RADARSITUBONDO.ID - OpenAI disebut menghapus batas percakapan teks di ChatGPT untuk seluruh pengguna.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu pembaruan besar setelah platform chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) itu mencatat lebih dari 1 miliar pengguna aktif mingguan.
Pembaruan tersebut juga dibarengi dengan kehadiran model AI terbaru GPT-5.6 Luna yang akan menjadi model bawaan bagi pengguna ChatGPT gratis dan pelanggan paket Go. Model itu menggantikan GPT-5.5 yang sebelumnya digunakan sebagai model bawaan.
Selain menghapus batas percakapan teks, OpenAI menambahkan sejumlah kemampuan baru untuk memberikan pengguna lebih banyak kendali ketika berinteraksi dengan AI.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Erick Thohir Siapkan Evaluasi
GPT-5.6 Luna akan menjadi model bawaan bagi pengguna layanan ChatGPT gratis serta pelanggan paket Go. Kehadiran model baru tersebut menggantikan GPT-5.5 sebagai model yang digunakan secara default.
Pengguna gratis dan Go juga akan mendapatkan tombol baru bertuliskan "Think". Fitur tersebut memungkinkan pengguna memilih tingkat penalaran yang lebih tinggi ketika mengajukan pertanyaan yang membutuhkan proses berpikir lebih kompleks.
Dengan adanya pilihan tersebut, pengguna tidak hanya bergantung pada pengaturan otomatis dari sistem. Mereka dapat meminta AI menggunakan kemampuan penalaran yang lebih mendalam ketika menghadapi pertanyaan atau persoalan yang lebih rumit.
Namun, penghapusan batas percakapan teks tidak berarti seluruh fitur ChatGPT dapat digunakan tanpa pembatasan. OpenAI masih menerapkan batas penggunaan untuk sejumlah fitur lainnya.
Pembatasan tersebut tetap berlaku pada fitur seperti unggahan berkas, penggunaan gambar, suara, serta pembuatan gambar berbasis AI. Artinya, kebijakan tanpa batas yang diumumkan OpenAI secara khusus berlaku untuk percakapan berbasis teks.
Di sisi lain, OpenAI juga memperbarui model GPT-5.6 Sol yang ditujukan bagi pelanggan ChatGPT Plus dan Pro. Model tersebut dikembangkan untuk menangani beragam kebutuhan pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Persija Jakarta Umumkan Tim Kepelatihan di Bawah Shin Tae-yong untuk Musim 2026/2027
GPT-5.6 Sol dirancang untuk membantu menjawab pertanyaan, melakukan riset melalui web, memberikan saran, menyusun rencana, menulis, hingga membantu pengguna dalam mengambil keputusan.
OpenAI mengklaim pembaruan tersebut membuat GPT-5.6 Sol mampu memberikan jawaban yang lebih ringkas sekaligus lebih andal.
Peningkatan ini ditujukan agar pengguna memperoleh respons yang tidak hanya lebih mudah dipahami, tetapi juga lebih akurat ketika digunakan untuk berbagai kebutuhan.
OpenAI juga menjelaskan bahwa model GPT-5.6 Sol yang digunakan di ChatGPT berbeda dengan versi GPT-5.6 Sol yang digunakan pada layanan Codex dan Work. Kedua versi yang digunakan pada layanan tersebut tidak mengalami perubahan dalam pembaruan kali ini.
Baca Juga: Cegah Aset Desa Digadaikan, Pemkab Situbondo Perkuat Pengawasan Lewat Sipades
Pelanggan ChatGPT Plus dan Pro juga memperoleh fitur thinking slider. Fitur tersebut memberikan pilihan kepada pengguna untuk mengatur tingkat penalaran AI sesuai dengan tingkat kompleksitas pertanyaan yang diberikan.
Dengan pengaturan tersebut, pengguna dapat menyesuaikan kemampuan penalaran model berdasarkan kebutuhan.
Pertanyaan sederhana dapat diproses dengan tingkat penalaran yang lebih rendah, sedangkan persoalan yang membutuhkan analisis lebih mendalam dapat diberikan tingkat penalaran yang lebih tinggi.
Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya OpenAI memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna dalam menentukan bagaimana model AI memproses pertanyaan.
Baca Juga: Tolato PG Panji Disebut Makin Parah, Warga Pilih Tutup Rumah Saat Siang Hari
OpenAI juga menyampaikan hasil evaluasi internal terkait tingkat kesalahan faktual pada model terbarunya. Berdasarkan evaluasi tersebut, GPT-5.6 Luna menghasilkan kesalahan faktual 62 persen lebih sedikit dibandingkan GPT-5.5-Instant.
Sementara itu, GPT-5.6 Sol mencatat penurunan kesalahan faktual hingga 68 persen. Klaim tersebut menunjukkan fokus OpenAI tidak hanya berada pada peningkatan kemampuan penalaran, tetapi juga pada upaya meningkatkan keandalan jawaban yang diberikan kepada pengguna.
Meski demikian, angka tersebut merupakan hasil evaluasi internal OpenAI sehingga menunjukkan perbandingan berdasarkan pengujian yang dilakukan perusahaan.
Peluncuran GPT-5.6 Sol untuk pelanggan ChatGPT Plus dan Pro telah tersedia mulai Kamis (6/8). Sementara itu, pembaruan untuk pengguna gratis dan pelanggan paket Go akan diberikan secara bertahap sepanjang pekan ini.
Mulai pekan depan, seluruh pengguna ChatGPT gratis dan Go dijadwalkan memperoleh akses ke percakapan teks tanpa batas.
Pada waktu yang sama, tombol "Think" juga akan tersedia untuk membantu pengguna menangani pertanyaan yang membutuhkan penalaran lebih mendalam.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber