RADARSITUBONDO.ID - Bank Indonesia telah resmi memperkenalkan sistem pembayaran terbaru yang disebut QRIS Tap pada 14 Maret 2025.
Dengan memakai teknologi Near Field Communication (NFC), fitur ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi hanya dengan menyentuhkan ponsel ke alat pembaca, tanpa perlu memindai kode QR seperti yang dilakukan sebelumnya. Tapi, layanan baru ini hanya bisa digunakan di perangkat Android.
Baca Juga: Cara Mudah Cetak Kartu Keluarga Pakai Aplikasi, File PDF Langsung ke Email
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, mengatakan bahwa keterbatasan ini ada karena perbedaan aturan dari masing-masing sistem operasi.
Android memiliki akses yang lebih luas untuk semua merek ponsel dan jenis transaksi. Di sisi lain, Apple menerapkan peraturan ketat mengenai akses NFC pada produk mereka, sehingga teknologi ini hanya bisa dipakai untuk Apple Pay.
Baca Juga: Marseille Takluk di Kandang Sendiri, Atalanta Raih Kemenangan Perdana UCL 2025/26
Walaupun iPhone sudah dilengkapi dengan teknologi NFC, Apple membatasi penggunaannya hanya untuk aplikasi yang dibuat sendiri, termasuk sistem pembayaran seperti QRIS Tap.
Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Himawan Kusprianto, menjelaskan bahwa mereka belum berdiskusi dengan Apple Indonesia.
Baca Juga: BMKG Umumkan La Nina Lemah Melanda Indonesia Hingga Awal 2026
"Sejauh ini kita belum berbicara dengan Apple, jadi kita baru mau mencoba," kata Himawan pada 24 Oktober 2025 di Bukittinggi.
BI berencana untuk mulai berkomunikasi dengan Apple Indonesia untuk melihat kemungkinan akses fitur NFC. Himawan yakin bahwa keberhasilan QRIS Tap bisa jadi motivasi bagi Apple untuk membuka akses tersebut, karena banyak pengguna di Indonesia yang memakai produk Apple.
Editor : Ali Sodiqin