Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Microsoft Blokir Akun Xbox Live Jeffrey Epstein Demi Lindungi Anak-Anak

Bayu Shaputra • Rabu, 4 Februari 2026 | 10:15 WIB
Jeffrey Epstein.
Jeffrey Epstein.

RADARSITUBONDO.ID - Dokumen terbaru yang dipublikasikan Departemen Kehakiman Amerika Serikat kembali menguak sisi lain dari kasus Jeffrey Epstein. Predator seksual anak yang namanya mendunia itu ternyata sempat memiliki akun Xbox Live sebelum akhirnya diblokir permanen oleh Microsoft pada 2013.

Berdasarkan korespondensi email dalam berkas Epstein, akun gim tersebut dibuat pada Oktober 2012 dengan alamat surel bertajuk “jeevacation”. Namun usia akun itu terbilang singkat, hanya bertahan sekitar 14 bulan sebelum dihentikan secara permanen.

Pemblokiran dilakukan melalui dua tahapan. Pada 19 Desember 2013, Microsoft mengirimkan peringatan pertama dengan alasan akun tersebut terlibat pelecehan, ancaman, serta penyalahgunaan terhadap pemain lain yang dinilai berat, berulang, dan berlebihan.

Email lanjutan kemudian memperjelas bahwa penutupan akun itu merupakan bagian dari kesepakatan antara Jaksa Agung New York dan Microsoft untuk menyingkirkan pelaku kejahatan seksual terdaftar dari layanan gim daring.

 Baca Juga: Putra Muammar Khadafi Tewas dalam Serangan Bersenjata

Sejak 2012, Microsoft diketahui menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan gim lain guna membatasi akses platform online bagi para pelaku kejahatan seksual yang telah terdaftar. Langkah ini diambil untuk menekan risiko terhadap pengguna lain, khususnya anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan.

Jeffrey Epstein sendiri telah tercatat sebagai pelaku kejahatan seksual sejak 2008, setelah menjalani hukuman 13 bulan penjara dalam kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.

Menanggapi temuan ini, Larry Hryb (mantan Direktur Senior Xbox Live yang dikenal sebagai Major Nelson) menegaskan bahwa timnya bekerja secara menyeluruh dalam menjaga keamanan platform.

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah Epstein benar-benar menggunakan akun tersebut untuk bermain gim atau justru dibuat atas nama orang lain. Namun satu hal dipastikan, Microsoft mengambil langkah cepat demi menjaga keamanan komunitas gaming mereka.

Editor : Ali Sodiqin
#Microsoft #Jeffrey Epstein #Xbox Live