Indonesia Kirim Dua Wakil ke Knockout Stage MSC EWC 2026 Usai ONIC Taklukkan SRG

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 08:15 WIB
ONIC Kairi. (Instagram/mlbbesports_official)
ONIC Kairi. (Instagram/mlbbesports_official)

 

RADARSITUBONDO.ID - Dua wakil Indonesia dipastikan melaju ke Knockout Stage Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) dalam ajang Esports World Cup (EWC) 2026 Paris.

Kepastian itu didapat setelah ONIC berhasil mengalahkan wakil Malaysia, Selangor Red Giants (SRG), dengan skor meyakinkan 2-0 pada pertandingan lower bracket yang berlangsung Minggu (26/7).

Hasil tersebut membuat ONIC menyusul Team Vitality yang lebih dahulu memastikan tiket ke fase gugur. Dengan demikian, Indonesia dipastikan memiliki dua tim yang akan bersaing pada Knockout Stage MSC EWC 2026.

Baca Juga: Neymar Langsung Jadi Sorotan! Cetak Dua Gol untuk Santos, Selebrasi Poker Picu Kontroversi Baru

Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan ONIC setelah sebelumnya harus turun ke jalur lower bracket akibat kekalahan tipis 1-2 dari wakil Turki, Aurora Gaming.

Berada di posisi yang tidak menguntungkan tidak membuat tim berjuluk Landak Kuning kehilangan kepercayaan diri. Mereka justru mampu bangkit dan mengakhiri perjalanan SRG melalui kemenangan tanpa balas.

Usai pertandingan, jungler ONIC Kairi mengaku puas karena timnya akhirnya mampu meraih hasil yang sudah lama mereka nantikan.

"Kami sudah menunggu pertandingan ini sejak lama dan senang akhirnya bisa menang hari ini," kata Kairi seusai pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Hearts vs Sturm Graz: Misi Mustahil di Tynecastle? Tuan Rumah Dibayangi Kekalahan Telak 0-4

Pada match pertama, ONIC harus menghadapi tekanan besar sejak menit-menit awal pertandingan. Selangor Red Giants tampil dominan dengan menguasai perolehan eliminasi, objektif permainan, hingga area peta.

Tim asal Malaysia itu bahkan sempat menciptakan selisih keunggulan sekitar 8.000 gold sehingga berada di atas angin untuk mengamankan poin pertama.

Meski berada dalam situasi sulit, ONIC tidak kehilangan arah permainan. Mereka tetap menerapkan permainan disiplin, menghindari pertarungan yang tidak perlu, dan menunggu kesempatan terbaik untuk membalikkan keadaan.

Kesabaran tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika SRG melakukan sejumlah kesalahan pada fase late game. Momentum itu langsung dimanfaatkan ONIC untuk mengambil alih kendali pertandingan hingga berhasil mencuri kemenangan pada gim pembuka.

Baca Juga: Prediksi Rosenborg vs Fredrikstad: Momentum Bangkit Tuan Rumah, Rekor Tandang Buruk Jadi Ancaman Tim Tamu

Memasuki match kedua, performa ONIC semakin meningkat. Mereka melakukan penyesuaian strategi sejak fase draft sehingga mampu meredam agresivitas permainan SRG yang mengandalkan kekuatan early game.

Setelah berhasil melewati tekanan di awal pertandingan, ONIC perlahan menguasai jalannya laga. Permainan yang lebih rapi membuat mereka mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya memastikan kemenangan 2-0 sekaligus mengamankan tempat di babak knockout.

Kairi mengungkapkan bahwa timnya memang telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi komposisi hero yang digunakan lawan.

Menurutnya, kekuatan SRG berada pada awal pertandingan sehingga ONIC memilih bermain lebih sabar sebelum memasuki fase yang lebih menguntungkan.

"Kami tahu mereka memakai Paquito dan Hilda yang sangat kuat di early game, tetapi tidak terlalu kuat di late game. Jadi kami hanya harus bermain hati-hati dan memberikan ruang agar Kelra bisa berkembang," ujar Kairi.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Champions 2026-2027: PSG Bidik Hattrick Juara, Como Ukir Sejarah, Final Digelar di Madrid

Pemain asal Filipina tersebut juga mengaku berharap dapat kembali menghadapi Aurora Gaming pada pertandingan berikutnya apabila kesempatan itu datang. Kekalahan sebelumnya disebut menjadi motivasi tersendiri bagi ONIC untuk tampil lebih baik.

"Saya berharap bisa bertemu Aurora lagi. Saya rasa kami masih punya kesempatan melawan mereka," kata Kairi.

Sementara itu, mid laner ONIC, Sanz, menilai ketenangan menjadi kunci utama keberhasilan timnya membalikkan keadaan pada match pertama.

Menurutnya, pengalaman menghadapi situasi sulit membuat para pemain tidak mudah panik ketika tertinggal cukup jauh.

"Kami tidak panik karena situasi seperti itu sudah biasa kami alami. Yang penting tetap tenang sampai akhirnya kami mendapatkan momentum untuk membalikkan keadaan," ujar Sanz.

Keberhasilan ONIC memastikan tiket ke Knockout Stage sekaligus mempertegas kekuatan Indonesia pada MSC EWC 2026.

Bersama Team Vitality yang masih mempertahankan rekor kemenangan sempurna sepanjang turnamen, Indonesia kini memiliki dua wakil yang akan bersaing memperebutkan gelar juara pada fase gugur.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
ONIC Team Vitality EWC 2026 SRG