RADARSITUBONDO.ID - Setelah enam tahun, GoPro merilis GoPro MAX2 sebagai penerus MAX. MAX2 memiliki peningkatan signifikan sebagai kamera 360 derajat. Namun, kamera ini juga memiliki keterbatasan.
Baca Juga: Meriah! SMKN 1 Panji Rayakan HUT ke-60 dengan Karya, Kreativitas, dan Prestasi Siswa
Kelebihan Utama GoPro MAX2
Kualitas Video 8K
MAX2 dapat merekam video dalam 8K dengan sensor baru yang menghasilkan footage berkualitas tinggi. Fitur ini ideal bagi content creator yang memerlukan kualitas visual terbaik.
Dukungan Video 10-bit dan GP-Log
MAX2 mendukung perekaman video 10-bit, memberikan fleksibilitas dalam editing warna. Pengguna juga dapat menggunakan GP-Log untuk meningkatkan dynamic range selama post-processing. GoPro menyediakan plugin untuk DaVinci Resolve untuk kemudahan editing.
Baca Juga: DPRD Situbondo Sepakat Pailitkan PT PMMP, Upah Eks Karyawan Hampir Rp10 Miliar Belum Dibayar!
Desain yang Lebih Praktis
MAX2 memiliki desain kompak dengan perbaikan ergonomis. Kamera ini menawarkan berbagai mounting options dan tetap portabel, cocok untuk aktivitas outdoor.
Teknologi Reframing yang Canggih
Fitur reframing MAX2 didukung oleh AI, memungkinkan ekstraksi footage konvensional dari rekaman 360 derajat. Ini mempercepat workflow editing bagi content creator.
Stabilisasi HyperSmooth yang Ditingkatkan
MAX2 dilengkapi sistem stabilisasi HyperSmooth yang menghasilkan footage stabil dalam kondisi ekstrem. Stabilisasi optimal dalam mode 360 derajat maupun single lens.
Fitur Audio Surround yang Immersive
Kamera ini memiliki enam mikrofon untuk menghasilkan audio surround untuk video 360 derajat, menjadikannya cocok untuk vlogging dan dokumentasi profesional.
Baca Juga: Monster Baterai Terbaru! Oppo Find X9 Hadirkan Daya Tahan Ultra dengan Trinity Engine
Keterbatasan GoPro MAX2
Performa Low Light yang Terbatas
Meskipun sensor ditingkatkan, MAX2 masih kurang optimal dalam low light jika dibandingkan dengan kompetitor seperti DJI OSMO 360 dan Insta360 X5.
Masalah Overheating
Perekaman 8K dapat menyebabkan overheating pada penggunaan yang lama, membatasi durasi perekaman terutama dalam suhu panas.
Baca Juga: Vivo X300 Series 2025: Prediksi Harga dan Spesifikasi Lengkap untuk Pasar Indonesia
Keterbatasan Battery Life
Meski ada peningkatan baterai, perekaman 8K mengonsumsi banyak daya. Pengguna perlu menyiapkan baterai cadangan untuk sesi panjang.
Kompleksitas Software Desktop
Aplikasi desktop GoPro untuk editing footage 360 derajat memiliki learning curve yang curam. Software ini mungkin terasa overwhelming bagi pemula.
Baca Juga: Rilis Oppo Find X9 untuk Pasar Indonesia: Kapan & Seberapa Cepat?
Harga Premium
MAX2 adalah produk premium dengan harga tinggi, menjadikannya tidak terjangkau bagi pengguna biasa atau content creator dengan anggaran terbatas. Pengguna dengan langganan GoPro dapat membeli dengan harga khusus yang lebih murah.
GoPro MAX2 adalah upgrade signifikan dari pendahulunya, menawarkan teknologi 8K sejati dan fitur canggih yang cocok untuk content creator profesional.
Meski memiliki keterbatasan dalam performa low light dan daya tahan baterai, kelebihannya tetap menjadikannya pilihan menarik dalam kategori kamera 360 derajat.
Untuk pengguna yang butuh kualitas video terbaik dan fitur canggih untuk produksi konten profesional, MAX2 adalah investasi yang tepat.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin