Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

CEO Take-Two Ungkap Alasan GTA 6 Tidak Gunakan AI Generatif

Bayu Shaputra • Minggu, 15 Februari 2026 | 21:05 WIB
Rockstar Games resmi mengumumkan pengunduran perilisan GTA 6 pada bulan November 2026 mendatang.
Rockstar Games resmi mengumumkan pengunduran perilisan GTA 6 pada bulan November 2026 mendatang.

RADARSITUBONDO.ID - Di saat industri gim global ramai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan, pengembang seri Grand Theft Auto justru mengambil langkah berbeda. Grand Theft Auto VI dipastikan tidak menggunakan AI generatif dalam proses pengembangannya.

AI generatif sendiri merupakan teknologi kecerdasan buatan yang mampu menciptakan konten baru seperti gambar, teks, suara, hingga model tiga dimensi secara otomatis berdasarkan pola data yang dipelajari.

Dalam industri gim, teknologi ini kerap dimanfaatkan untuk mempercepat pembuatan karakter, lingkungan, dialog non-playable character (NPC), bahkan membangun dunia prosedural seperti yang diterapkan dalam Minecraft.

 Baca Juga: Polisi Prancis Tembak Mati Pria yang Membawa Sajam di Arc de Triomphe

Namun, induk perusahaan Rockstar, Take-Two Interactive, menegaskan bahwa pendekatan tersebut tidak dipakai untuk GTA 6. CEO Take-Two, Strauss Zelnick, menyampaikan bahwa pengembangan game dilakukan sepenuhnya dengan pendekatan handcrafted atau dikerjakan langsung oleh tim kreatif manusia.

Menurut Zelnick, dunia dalam GTA 6 dibangun secara detail dan manual, mulai dari bangunan, jalan, hingga lingkungan sekitarnya. Proses produksi yang telah berlangsung sejak 2014 itu disebut bertujuan menjaga kualitas dan tingkat imersi agar tetap maksimal.

Meski mengakui AI generatif mampu mempercepat produksi konten, Zelnick meragukan teknologi tersebut bisa menggantikan esensi kreativitas manusia dalam menciptakan karya hiburan berskala besar. Bagi Rockstar, sentuhan kreator tetap menjadi fondasi utama dalam membangun pengalaman bermain yang autentik.

 Baca Juga: Trump Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah untuk Tingkatkan Tekanan pada Iran

Kendati demikian, Take-Two tidak sepenuhnya menolak kecerdasan buatan. Perusahaan tersebut tetap memanfaatkan AI untuk kebutuhan operasional, seperti efisiensi biaya, analisis data, pengujian gim, serta optimalisasi alur kerja internal melalui ratusan proyek percontohan.

Keputusan ini muncul di tengah perdebatan luas di industri kreatif mengenai dampak AI generatif, mulai dari potensi pengurangan tenaga kerja, kekhawatiran hilangnya orisinalitas, hingga persoalan hak cipta.

Sebagai informasi, GTA 6 dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk platform PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Rockstar tampaknya ingin membuktikan bahwa kualitas tertinggi tetap lahir dari visi dan kreativitas manusia, bukan sekadar kecepatan algoritma.

Editor : Ali Sodiqin
#AI generatif #Take Two #GTA VI