Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

WhatsApp Uji Coba Layanan Berbayar WhatsApp Plus dengan Fitur Premium

Bayu Shaputra • Kamis, 23 April 2026 | 11:45 WIB
Foto Ilustrasi whatsapp. (ig @fukkard)
Foto Ilustrasi whatsapp. (ig @fukkard)

 

RADARSITUBONDO.ID - WhatsApp mulai melangkah ke ranah layanan berbayar dengan menguji paket langganan bernama WhatsApp Plus.

Uji coba ini pertama kali menyasar pengguna di kawasan Eropa dan disebut telah muncul pada sejumlah akun, termasuk milik konsultan media sosial Matt Navarra.

Langkah ini menandai upaya Meta untuk menghadirkan opsi personalisasi lebih luas tanpa mengubah fungsi utama aplikasi.

Dalam keterangan resmi kepada TechCrunch, pihak Meta mengonfirmasi bahwa fitur tersebut masih dalam tahap pengujian terbatas.

“WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka,” ujar juru bicara Meta.

Pernyataan ini menegaskan bahwa arah pengembangan difokuskan pada peningkatan kenyamanan pengguna, bukan menggantikan layanan inti yang selama ini gratis.

Baca Juga: Uzbekistan Lolos Perdana ke Piala Dunia 2026, Ini Perjalanan dan Pergantian Pelatihnya

Sejumlah fitur premium mulai diperkenalkan dalam paket ini. Pengguna akan mendapatkan kapasitas pin chat yang jauh lebih besar dibanding versi standar.

Jika sebelumnya hanya tiga percakapan yang bisa disematkan, melalui WhatsApp Plus jumlah tersebut meningkat hingga 20 chat sekaligus.

Penambahan ini ditujukan untuk memudahkan akses ke percakapan penting tanpa harus melakukan pengguliran panjang di layar utama.

Selain itu, WhatsApp Plus membawa opsi personalisasi yang lebih luas, termasuk pengaturan tema aplikasi, nada notifikasi, serta nada dering khusus untuk grup chat tertentu.

Pengguna juga akan memperoleh akses ke sepuluh nada dering eksklusif yang dirancang untuk memberikan variasi dalam pengalaman menerima panggilan.

Dari sisi tampilan, tersedia 18 pilihan warna baru yang menggantikan dominasi hijau khas WhatsApp. Perubahan tema ini akan memengaruhi seluruh elemen antarmuka aplikasi secara menyeluruh.

Baca Juga: Anggaran Brantas Plus Nyaris Habis! DPRD Situbondo Desak Penggunaan Lebih Selektif

Tidak hanya berhenti pada tampilan, paket berbayar ini juga memungkinkan pengguna mengganti ikon aplikasi. Disebutkan terdapat 14 desain ikon berbeda, mulai dari gaya klasik hingga efek visual seperti glitter, kosmik, dan minimalis pastel.

Bahkan, pengguna premium juga mendapatkan akses ke stiker animasi dengan efek overlay yang dapat terlihat oleh penerima pesan, termasuk mereka yang tidak berlangganan.

Baca Juga: Dramatis! Makam Nenek Dibongkar Demi Bukti Tanah, Tangis Keluarga Pecah Saat Penggusuran

Informasi terkait harga memang belum diumumkan secara resmi oleh Meta. Namun, laporan dari WABetaInfo menyebutkan bahwa biaya langganan diperkirakan berada di kisaran 2,49 euro per bulan di Eropa.

 Angka tersebut setara sekitar Rp50 ribu, dengan kemungkinan variasi harga di wilayah lain. Di Pakistan, misalnya, paket serupa disebut dibanderol 229 PKR atau sekitar Rp14 ribu.

Skema pembayaran yang diterapkan bersifat langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis. Pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk membatalkan layanan kapan saja melalui platform distribusi aplikasi, selama dilakukan sebelum siklus penagihan berikutnya.

Selain itu, WhatsApp juga disebut akan menyediakan masa uji coba gratis selama satu bulan bagi sebagian pengguna untuk menarik minat awal.

Baca Juga: Dramatis! Makam Nenek Dibongkar Demi Bukti Tanah, Tangis Keluarga Pecah Saat Penggusuran

Meski membawa sejumlah fitur tambahan, WhatsApp memastikan bahwa fungsi utama seperti pesan teks, panggilan suara, dan layanan inti lainnya tetap gratis. Aspek privasi juga tidak mengalami perubahan, dengan enkripsi end-to-end tetap menjadi standar perlindungan komunikasi pengguna.

Pengembangan WhatsApp Plus disebut bertujuan mengakomodasi kebutuhan pengguna yang menginginkan kontrol lebih besar terhadap pengalaman aplikasi mereka.

Namun, paket ini tidak dimaksudkan untuk mengubah fondasi layanan, melainkan hanya sebagai pelengkap dengan nilai tambah.

Saat ini, WhatsApp Plus masih berada dalam tahap uji coba terbatas, khususnya di versi beta Android.

Distribusinya diperkirakan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, seiring pengumpulan umpan balik pengguna untuk penyempurnaan fitur.

Editor : Bayu Shaputra
#WhatsApp Plus #Meta