Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Apple Kerek Harga MacBook, iPad, hingga Vision Pro, Penyebabnya Lonjakan Biaya Komponen

Bayu Shaputra • Jumat, 26 Juni 2026 | 17:34 WIB
Apple resmi merilis MacBook Neo.
Apple resmi merilis MacBook Neo.

 

RADARSITUBONDO.ID - Apple resmi menaikkan harga sejumlah produk unggulannya secara global mulai Kamis (25/6/2026) waktu Amerika Serikat.

Kenaikan harga menyasar lini iPad, MacBook, desktop Mac, Apple TV, HomePod, hingga Vision Pro dengan besaran mencapai 1.300 dollar AS atau sekitar Rp 23,3 juta untuk satu perangkat.

Kenaikan harga tersebut menjadi penyesuaian terbesar Apple dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan menyebut lonjakan harga komponen sebagai alasan utama sehingga tidak lagi mampu menyerap seluruh biaya produksi.

Salah satu produk yang mengalami kenaikan adalah MacBook Neo. Laptop terbaru Apple itu yang sebelumnya dijual 599 dollar AS (sekitar Rp 10,7 juta), kini naik menjadi 699 dollar AS (sekitar Rp 12,5 juta).

Baca Juga: Jerman Kalah 1-2 dari Ekuador, Nagelsmann Tegaskan Anak Asuhnya Sudah Berikan Segalanya

Sementara itu, iPad Air 11 inci yang sebelumnya dibanderol 599 dollar AS (sekitar Rp 10,7 juta) kini dijual 749 dollar AS (sekitar Rp 13,4 juta).

Produk dengan kenaikan nominal terendah adalah HomePod mini yang naik 30 dollar AS, dari 99 dollar AS menjadi 129 dollar AS.

Sebaliknya, kenaikan terbesar terjadi pada Mac Studio M3 Ultra. Harga desktop premium tersebut melonjak dari 3.999 dollar AS menjadi 5.299 dollar AS atau naik sekitar Rp 23,3 juta.

iPad 11 (2025) WiFi only kini dijual Rp 7,2 juta dari harga peluncuran Rp 6 juta. Sementara iPad 11 (2025) WiFi + Seluler naik dari Rp 9,5 juta menjadi Rp 10,2 juta.

Namun, belum dapat dipastikan apakah kenaikan di Indonesia merupakan dampak langsung dari kebijakan terbaru Apple atau memang telah disesuaikan sebelumnya.

Apple menegaskan keputusan menaikkan harga dilakukan karena biaya komponen meningkat tajam dalam waktu singkat.

"Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebanyak ini, secepat ini," kata pihak Apple, mengonfirmasi kenaikan harga produknya.

Baca Juga: Rekor Baru Meksiko di Piala Dunia 2026, Tiga Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Apple juga menyebut selama ini perusahaan berupaya melindungi konsumen dari dampak kenaikan biaya produksi.

"Kami telah melindungi pelanggan dari kenaikan harga ini sejauh mungkin. Namun, kini kami telah mencapai titik di mana kami harus mulai menaikkan harga sejumlah produk, termasuk iPad dan Mac," lanjut Apple.

Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan CEO Apple Tim Cook pada pekan lalu. Menurutnya, lonjakan harga komponen, terutama memori dan media penyimpanan, membuat perusahaan tidak lagi mampu menyerap seluruh kenaikan biaya produksi.

"Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi dampak kenaikan harga yang dibebankan kepada kami dan selama ini berupaya melindungi pelanggan dari kenaikan tersebut. Namun, situasinya kini sudah tidak lagi berkelanjutan," ujar Cook.

Baca Juga: Hotman Paris Galang Dana Korban Penyekapan Bandung, Terkumpul Rp 1,3 Miliar dalam Waktu Singkat

Daftar Produk Apple yang Naik Harga

Mac

Baca Juga: Belanda Kalahkan Tunisia 3-1, Juara Grup F dan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

iPad

Baca Juga: Kalahkan Curacao 2-0, Pantai Gading Dampingi Jerman ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Produk Lain

Meski demikian, kebijakan ini belum menyentuh seluruh lini produk Apple. Harga iPhone, Apple Watch, dan AirPods dipastikan masih tetap.

Editor : Bayu Shaputra
#MacBook #iPad #Naikkan harga #Apple