RADARSITUBONDO.ID - Pada perayaan ulang tahun yang ke-16, Muslim Pro, aplikasi teknologi keagamaan terkemuka di dunia, meluncurkan program baru yang disebut Harapan untuk Palestina.
Program ini dibuat untuk mengubah setiap kegiatan ibadah digital pengguna menjadi bantuan nyata bagi orang-orang Palestina yang membutuhkan.
Baca Juga: Dua Nasabah Bank Jatim Situbondo Raih Rp150 Juta dari Undian Simpeda, Begini Keseruannya!
Kampanye Harapan untuk Palestina menghubungkan kegiatan spiritual sehari-hari dengan dukungan nyata melalui cara yang sederhana tetapi penuh makna.
Setiap pengguna dapat mengumpulkan bintang dengan menyelesaikan berbagai tugas ibadah di aplikasi, seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, menulis jurnal spiritual, hingga menonton siaran langsung kajian Islam.
Bintang-bintang yang dikumpulkan kemudian akan diubah menjadi paket kebutuhan dasar untuk 1,45 juta keluarga di Palestina.
Baca Juga: Pelajaran Dari Pasangan Handler, Bagaimana Ruth & Elliot Mengubah Mainan Jadi Ikon Global
Jakarta dipilih sebagai tempat peluncuran karena Indonesia memiliki pengguna paling aktif di Muslim Pro di seluruh dunia.
Dengan lebih dari 180 juta unduhan, Indonesia selalu berada di urutan teratas dalam jumlah pengguna. Nafees Khundker, CEO Bitsmedia Pte Ltd, menjelaskan bahwa komitmen platform ini untuk menghubungkan umat Islam dan kreativitas Indonesia dalam berbagai kontes digital membuat Indonesia menjadi tempat yang ideal untuk mewujudkan visi kemanusiaan ini.
Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Ruth & Elliot, Sang Pencipta Barbie dan Hot Wheels
Program Harapan untuk Palestina menunjukkan betapa teknologi dapat menjadi cara untuk membawa perubahan sosial yang positif.
Dengan menghubungkan dedikasi spiritual pengguna terhadap dampak sosial yang nyata, platform ini menciptakan lingkungan di mana setiap doa, zikir, dan refleksi spiritual dapat membantu meningkatkan kehidupan saudara-saudara kita di Palestina.
Inisiatif ini sejalan dengan tradisi panjang Muslim Pro dalam meningkatkan ibadah pengguna melalui teknologi. Dukungan yang terus-menerus dari komunitas Muslim di Indonesia menunjukkan bagaimana platform teknologi keagamaan dapat menjadi kekuatan yang memperkuat hubungan antar umat Islam di berbagai negara serta mewujudkan kepedulian sosial yang nyata.
Editor : Ali Sodiqin