400 mAh.

Sinergi juga menciptakan alat pendeteksi banjir yang disebutnya Teksiban. Dengan menggunakan daya yang dihasilkan panel surya, alat ini bekerja memberi tanda potensi terjadi banjir berupa sirine.

Selain itu ada juga, Sitrosen atau Antrasit Reverse Osmossis Berbasis Solar Cell. Alat ini mendestilasi air payau menjadi air bersih/tawar.

Selain kepada beberapa lembaga pendidikan di Jakarta, Paiton Energi juga menyalurkan CSR kepada Taman Marga Satwa (TMS) Ragunan, juga dalam pemanfaatan peralatan berbasis energi matahari. (jhon/pri)

Editor : Edy Supriyono
#ebt #CSR (corporate social responsibility) #paiton energy