RADARSITUBONDO.ID - Google resmi meluncurkan Pixel Watch 5 sebagai generasi terbaru jam tangan pintarnya.
Perangkat ini hadir dalam dua pilihan ukuran, yakni 41 mm dan 45 mm, dengan sejumlah peningkatan pada performa, kecerdasan buatan, fitur kesehatan, hingga daya tahan baterai.
Pixel Watch 5 menjalankan sistem operasi Wear OS 7 yang dipadukan dengan integrasi kecerdasan artifisial atau AI Gemini.
Kehadiran Gemini menjadi salah satu pembaruan utama karena asisten AI tersebut dapat digunakan untuk membantu berbagai aktivitas langsung melalui jam tangan.
Baca Juga: Hamra Hehanussa Dipinjamkan Persib ke Garudayaksa FC, Manajemen Ungkap Alasannya
Dari sisi performa, Google membekali Pixel Watch 5 dengan prosesor Qualcomm Snapdragon W5 Gen 2 Accelerated yang dipasangkan dengan koprosesor Cortex-M55. Kapasitas RAM juga ditingkatkan hingga 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Google mengklaim peningkatan tersebut mampu memberikan performa sekitar 20 persen lebih tinggi.
Peningkatan ini diharapkan membuat berbagai fungsi pada Pixel Watch 5 dapat berjalan lebih responsif, terutama ketika pengguna mengakses fitur berbasis AI dan aplikasi sehari-hari.
Untuk tampilan, Pixel Watch 5 menggunakan panel AMOLED LTPO dengan refresh rate adaptif mulai 1 Hz hingga 60 Hz.
Layar tersebut memiliki tingkat kecerahan maksimal mencapai 3.000 nit sehingga tetap dapat digunakan dengan lebih jelas ketika berada di luar ruangan.
Sementara itu, tingkat kecerahan paling rendah dapat diturunkan hingga 1 nit. Kemampuan tersebut ditujukan untuk penggunaan dalam kondisi minim cahaya, termasuk ketika fitur always-on display diaktifkan.
Google menggunakan material aluminium daur ulang untuk bagian bodi Pixel Watch 5. Layarnya mendapatkan perlindungan 3D Corning Gorilla Glass 5. Perangkat ini juga dibekali penyimpanan internal berkapasitas 64 GB.
Baca Juga: Motor Listrik Nasional Bakal Dapat Kredit Ringan, Prabowo: Kita Usahakan Tidak Pakai DP
Kelengkapan lainnya mencakup NFC, mikrofon, speaker bawaan, serta sistem haptic generasi terbaru.
Kombinasi tersebut membuat Pixel Watch 5 tidak hanya berfungsi sebagai perangkat untuk melihat notifikasi, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas pengguna secara langsung dari pergelangan tangan.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah integrasi Gemini ke dalam Wear OS 7. Google memungkinkan pengguna mengakses asisten AI tersebut melalui fitur Raise to Talk dengan cukup mengangkat pergelangan tangan.
Gemini dapat digunakan untuk menjalankan sejumlah perintah sederhana. Pengguna, misalnya, dapat meminta jam tangan mengatur timer, membuka email, hingga memulai sesi latihan.
Beberapa fungsi juga dapat diproses langsung pada perangkat tanpa harus selalu bergantung pada koneksi internet.
Kemampuan tersebut membuat respons untuk tugas tertentu menjadi lebih cepat sekaligus memungkinkan sejumlah fungsi tetap digunakan ketika koneksi tidak tersedia.
Baca Juga: Piala Super Spanyol 2027 Pindah ke Istanbul, Tak Lagi Digelar di Arab Saudi
Integrasi Gemini juga dibuat lebih kontekstual. Pixel Watch 5 dapat menampilkan informasi yang relevan dengan aktivitas pengguna, termasuk boarding pass penerbangan maupun agenda yang akan datang langsung pada layar jam.
Untuk kebutuhan kesehatan dan kebugaran, Pixel Watch 5 membawa sejumlah sensor dan fitur pemantauan. Perangkat ini memiliki fitur elektrokardiogram atau ECG yang dapat digunakan untuk mendeteksi tanda-tanda fibrilasi atrium atau AFib.
Selain itu, tersedia pemantauan kadar oksigen dalam darah atau SpO2 serta pengukuran variabilitas detak jantung. Google juga menambahkan fitur body-response yang dirancang untuk membantu mengidentifikasi respons fisik yang berkaitan dengan stres.
Kemampuan pemantauan tersebut membuat Pixel Watch 5 tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga menawarkan sejumlah fitur yang berkaitan dengan pemantauan kondisi tubuh sehari-hari.
Google turut meningkatkan kemampuan navigasi pada perangkat ini melalui GPS dual-frequency.
Sistem tersebut memanfaatkan model tiga dimensi bangunan serta data cuaca lokal untuk membantu mempertahankan sinyal ketika jam digunakan di kawasan perkotaan maupun wilayah yang memiliki banyak pepohonan.
Baca Juga: Prabowo Dijadwalkan Sampaikan Pidato RAPBN 2027 di Sidang Tahunan MPR
Google juga menyiapkan pembaruan perangkat lunak yang dijadwalkan hadir pada September 2026.
Pembaruan tersebut akan membawa kemampuan untuk membantu memantau tren tekanan darah serta tanda-tanda resistensi insulin dengan memanfaatkan sensor yang tersedia pada perangkat.
Fitur kesehatan lainnya, Breathing Emergency Detection, akan lebih dahulu diluncurkan di Eropa. Fitur tersebut dirancang untuk mendeteksi penurunan kadar oksigen darah yang parah.
Apabila kondisi tersebut terdeteksi dan pengguna tidak memberikan respons, sistem dapat secara otomatis menghubungi layanan darurat.
Kehadiran fitur ini memperluas fungsi Pixel Watch 5 sebagai perangkat yang tidak hanya digunakan untuk olahraga dan produktivitas, tetapi juga mendukung aspek keselamatan pengguna.
Dari sisi daya tahan, Google menawarkan kapasitas baterai berbeda pada masing-masing ukuran. Pixel Watch 5 berukuran 41 mm menggunakan baterai 332 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 30 jam dengan always-on display tetap aktif.
Sementara itu, model 45 mm mendapatkan baterai lebih besar dengan kapasitas 465 mAh. Google mengklaim perangkat tersebut mampu digunakan hingga 40 jam dalam kondisi penggunaan dengan layar always-on.
Kedua model juga mendukung pengisian daya cepat. Pixel Watch 5 diklaim dapat mengisi daya hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 15 menit menggunakan dok pengisi daya yang disediakan.
Untuk harga, Pixel Watch 5 mulai tersedia untuk dipesan di Amerika Serikat. Perangkat tersebut dijadwalkan tersedia di toko mulai 20 Agustus.
Baca Juga: Prabowo Dijadwalkan Sampaikan Pidato RAPBN 2027 di Sidang Tahunan MPR
Pixel Watch 5 ukuran 41 mm dibanderol mulai 399 dolar AS atau sekitar Rp7,1 juta untuk model Wi-Fi. Sementara versi LTE dibanderol 499 dolar AS atau sekitar Rp8,9 juta.
Model berukuran 45 mm memiliki harga mulai 429 dolar AS atau sekitar Rp7,7 juta untuk versi Wi-Fi. Adapun varian LTE dipasarkan dengan harga 529 dolar AS atau sekitar Rp9,5 juta.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber