RADARSITUBONDO.ID - Apple berencana untuk menghilangkan slot kartu SIM fisik pada iPhone lipat pertama mereka, sepenuhnya beralih ke teknologi eSIM.
Informasi ini berasal dari seorang tipster asal China, Instant Digital, yang membagikannya di platform Weibo pada 5 Desember 2025.
Keputusan untuk hanya menggunakan eSIM ini sejalan dengan prediksi dari analis Ming-Chi Kuo dan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman.
Kuo berpendapat bahwa desain iPhone Fold yang sangat tipis tidak memberikan cukup ruang untuk slot SIM biasa yang memerlukan berbagai komponen seperti tray, sistem pengeluaran, dan perangkat keras pembaca kartu.
Baca Juga: Timnas Badminton Putri Indonesia Siap Hadapi Malaysia dalam Semifinal SEA Games
Diperkirakan iPhone Fold akan diluncurkan pada akhir 2026 atau awal 2027, dilengkapi dengan layar luar berukuran 5,5 inci dan desain model buku yang dapat dibuka hingga 7,8 inci, mirip dengan iPad mini.
Gurman menyebut perangkat ini sebagai pencapaian desain yang sangat ramping, serupa dengan dua iPhone Air titanium yang bersebelahan.
Penghapusan slot SIM memberikan kesempatan bagi Apple untuk memanfaatkan ruang internal untuk komponen penting seperti baterai dengan kapasitas 5. 400-5. 800mAh, mekanisme engsel yang lebih baik, dan teknologi layar yang tanpa lipatan yang menjadi keunggulan produk tersebut.
Perangkat ini juga dikabarkan akan dilengkapi dengan kamera 24 megapiksel di bawah layar dan chip A20 Pro yang dibuat dengan proses manufaktur 2nm dari TSMC.
Baca Juga: Runtuhkan Dominasi Verstappen, Lando Norris Raih Trofi Juara F1 Perdana
Namun, adopsi strategi eSIM-only ini bukan tanpa kesulitan. Di China, ada budaya jual beli perangkat yang cepat, sehingga perpindahan SIM fisik sangat dibutuhkan.
iPhone Air yang diperkenalkan tahun ini dan hanya menggunakan eSIM mengalami tantangan regulasi di China, yang membuat Apple harus bekerja sama dengan China Mobile, China Telecom, dan China Unicom, serta memerlukan pengaktifan yang masih harus dilakukan dengan mengunjungi toko operator.
Secara keseluruhan, infrastruktur eSIM di seluruh dunia kini semakin siap. Pada tahun 2025, 98% penyedia layanan seluler di dunia telah mendukung teknologi ini. eSIM menawarkan keunggulan dalam hal keamanan karena tidak dapat dilepas dari perangkat yang dicuri, serta memungkinkan pengguna untuk mengelola hingga delapan eSIM sekaligus, yang bermanfaat bagi mereka yang sering bepergian ke luar negeri.
Diperkirakan harga iPhone Fold akan berkisar antara $2.000-$2.500 di Amerika Serikat, menjadikannya iPhone termahal yang pernah diluncurkan oleh Apple. Target pengiriman untuk tahun pertama diharapkan berada di antara 7-9 juta unit.
Editor : Ali Sodiqin