RADARSITUBONDO.ID - Alphabet, perusahaan yang memiliki Google, saat ini sedang mencoba sesuatu yang baru dengan menggabungkan dua fitur kecerdasan buatan yaitu AI Overviews dan AI Mode dalam Google Search.
Dengan adanya penggabungan ini, pengguna bisa mencari informasi lebih dalam tanpa harus berpindah-pindah antara berbagai halaman.
Fitur Mode AI pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada bulan Mei kemarin, dan kemudian diperluas ke seluruh dunia pada bulan Agustus.
Sekarang, pengguna bisa langsung menggunakan Mode AI dari halaman hasil pencarian dengan mengklik tombol "mendalami" yang ada di bawah ringkasan Ikhtisar AI.
Baca Juga: Leeds United Pecundangi Chelsea 3-1, Keluar dari Zona Degradasi
Teknologi ini didukung oleh model Gemini 2.0 yang dirancang untuk bisa menjawab pertanyaan yang rumit dengan cara berpikir yang lebih baik.
Robby Stein, Wakil Presiden Produk Google, mengatakan bahwa inovasi ini membuat mereka lebih dekat untuk mencapai tujuan pencarian yang sempurna, yaitu menjawab semua pertanyaan, tidak peduli seberapa rumitnya.
Baca Juga: Gol Tunggal Daniel Muñoz Antar Crystal Palace Tundukkan Burnley di Pekan 14 Premier League
Yang menarik, Mode AI menghilangkan tampilan 10 tautan biru yang biasa dan menggantikannya dengan ringkasan yang lebih lengkap dengan link sumber. Pengguna juga bisa mengajukan pertanyaan lanjut melalui kolom percakapan yang mirip dengan chatbot.
Saat ini, fitur ini hanya bisa diakses oleh pelanggan Google One AI Premium yang membayar 19,99 dolar AS (sekitar Rp 300 ribu) setiap bulan.
Langkah ini dianggap sebagai reaksi Google terhadap persaingan yang ketat dengan OpenAI yang sudah menggabungkan pencarian web ke dalam ChatGPT sejak bulan Oktober yang lalu.
Editor : Ali Sodiqin