Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Fitbit Air Meluncur, Andalkan Sensor Kesehatan dan Pelacakan Otomatis Tanpa Layar

Bayu Shaputra • Jumat, 8 Mei 2026 | 14:00 WIB
Google Fitbit Air. (YouTube/Made by Google)
Google Fitbit Air. (YouTube/Made by Google)

 

RADARSITUBONDO.ID - Google resmi memperkenalkan perangkat fitness tracker terbaru dari lini Fitbit bernama Fitbit Air. Perangkat ini hadir dengan pendekatan berbeda dibanding kebanyakan smartband maupun smartwatch yang beredar di pasaran karena tidak dibekali layar sama sekali.

Desain tanpa layar atau screenless tersebut membuat Fitbit Air tampil lebih menyerupai aksesori gelang biasa. Google menyebut perangkat ini dirancang untuk pengguna yang ingin tetap memantau kondisi kesehatan dan aktivitas kebugaran tanpa terganggu notifikasi maupun tampilan visual dari perangkat wearable.

Meski tampil minimalis, Fitbit Air tetap membawa sejumlah fitur pemantauan kesehatan yang cukup lengkap. Seluruh sensor ditempatkan dalam modul kecil yang tersembunyi di bagian belakang gelang.

Baca Juga: Timnas Iran Berencana Tiba di AS 14 Hari Sebelum Piala Dunia 2026

Perangkat ini mendukung pemantauan detak jantung selama 24 jam penuh. Selain itu, Fitbit Air juga memiliki fitur pemantauan irama jantung yang dapat memberikan peringatan apabila terdeteksi gejala Atrial Fibrillation (AFib).

Dukungan sensor lain mencakup pemantauan kadar oksigen dalam darah atau SpO2, resting heart rate, heart rate variability (HRV), hingga pelacakan kualitas tidur pengguna.

Karena tidak memiliki layar, seluruh proses pemantauan aktivitas dilakukan secara otomatis. Google mengklaim Fitbit Air mampu mengenali aktivitas olahraga dan merekam data kebugaran pengguna tanpa perlu pengoperasian langsung dari perangkat.

Baca Juga: Trump Ultimatum Uni Eropa hingga 4 Juli, Tarif Impor AS Terancam Naik Tajam

Seluruh data yang dikumpulkan nantinya dapat diakses melalui aplikasi Google Health di smartphone. Aplikasi tersebut sebelumnya dikenal sebagai Fitbit sebelum akhirnya berganti nama menjadi Google Health.

Selain untuk melihat data kesehatan, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk memulai sesi latihan secara manual agar pencatatan aktivitas menjadi lebih akurat.

Dari sisi daya tahan, Fitbit Air diklaim mampu bertahan hingga satu minggu dalam sekali pengisian daya. Google juga menyematkan fitur fast charging yang memungkinkan perangkat digunakan seharian penuh hanya dengan pengisian selama lima menit.

Untuk kompatibilitas perangkat, Fitbit Air mendukung sistem operasi Android maupun iPhone berbasis iOS. Seluruh data kesehatan dan aktivitas pengguna akan terintegrasi melalui aplikasi Google Health.

Google menghadirkan beberapa pilihan tali atau strap untuk perangkat ini, di antaranya Performance Loop, Active Band, dan Elevated Modern Band. Selain varian standar, perusahaan juga meluncurkan edisi khusus hasil kolaborasi dengan pebasket NBA Stephen Curry.

Edisi spesial tersebut hadir dengan kombinasi warna coklat dan oranye. Google mengklaim desainnya dibuat lebih optimal untuk mendukung aktivitas olahraga dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Crystal Palace Lolos ke Final Eropa Perdana, Ismaila Sarr Jadi Penentu

Di pasar Amerika Serikat, Fitbit Air dipasarkan dengan harga 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta. Sementara itu, edisi spesial NBA dijual seharga 130 dollar AS atau setara Rp 2,2 juta. Google juga menyediakan aksesori strap tambahan dengan harga mulai 35 dollar AS atau sekitar Rp 600 ribu.

Sebagai tambahan, setiap pembelian Fitbit Air akan disertai langganan Google Health Premium selama tiga bulan. Hingga saat ini, Google belum mengungkapkan informasi terkait ketersediaan perangkat tersebut di pasar Indonesia.

Editor : Bayu Shaputra
#Fitbit Air #Google