RADARSITUBONDO.ID - Perusahaan game asal Amerika Serikat, Activision, resmi mengumumkan seri terbaru franchise Call of Duty bertajuk Call of Duty Modern Warfare 4.
Game ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya dalam sejarah franchise tersebut menghadirkan konflik di Semenanjung Korea sebagai latar utama cerita.
Selama lebih dari dua dekade, seri Call of Duty dikenal mengangkat berbagai tema peperangan mulai dari Perang Dunia, konflik Timur Tengah, Perang Dingin, hingga perang futuristis.
Korea memang sempat muncul dalam sejumlah dialog cerita maupun peta pertempuran di beberapa seri sebelumnya. Namun, Activision belum pernah menjadikan konflik Korea sebagai pusat narasi utama dalam game mereka.
Baca Juga: Barcelona Selangkah Lagi Dapatkan Bernardo Silva, Nasib Marcus Rashford Terancam
Dalam Call of Duty Modern Warfare 4, cerita berfokus pada invasi besar-besaran Korea Utara ke Korea Selatan yang kemudian memicu perang global.
Pendekatan ini disebut menghadirkan nuansa baru bagi franchise Modern Warfare yang selama ini identik dengan konflik modern berskala internasional.
Pemain akan mengikuti perjalanan seorang tentara muda Korea Selatan bernama “Private Park”. Karakter ini digambarkan harus bertahan hidup di tengah peperangan yang menghancurkan berbagai wilayah di Semenanjung Korea.
Sepanjang permainan, gamer akan disuguhkan suasana perang dengan pendekatan budaya, sejarah militer, hingga lingkungan khas Korea.
Baca Juga: Alasan Dewi Perssik Kuliah Psikologi di Usia 40-an, Fokus Parenting sebagai Single Parent
Salah satu elemen yang menjadi perhatian adalah hadirnya gameplay perang parit atau trench warfare yang disebut terinspirasi dari karakteristik konflik militer di Korea.
Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan gaya seri Modern Warfare yang selama ini kerap mengadaptasi atmosfer dan taktik militer dari wilayah yang menjadi latar cerita.
Meski konflik utama berpusat di Korea, mode campaign dalam game ini juga membawa pemain ke sejumlah kota besar dunia seperti New York, Paris, dan Mumbai. Lokasi-lokasi tersebut menjadi bagian dari eskalasi perang global yang dipicu konflik di Semenanjung Korea.
Baca Juga: Sulit Bersinar di Oxford United, Nilai Pasar Ole Romeny Kini Menurun
Tokoh ikonik franchise Call of Duty, Captain Price, juga dipastikan kembali hadir dalam seri terbaru ini. Namun, perannya disebut berbeda dibandingkan game sebelumnya. Price kali ini digambarkan sebagai operator “di luar sistem” yang menjalankan misi balas dendam secara rahasia dan bukan menjadi fokus utama cerita.
Selain mode campaign, Activision juga menghadirkan sejumlah mode permainan populer. Multiplayer tetap menjadi salah satu fitur utama yang dipertahankan. Mode Extraction Shooter DMZ kembali hadir dengan skala lebih besar. Selain itu, terdapat pembaruan pada mode Kill Block, fitur Gunsmith, sistem Prestige, hingga battle royale Warzone.
Baca Juga: Iran Tegaskan Kendali Permanen Selat Hormuz, AS Diminta Tinggalkan Khayalan
Call of Duty Modern Warfare 4 dijadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2026. Game ini akan tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, PC, serta Nintendo Switch 2.
Di Indonesia, gamer sudah dapat melakukan pemesanan awal melalui berbagai platform distribusi digital resmi Call of Duty. Harga edisi standar atau base game dibanderol mulai Rp 999.000.
Editor : Bayu Shaputra