Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

HP Xiaomi Ini Resmi Berhenti di HyperOS 2, Tak Dapat HyperOS 3

Bayu Shaputra • Senin, 16 Februari 2026 - 18:00 WIB
Redmi Note 11 series.
Redmi Note 11 series.

RADARSITUBONDO.ID - Xiaomi resmi mengumumkan daftar perangkat yang tidak akan menerima pembaruan HyperOS 3 berbasis Android 15 dan Android 16. Kebijakan ini sekaligus menandai berakhirnya dukungan sistem operasi utama untuk sejumlah model yang sebelumnya menjadi tulang punggung penjualan di berbagai segmen.

Salah satu lini yang dipastikan tidak kebagian pembaruan adalah Xiaomi 11 Series. Seluruh variannya, termasuk Xiaomi 11 Lite 5G NE, telah mencapai akhir masa dukungan upgrade mayor. Padahal, saat dirilis, seri ini berstatus flagship dan memiliki basis pengguna besar di Indonesia.

Dari kelas menengah, Redmi Note 12 Series juga masuk daftar terdampak. Model seperti Redmi Note 12 5G, Redmi Note 12 Pro, hingga Redmi Note 12 Pro+ dipastikan tidak memperoleh HyperOS 3. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat seri tersebut masih tergolong populer dan banyak digunakan konsumen Tanah Air.

 Baca Juga: Imlek 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwal Libur dan Tradisinya

Tak hanya itu, lini POCO juga merasakan dampaknya. POCO M5 Series, POCO X5 Series, serta POCO F4 Series resmi tidak masuk daftar penerima HyperOS 3. Padahal, ketiga seri tersebut dikenal menawarkan performa kompetitif di kelasnya.

Bahkan perangkat tablet Xiaomi Pad 6 yang cukup diminati untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan juga dinyatakan tidak kompatibel dengan sistem terbaru.

Xiaomi menyebut keterbatasan performa hardware menjadi alasan utama, terutama untuk menjalankan antarmuka baru dengan konsep “liquid glass design” serta integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih kompleks.

 Baca Juga: Adab dan Doa Saat Berziarah ke Makam dalam Islam

Perusahaan menjelaskan, HyperOS 3 dirancang dengan kebutuhan spesifikasi lebih tinggi. Perangkat dengan chipset generasi lama atau NPU terbatas dinilai tidak mampu menjalankan fitur AI real-time, animasi dinamis, hingga sistem notifikasi interaktif secara optimal.

Jika dipaksakan, pembaruan justru berpotensi menurunkan performa, membuat baterai lebih boros, hingga memicu bug sistem. 

Meski tak lagi menerima pembaruan sistem operasi utama, perangkat-perangkat tersebut tetap mendapatkan update keamanan dalam periode tertentu dan masih layak digunakan untuk aktivitas harian.

Namun, bagi pengguna yang ingin merasakan seluruh fitur HyperOS 3, opsi yang tersedia adalah beralih ke perangkat baru yang masuk daftar eligible.

Editor : Ali Sodiqin
#HyperOS 3 #Xiaomi