RADARSITUBONDO.ID - Apple kembali menjadi sorotan menjelang awal 2026. Perusahaan teknologi asal Cupertino itu dikabarkan bakal memperkenalkan iPhone 17E pada Februari 2026. Menariknya, harga yang dipatok disebut tetap di angka 599 dolar AS atau sekitar Rp 9,5 juta, sama seperti iPhone 16E yang meluncur pada Februari 2025 lalu.
Dari sisi performa, iPhone 17E diprediksi mengusung chip A19 yang lebih efisien dibanding A18 pada generasi sebelumnya. Meski menggunakan versi underclocked dengan jumlah inti GPU lebih sedikit, performanya dinilai masih cukup andal untuk kebutuhan harian. Apple juga tetap membekali perangkat ini dengan RAM 8 GB demi menunjang multitasking yang lancar.
Secara desain, iPhone 17E tidak membawa perubahan drastis. Ponsel ini masih mempertahankan rangka aluminium dengan lapisan kaca serta layar OLED berukuran 6,1 inci. Sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 pun tetap hadir.
Namun, ada satu pembaruan penting yang disorot, yakni kemungkinan hilangnya notch yang digantikan dengan Dynamic Island, lengkap dengan bezel yang lebih tipis. Sayangnya, refresh rate layar masih mentok di 60 Hz tanpa dukungan ProMotion.
Untuk sektor kamera, Apple tampaknya masih bermain aman. iPhone 17E disebut tetap mengandalkan satu kamera utama 48 MP di bagian belakang dengan fitur zoom digital 2X, serta kamera depan 12 MP. Model ini juga tidak kebagian peningkatan kamera depan Center Stage 18 MP yang hanya tersedia di jajaran flagship.
Baca Juga: Pemerintah Optimis Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,6 Persen
Pembaruan signifikan justru hadir pada fitur pendukung. Apple dikabarkan mengembalikan MagSafe yang sempat absen di iPhone 16E, lengkap dengan dukungan pengisian daya nirkabel hingga 15W.
Selain itu, iPhone 17E diperkirakan menggunakan modem C1X generasi terbaru yang menjanjikan koneksi 5G lebih stabil sekaligus lebih hemat daya. Kapasitas penyimpanan internal dasar pun naik menjadi 256 GB, dua kali lipat dibanding pendahulunya.
Secara keseluruhan, iPhone 17E diposisikan sebagai penyempurnaan dari iPhone 16E dengan memperbaiki sejumlah kekurangan penting tanpa menaikkan harga. Namun, bagi pengguna iPhone 16 versi reguler, peningkatan yang ditawarkan dinilai belum cukup signifikan untuk mendorong keputusan upgrade.
Editor : Ali Sodiqin