RADARSITUBONDO.ID - Platform berbagi video YouTube dilaporkan mengalami gangguan layanan secara masif pada Rabu pagi (18/2) WIB. Insiden ini berdampak pada ratusan ribu pengguna di berbagai negara dan memicu keluhan luas di media sosial.
Gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 07.45 WIB. Situs pemantau gangguan, Downdetector, mencatat lonjakan signifikan laporan dari pengguna. Dalam waktu singkat, tercatat lebih dari 280.000 laporan gangguan di Amerika Serikat dan sekitar 30.000 laporan dari Inggris.
Baca Juga: Bukan Sekadar Buah, Ini 7 Makna Jeruk Mandarin Saat Imlek
Sejumlah pengguna mengeluhkan tidak dapat mengakses halaman beranda maupun feed langganan. Pada aplikasi mobile, muncul pesan kesalahan bertuliskan “something went wrong”. Tak hanya itu, fitur video pendek YouTube Shorts juga terdampak dalam insiden tersebut.
Baik aplikasi seluler maupun versi situs web mengalami kendala serupa. Meski demikian, sebagian pengguna masih bisa memutar video melalui tautan langsung, walau dengan proses pemuatan yang lebih lambat dari biasanya.
Baca Juga: Israel Perketat Pengamanan Al-Aqsa Jelang Ramadan, Warga Palestina Dibatasi
Menariknya, layanan YouTube TV dan YouTube Music dilaporkan relatif tetap dapat diakses, meskipun terdapat sejumlah laporan gangguan ringan.
Hingga berita ini ditulis, Google selaku perusahaan induk YouTube belum menyampaikan keterangan resmi terkait penyebab gangguan. Halaman status layanan resmi Google juga belum memperbarui informasi mengenai insiden tersebut.
Baca Juga: Trump Beri Lampu Hijau Israel Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
Gangguan ini disebut-sebut sebagai salah satu pemadaman layanan terbesar yang dialami Google dalam beberapa waktu terakhir. Warganet pun ramai membahas peristiwa tersebut hingga sejumlah tagar terkait menjadi trending topic.
Sebelumnya, insiden serupa sempat terjadi dalam beberapa bulan terakhir, namun dengan dampak yang lebih terbatas. Hingga kini, proses pemantauan terus dilakukan untuk memastikan perkembangan pemulihan layanan.
Editor : Ali Sodiqin