RADARSITUBONDO.ID - Vivo baru saja meluncurkan Pad 5e, tablet terbaru mereka yang memiliki spesifikasi bagus tetapi harganya lebih murah.
Tablet ini menjadi pilihan yang lebih terjangkau dibandingkan dengan Vivo Pad 5 dan Vivo Pad 5 Pro yang sudah ada sebelumnya.
Baca Juga: Stop Tebak-tebakan! Ini Cara Profesional Kalibrasi TV dengan Color Bars
Vivo Pad 5e memiliki chipset Snapdragon 8s Gen 3, yaitu prosesor yang cukup kuat untuk tablet di kelas menengah. Tablet ini mendukung memori dengan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 sebanyak 512GB, memastikan kamu bisa melakukan banyak tugas sekaligus tanpa masalah. Spesifikasi ini memberikan performa yang baik untuk bekerja dan bermain game santai.
Tablet ini memberikan pengalaman visual yang keren dengan layar 12,1 inci yang memiliki resolusi 1.968 x 2.800 piksel dan refresh rate 144Hz dengan aspek rasio 7.1:5.
Desain layarnya yang agak kotak memberikan lebih banyak ruang untuk multitasking dan menjelajahi konten. Ketajaman serta kecepatan layar sangat cocok untuk para pembuat konten dan pengguna yang produktif.
Baca Juga: Mengapa Garis-Garis Warna di TV Penting? Rahasia di Balik Test Pattern Penyiaran
Vivo Pad 5e memiliki baterai 10.000mAh dan pengisian cepat 44W, sehingga bisa digunakan sepanjang hari dan mengisi ulang dengan cepat. Daya tahan baterai yang besar ini menjadi keunggulan bagi mereka yang aktif dan butuh mobilitas tinggi.
Tablet ini memiliki desain ramping dengan berat 584 gram dan ketebalan 6,62mm. Vivo juga menyediakan berbagai aksesori seperti vivo Pencil3 dan Smart Touch Keyboard 5 untuk meningkatkan produktivitas saat dibawa bepergian.
Vivo Pad 5e dijual mulai dari 1.999 yuan (sekitar Rp4,6 juta) untuk versi 8GB/128GB, sedangkan versi 16GB/512GB dibanderol dengan harga 2.999 yuan (sekitar Rp6,9 juta).
Saat ini, tablet ini hanya bisa ditemukan di pasar China. Dengan harga yang bersaing dan spesifikasi yang baik, Vivo Pad 5e memberikan nilai yang bagus untuk pengguna yang mencari tablet yang produktif dengan kinerja handal tanpa menghabiskan banyak uang.
Editor : Ali Sodiqin