RADARSITUBONDO.ID - Vivo mulai mengungkap sejumlah spesifikasi utama ponsel terbarunya, Vivo S2, menjelang peluncuran resmi yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2026 di India.
Perangkat ini membawa peningkatan pada sektor layar, kamera, performa, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan produktivitas maupun pembuatan konten.
Salah satu daya tarik utama vivo S2 terletak pada desainnya yang ramping. Perangkat ini memiliki ketebalan hanya 7,99 mm sehingga tetap terlihat elegan meski dibekali baterai berkapasitas besar.
Baca Juga: Rizky Ridho Akui Banyak Kesalahan saat Lawan Vietnam, Siap Bangkit di Lawan Singapura
Pada bagian depan, vivo S2 mengusung layar AMOLED lengkung 3D berukuran 6,83 inci. Panel tersebut menawarkan resolusi 1,5K, refresh rate 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits.
Kombinasi spesifikasi tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman visual yang tajam dan tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk di bawah sinar matahari.
Sektor fotografi juga menjadi perhatian utama pada perangkat ini. Vivo membekali S2 dengan kamera utama Sony IMX852 beresolusi 50 MP yang dipadukan dengan kamera depan 32 MP.
Perusahaan turut memastikan bahwa kedua kamera tersebut sudah mendukung perekaman video hingga resolusi 4K.
Dukungan ini memungkinkan pengguna menghasilkan video berkualitas tinggi baik menggunakan kamera depan maupun kamera belakang, sehingga lebih fleksibel untuk kebutuhan dokumentasi maupun pembuatan konten media sosial.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Akhir Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Hasil MRI
Untuk melengkapi kemampuan fotografinya, vivo S2 menghadirkan fitur Aura Light Portrait yang membantu pencahayaan saat mengambil foto potret.
Selain itu tersedia pula fitur Dual View Video yang memungkinkan pengguna merekam menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan dalam satu waktu.
Di sektor performa, vivo mempercayakan chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo sebagai otak utama perangkat.
Chip tersebut diklaim mampu mencatatkan skor AnTuTu sekitar 970.000, yang menunjukkan performa cukup tinggi untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari multitasking, bermain gim, hingga menjalankan aplikasi yang membutuhkan kinerja besar.
Kemampuan tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 7.050mAh. Dengan kapasitas baterai yang besar, Vivo S2 diharapkan mampu digunakan lebih lama untuk berbagai aktivitas harian, seperti mengerjakan tugas, menikmati layanan streaming video, hingga bermain gim tanpa harus terlalu sering mengisi ulang daya.
Baca Juga: Bulan Bergeser, 3 Zodiak Ini Diprediksi Kena Dampaknya Hari Ini
Pada sisi perangkat lunak, Vivo S2 menjalankan OriginOS 6 yang berbasis Android 16. Sistem operasi tersebut dilengkapi sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Beberapa fitur AI yang disematkan antara lain AI Creation, AI Transcript Assist, serta Vivo Office Kit. Kehadiran fitur-fitur tersebut ditujukan untuk membantu pengguna dalam membuat konten, mengelola dokumen, hingga meningkatkan produktivitas sehari-hari.
Vivo juga menyematkan fitur Circle to Search 2.0 dari Google. Fitur ini memungkinkan pengguna mencari informasi mengenai objek atau teks yang muncul di layar dengan lebih cepat tanpa harus berpindah aplikasi.
Selain itu, tersedia fitur Shake and Share yang memungkinkan pengguna mentransfer foto maupun video beresolusi 4K ke perangkat lain yang kompatibel hanya dengan menggoyangkan perangkat. Proses transfer tersebut dapat dilakukan secara cepat tanpa bergantung pada koneksi data seluler.
Dari sisi tampilan, Vivo S2 akan hadir dalam tiga pilihan warna, yakni Silk White, Sapphire Blue, dan Regal Bronze. Ketiga varian warna tersebut memberikan pilihan bagi pengguna yang menginginkan tampilan elegan maupun lebih premium.
Meski sejumlah spesifikasi utama telah diumumkan, vivo masih belum mengungkap informasi mengenai harga serta konfigurasi memori perangkat. Detail lengkap mengenai spesifikasi dan banderol resmi Vivo S2 diperkirakan akan disampaikan bersamaan dengan peluncuran globalnya di India pada 6 Agustus 2026.
Editor : Bayu ShaputraSumber : ANTARA