RADARSITUBONDO.ID - Telkomsel bersama OpenAI resmi meluncurkan inovasi baru di dunia telekomunikasi Indonesia dengan Paket Promo Bundling Telkomsel x ChatGPT Go.
Kerja sama yang penting ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang menawarkan layanan kecerdasan buatan dengan harga yang terjangkau.
Acara peluncuran yang diadakan pada hari Sabtu, 1 November 2025 di Jakarta Convention Center, memberikan kesempatan khusus bagi pelanggan untuk menikmati teknologi AI canggih hanya dengan investasi mulai dari Rp 50.000.
Baca Juga: Demokrat Bergerak, Optimistis Kembali Berjaya
Derrick Heng, yang merupakan Direktur Pemasaran Telkomsel, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjadi penyedia gaya hidup digital.
Dia menyatakan bahwa paket ini dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan semua orang di Indonesia yang ingin menggunakan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Baca Juga: Kapan Puncak Musim Hujan 2025 di Indonesia? Prediksi BMKG
Paket bundling ini memberikan banyak keuntungan menarik untuk pelanggan Simpati (pra-bayar) dan Halo (pasca-bayar). Setiap pembelian akan mendapatkan kuota data sebesar 3 GB yang bisa digunakan untuk mengakses aplikasi ChatGPT, langganan ChatGPT Go selama dua bulan, serta pilihan tambahan paket data internet hingga 100 GB.
ChatGPT Go menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi gratis. Pengguna dapat mengirim pesan dengan model GPT-5 hingga 10 kali lebih banyak, kapasitas untuk membuat gambar dan mengunggah file juga meningkat sepuluh kali lipat, dan memori untuk percakapan menjadi dua kali lebih panjang sehingga bisa memberikan respons yang lebih pribadi dan sesuai konteks.
Baca Juga: Waspada! Puncak Musim Hujan 2025 Berlangsung 4 Bulan, Ini Persiapan Penting untuk Rumah
Selain dapat membeli langsung lewat aplikasi MyTelkomsel atau dengan menekan 363, pelanggan juga bisa mendapatkan akses ChatGPT Go dengan menukarkan 1.000 Telkomsel Poin atau memilihnya sebagai manfaat gaya hidup digital lainnya. Promo ini akan berlangsung hingga 30 April 2026 dan kuotanya terbatas.
Editor : Ali Sodiqin