RADARSITUBONDO.ID - Platform desain yang terkenal, Canva, baru saja mengumumkan perubahan besar pada 31 Oktober 2025 dini hari WIB dengan meluncurkan Sistem Operasi Kreatif.
Ini bukan hanya pembaruan biasa, tetapi sebuah perubahan besar yang menggabungkan kecerdasan buatan di seluruh proses kreatif.
Canva memperkenalkan Model Desain Canva, yang merupakan model AI pertama di dunia yang benar-benar memahami detail desain dengan baik.
Berbeda dari model tradisional yang hanya menghasilkan gambar datar, teknologi Omni LLM dari Canva dapat membuat konten berlapis yang setiap lapisannya bisa diedit terpisah.
Sistem ini dibuat untuk memahami cara desain bekerja, mengatur layout, dan menghasilkan konten yang bisa disesuaikan sepenuhnya hanya dalam beberapa detik.
Baca Juga: Macet Bikin Emosi? Ini Cara Ampuh Mengubah Bad Mood Jadi Good Vibes!
Video 2.0 menjadi salah satu fitur unggulan dengan editor video yang dibuat ulang dari awal. Fitur Magic Video memungkinkan pengguna membuat video profesional hanya dengan satu instruksi.
Timeline yang baru membuat proses memotong, menyinkronkan, dan menambahkan footage menjadi sangat mudah, sementara AI membantu otomatisasi editing dan efek visual.
Baca Juga: Anti Emosi di Kemacetan! Panduan Praktis Menjaga Suasana Hati dengan Musik dan Pikiran Positif
Desain Email menjadi fitur yang paling dinantikan, memungkinkan tim pemasaran untuk membuat email branding langsung di platform yang sama tempat mereka membuat konten lainnya.
Desain bisa diekspor menjadi file HTML untuk digunakan di berbagai platform pemasaran email. Selain itu, Forms memperkenalkan alat untuk membuat formulir interaktif yang terintegrasi dalam desain dengan sangat baik.
Dengan 260 juta pengguna aktif setiap bulan dan nilai perusahaan $42 miliar, Canva kini melayani 95% perusahaan Fortune 500 termasuk Stripe, LinkedIn, dan Snowflake.
CEO Melanie Perkins mengatakan bahwa dunia sedang beralih dari Era Informasi ke Era Imajinasi, di mana kreativitas menjadi sangat penting, dan Sistem Operasi Kreatif dibuat untuk memberdayakan komunitas global dalam era baru ini.
Editor : Ali Sodiqin