RADARSITUBONDO.ID - Apple diprediksi menjadikan September 2026 sebagai salah satu momen peluncuran produk terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Raksasa teknologi asal Cupertino itu disebut tengah menyiapkan hingga delapan lini produk baru dalam agenda tahunannya.
Peluncuran tersebut juga diperkirakan menjadi panggung penting bagi John Ternus yang disebut bakal menjalani debut besarnya sebagai CEO baru Apple.
Acara peluncuran diprediksi berlangsung pada Rabu, 9 September 2026. Sementara itu, periode pemesanan awal atau pre-order disebut akan dibuka pada Sabtu, 12 September 2026.
Sejumlah perangkat yang disiapkan Apple diperkirakan mencakup produk yang sudah lama menjadi perhatian hingga inovasi baru di luar lini iPhone. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran iPhone Ultra sebagai ponsel lipat pertama Apple.
Baca Juga: Lima Pesawat Bawa 65 Ton Logistik ke NTT, Total Bantuan Capai 253 Ton
iPhone Ultra disebut bakal menjadi bintang utama dalam agenda peluncuran tersebut. Perangkat ini diprediksi mengadopsi konsep ponsel lipat dengan desain melebar seperti lini Galaxy Z Fold.
Dalam kondisi terbuka, iPhone Ultra disebut membawa layar utama berukuran 7,8 inci. Sementara layar bagian luarnya diperkirakan berukuran 5,4 inci.
Dimensi perangkat juga menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian. Ketika dibuka, ketebalan iPhone Ultra diperkirakan hanya berada di kisaran 4,5 hingga 4,8 milimeter.
Untuk dapur pacu, perangkat tersebut disebut bakal menggunakan chip A20 yang dipadukan dengan modem internal C2. Apple juga diperkirakan membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 4.883 mAh.
Baca Juga: Lima Pesawat Bawa 65 Ton Logistik ke NTT, Total Bantuan Capai 253 Ton
Sementara untuk sistem keamanan biometrik, Touch ID disebut akan kembali hadir. Namun, teknologi tersebut diperkirakan tidak ditempatkan pada tombol Home, melainkan terintegrasi dengan tombol daya.
Jika prediksi harga tersebut benar, iPhone Ultra akan masuk sebagai salah satu produk iPhone termahal yang pernah dipasarkan Apple. Harganya disebut bisa mencapai USD 2.500 atau sekitar Rp40 jutaan.
Apple juga diperkirakan menyiapkan jumlah unit awal yang terbatas. Kondisi tersebut membuat iPhone Ultra berpotensi menjadi salah satu produk yang paling sulit diperoleh saat pertama kali dipasarkan.
Selain iPhone lipat, Apple disebut tidak akan langsung menghadirkan seluruh varian iPhone 18 pada September 2026. Seri iPhone 18 dan iPhone 18 Plus diperkirakan baru diperkenalkan pada musim semi tahun berikutnya.
Sebagai gantinya, Apple disebut akan lebih dulu menghadirkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua model tersebut diperkirakan menjadi bagian penting dari lini iPhone yang diperkenalkan dalam agenda September.
iPhone 18 Pro Series diprediksi menggunakan chip A20 Pro sebagai sumber performa. Apple juga disebut tengah menyiapkan sejumlah peningkatan pada sektor kamera, termasuk opsi lensa dengan aperture variabel.
Peningkatan juga diperkirakan menyasar kapasitas baterai. Selain itu, desain Dynamic Island disebut bakal dibuat lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya sehingga area layar dapat terlihat semakin luas.
Dari sisi harga, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan mengalami kenaikan. Besaran kenaikan disebut berada di kisaran USD 200 hingga USD 350 dibandingkan generasi sebelumnya.
Baca Juga: Dumfries hingga Bernardo Silva, 6 Pemain Baru Real Tak Diperkenalkan di Bernabeu
Gebrakan Apple tidak berhenti di sektor smartphone. Perusahaan tersebut juga disebut tengah menyiapkan inovasi baru untuk lini perangkat audio melalui AirPods Ultra.
AirPods Ultra diprediksi membawa kamera berukuran kecil yang terintegrasi dengan kemampuan Siri AI dan fitur Visual Intelligence.
Teknologi tersebut memungkinkan perangkat mengenali sekaligus memahami objek yang berada di sekitar pengguna secara real-time.
Kehadiran kamera pada perangkat audio tersebut menjadi salah satu inovasi paling tidak biasa dalam jajaran produk Apple yang diperkirakan hadir tahun ini.
Integrasi dengan Siri AI juga disebut dapat memperluas fungsi AirPods di luar sekadar perangkat untuk mendengarkan audio.
Pada sektor wearable, Apple disebut tetap mempertahankan lini Apple Watch melalui Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4.
Kedua perangkat tersebut diperkirakan tidak membawa perubahan desain yang terlalu drastis. Meski begitu, Apple disebut menyiapkan sejumlah penyempurnaan, termasuk sistem pengait strap baru.
Material bodi juga diperkirakan mendapat pilihan tambahan berupa bahan keramik. Di sisi perangkat lunak, watchOS 27 disebut akan membawa peningkatan pada fitur pemantauan kesehatan dengan dukungan kecerdasan buatan atau AI.
Langkah Apple juga diperkirakan semakin agresif di sektor rumah pintar. Perusahaan tersebut disebut tengah memperluas ekosistem smart home dengan mengandalkan kemampuan Siri AI yang semakin berkembang di iOS 27.
Salah satu perangkat yang diprediksi hadir adalah HomePod Home Hub. Perangkat tersebut disebut mengusung konsep layar pintar berukuran mini yang menyerupai iPad.
Baca Juga: Dumfries hingga Bernardo Silva, 6 Pemain Baru Real Tak Diperkenalkan di Bernabeu
HomePod Home Hub diperkirakan dilengkapi kamera FaceTime serta sensor keberadaan. Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat menjadi pusat kendali berbagai perangkat pintar sekaligus mendukung kebutuhan komunikasi pengguna.
Apple juga disebut menyiapkan HomePod Mini 2 sebagai penerus speaker pintar berukuran kecil miliknya. Perangkat tersebut diperkirakan membawa pembaruan pada chip serta peningkatan kualitas audio.
Sementara itu, Apple TV 4K versi 2026 disebut bakal menjadi bagian lain dari ekspansi ekosistem smart home Apple. Perangkat tersebut diprediksi menggunakan chip A19 atau A20 yang dipadukan dengan chip konektivitas N2.
Apple TV 4K terbaru juga disebut berpotensi membawa kamera internal. Kamera tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan FaceTime sekaligus membuka kemungkinan penggunaan kontrol berbasis gestur.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber