RADARSITUBONDO.ID - Apple resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Dua model teratas dalam lini iPhone terbaru tersebut hadir membawa sejumlah pembaruan yang menyasar sektor kamera, performa, baterai, konektivitas, hingga kemampuan kecerdasan buatan.
Bukan sekadar peningkatan pada spesifikasi internal, Apple juga membawa perubahan pada sistem kamera utama dengan teknologi aperture variabel.
Fitur tersebut menjadi salah satu pembaruan yang paling menonjol karena memungkinkan pengguna menyesuaikan bukaan lensa berdasarkan kondisi pemotretan.
Baca Juga: iPhone Duo Jadi Ponsel Lipat Pertama Apple, Bawa Layar 7,6 Inci
Di Amerika Serikat, iPhone 18 Pro dipasarkan dengan harga awal 1.199 dollar AS atau sekitar Rp21,1 juta. Sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai 1.299 dollar AS atau sekitar Rp22,8 juta.
Harga tersebut merupakan banderol untuk varian dengan penyimpanan 256 GB. Apple juga menyediakan pilihan kapasitas yang lebih besar, mulai dari 512 GB, 1 TB, hingga 2 TB.
Jika dikonversikan menggunakan kurs Rp17.600 per dollar AS, iPhone 18 Pro 256 GB berada di kisaran Rp21,1 juta. Model 512 GB dibanderol 1.399 dollar AS atau sekitar Rp24,6 juta.
Untuk kapasitas 1 TB, harganya mencapai 1.799 dollar AS atau sekitar Rp31,6 juta. Sementara varian tertinggi dengan penyimpanan 2 TB dipasarkan seharga 2.399 dollar AS atau kurang lebih Rp42,2 juta.
Pada iPhone 18 Pro Max, model 256 GB dibanderol 1.299 dollar AS atau sekitar Rp22,8 juta. Varian 512 GB memiliki harga 1.499 dollar AS atau sekitar Rp26,3 juta.
Kapasitas 1 TB dipasarkan seharga 1.899 dollar AS atau sekitar Rp33,4 juta. Sedangkan model tertinggi dengan penyimpanan 2 TB mencapai 2.499 dollar AS atau sekitar Rp43,9 juta.
Apple menawarkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dalam empat pilihan warna. Pilihannya terdiri dari black, silver, glacier, dan burgundy.
Burgundy menjadi warna baru yang diperkenalkan Apple pada lini iPhone Pro generasi ini. Kehadiran warna tersebut melengkapi tiga pilihan lainnya yang tersedia untuk kedua model.
Untuk jadwal penjualan, Apple membuka masa pre-order pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 05.00 waktu Amerika Serikat. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia, jadwal tersebut bertepatan dengan sekitar pukul 19.00 WIB.
Penjualan secara langsung kemudian dimulai pada 18 September 2026.
Baca Juga: Ferran Torres Hattrick, PSG Libas Slovan Bratislava 6-1 di Matchday Pertama Liga Champions
Perlu dicatat, harga tersebut merupakan hasil konversi dari harga resmi iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Amerika Serikat. Ketika masuk ke pasar Indonesia, harga perangkat berpotensi lebih tinggi karena dipengaruhi pajak, biaya distribusi, dan margin penjualan.
Kamera menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian besar pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Apple membekali kamera utama 48 MP Fusion Main dengan teknologi aperture variabel.
Teknologi tersebut memungkinkan bukaan lensa disesuaikan dengan kebutuhan pengambilan gambar. Ketika kondisi cahaya minim, bukaan lensa dapat diperlebar hingga f/1.48 sehingga lebih banyak cahaya bisa masuk ke sensor.
Sebaliknya, pengguna dapat mempersempit aperture hingga f/4 ketika membutuhkan area fokus yang lebih luas. Salah satu manfaatnya dapat dirasakan ketika mengambil foto bersama dengan beberapa baris orang.
Sistem aperture variabel tersebut menggunakan enam bilah yang dipotong menggunakan laser. Bilah-bilah tersebut dapat bergerak secara halus untuk menyesuaikan bukaan lensa sesuai kebutuhan.
Apple juga menghadirkan Pro controls yang menyatukan berbagai pengaturan fotografi manual dalam satu tempat.
Pengguna dapat melakukan pengaturan seperti kecepatan rana dan white balance, sekaligus melihat histogram untuk membantu mengontrol pencahayaan.
Selain kamera utama, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dibekali kamera 48 MP Fusion Ultra Wide serta 48 MP Fusion Telephoto. Pilihan pembesaran optik yang tersedia mencakup 0,5x, 1x, 2x, 4x, hingga 8x.
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, Apple menggunakan kamera depan 18 MP Center Stage. Kamera tersebut mendukung perekaman video hingga resolusi 4K pada 120 fps dengan Dolby Vision.
Baca Juga: Jelang Persija vs Persib, Igor Tolic Bicara Kunci Kemenangan di GBK
Senior Vice President Worldwide Marketing Apple Greg Joswiak mengatakan pengembangan iPhone generasi terbaru diarahkan pada sejumlah aspek yang menjadi perhatian utama pengguna.
"Kamera, performa, baterai, dan kecerdasan. Kami tidak sekadar melakukan perbaikan kecil di bidang-bidang itu," ujar Joswiak.
Di sektor performa, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menggunakan chip terbaru Apple, A20 Pro. Chip tersebut dibuat menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer.
A20 Pro membawa GPU tujuh inti yang diklaim mampu memberikan peningkatan performa hingga 40 persen dibandingkan A19 Pro. Apple juga meningkatkan kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan melalui Neural Engine.
Neural Engine pada chip tersebut kini terdiri dari dua unit dengan masing-masing memiliki 16 inti. Peningkatan ini menjadi bagian dari upaya Apple memperkuat kemampuan AI pada perangkat terbarunya.
Peningkatan performa juga diimbangi dengan sistem pengelolaan suhu baru. Apple menggunakan vapor chamber generasi terbaru yang memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar dibandingkan sistem yang digunakan pada iPhone 17 Pro.
Dengan sistem pendinginan tersebut, Apple mengklaim performa berkelanjutan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dapat meningkat hingga 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Dari sisi desain, kedua model menggunakan konstruksi aluminium unibody. Dynamic Island juga mengalami perubahan dengan ukuran yang lebih kecil.
Meski dimensinya dibuat lebih kecil, Dynamic Island tersebut mampu menampilkan hingga tiga Live Activities secara bersamaan. Sistem Face ID tetap terintegrasi melalui area tersebut.
Apple turut memperbarui sektor konektivitas melalui chip N1. Chip tersebut mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread.
Baca Juga: Barcelona Hajar Feyenoord 5-1 di Liga Champions, Raphinha dan Yamal Bersinar
Untuk konektivitas seluler, iPhone 18 Pro series menggunakan modem C2. Apple mengklaim modem tersebut mampu menghadirkan kecepatan unggah yang lebih tinggi dengan konsumsi daya hingga 15 persen lebih rendah dibandingkan C1X.
Meski membawa banyak kesamaan, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max tetap memiliki perbedaan utama. Keduanya menggunakan chip A20 Pro, konfigurasi kamera yang sama, serta fitur kecerdasan buatan yang identik.
Pembeda paling jelas terdapat pada ukuran layar dan kemampuan baterai. iPhone 18 Pro menggunakan layar Super Retina XDR berukuran 6,3 inci.
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max hadir dengan layar Super Retina XDR yang lebih besar, yakni 6,9 inci. Kedua perangkat sama-sama mendukung ProMotion dan Always On.
Perbedaan lainnya terlihat pada daya tahan baterai. Apple mengklaim iPhone 18 Pro mampu digunakan untuk memutar video hingga 36 jam.
Angka tersebut lebih tinggi pada iPhone 18 Pro Max yang diklaim mampu mencapai 45 jam untuk pemutaran video. Klaim ini berlaku pada model yang hanya menggunakan eSIM.
Apple menyebut peningkatan tersebut sebagai lonjakan daya tahan baterai terbesar dalam sejarah iPhone.
Khusus iPhone 18 Pro Max, pengisian daya melalui kabel selama sekitar lima menit diklaim mampu memberikan daya untuk pemutaran video hingga tujuh jam.
Dalam penggunaan normal, perangkat tersebut disebut mampu bertahan hingga 30 jam setelah pengisian penuh.
Sementara itu, iPhone 18 Pro diklaim dapat mengisi daya hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 15 menit.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber