Meta Siapkan Kacamata Pintar Luna Tanpa Kamera di Tengah Kekhawatiran Privasi

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 19:34 WIB
Ilustrasi seorang remaja memegang smartphone di depan logo Meta.
Meta.

 

RADARSITUBONDO.ID - Meta dikabarkan tengah menyiapkan kacamata pintar baru yang tidak dilengkapi kamera. Produk dengan nama internal Luna itu disebut menjadi salah satu langkah perusahaan untuk menjawab kekhawatiran soal privasi yang selama ini mengiringi perkembangan kacamata pintar.

Mengutip TechCrunch, Rabu (16/9), Meta disebut sedang mempertimbangkan perangkat yang tidak membawa fitur kamera.

Langkah tersebut muncul setelah kacamata pintar besutan perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg mendapat sorotan dari banyak warganet terkait potensi persoalan privasi.

Informasi mengenai kacamata pintar tanpa kamera tersebut pertama kali dilaporkan The Information. Dalam laporan itu, Luna disebut sebagai nama internal yang digunakan Meta untuk perangkat anyar tersebut.

Baca Juga: Undian Putaran Keempat Carabao Cup: Fleetwood Town vs Arsenal, Liverpool vs Chelsea

Berbeda dari kacamata pintar yang mengandalkan kamera untuk sejumlah fitur, Luna disebut akan mengutamakan interaksi pengguna dengan sistem kecerdasan buatan atau AI.

Kacamata tersebut dikabarkan bakal memiliki sistem terintegrasi yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan chatbot AI buatan Meta. Selain itu, perangkat ini disebut mendukung agen AI Muse yang dikembangkan perusahaan.

Untuk mendukung interaksi berbasis suara, Luna disebut memiliki enam mikrofon internal. Kehadiran sejumlah mikrofon tersebut memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan sistem AI melalui perintah suara tanpa harus bergantung pada kamera.

Meta juga dikabarkan menempatkan sebuah tombol di bagian samping kacamata. Tombol tersebut berfungsi sebagai akses menuju sistem AI yang terintegrasi di dalam perangkat.

Belum diketahui secara pasti kapan Meta akan memperkenalkan Luna kepada publik. Namun, perangkat tersebut disebut kemungkinan debut setelah konferensi tahunan Meta Connect digelar.

Tahun ini, Meta Connect dijadwalkan berlangsung di Menlo Park, California, pada pekan depan.

Ajang tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Meta untuk memperkenalkan perkembangan teknologi dan produk yang sedang dikembangkan perusahaan.

Baca Juga: Free Fire x Naruto Dimulai, Cek Kode Redeem FF 17 September 2026

Jika benar diluncurkan, Luna akan menempati posisi yang cukup berbeda dibandingkan kacamata pintar Meta yang sudah beredar.

Perangkat tanpa kamera itu dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang tertarik dengan teknologi AI berbasis kacamata, tetapi masih mempertimbangkan persoalan privasi.

Selama beberapa waktu terakhir, Meta memang berada dalam posisi kuat di pasar kacamata pintar.

Produk yang dikembangkan perusahaan mendapat perhatian dari masyarakat dan menunjukkan tingginya minat terhadap perangkat komputasi yang dikenakan langsung oleh pengguna.

Baca Juga: Trump Klaim Iran Ingin Berdamai dengan AS, Perang Disebut Segera Berakhir

Namun, popularitas kacamata pintar juga berjalan beriringan dengan persoalan privasi. Kamera yang terpasang pada perangkat membuat pengguna dapat mengambil foto atau merekam video tanpa harus selalu terlihat jelas oleh orang-orang di sekitarnya.

Persoalan tersebut menjadi lebih sensitif ketika kacamata pintar digunakan di ruang publik. Orang lain yang berada di sekitar pengguna berpotensi ikut terekam meski tidak memberikan persetujuan untuk direkam.

Kehadiran kacamata pintar dengan kamera yang semakin mudah dijangkau dan didapatkan turut membuat diskusi mengenai privasi semakin luas.

Bagi sebagian pengguna, kemampuan merekam secara praktis menjadi salah satu daya tarik. Di sisi lain, fitur yang sama menimbulkan pertanyaan mengenai batas privasi ketika perangkat digunakan di tempat umum.

Dalam konteks itu, keputusan Meta untuk menyiapkan kacamata pintar tanpa kamera menjadi perkembangan yang menarik.

Luna tidak harus mengandalkan kemampuan visual untuk menawarkan fungsi pintar, melainkan dapat mengarahkan pengalaman pengguna pada interaksi suara dan layanan AI.

Meski demikian, pengembangan kacamata pintar tetap menjadi bagian dari bisnis Reality Labs, divisi Meta yang menangani teknologi realitas virtual, realitas tertambah, dan perangkat terkait. Bisnis tersebut hingga kini masih menghadapi tantangan finansial yang besar.

Laporan pendapatan Meta pada April 2026 menunjukkan Reality Labs masih mengalami kerugian besar. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi Meta ketika perusahaan terus mengembangkan lini perangkat keras dan teknologi baru.

Dengan Luna, Meta tampaknya ingin melanjutkan pengembangan kacamata pintar dengan pendekatan yang berbeda.

Tanpa kamera, perangkat tersebut berpotensi mengurangi salah satu sumber kekhawatiran privasi, sementara enam mikrofon dan akses AI tetap menjadi bagian utama dari pengalaman pengguna.

Meski informasi mengenai Luna masih sebatas laporan dan belum menjadi pengumuman resmi produk, kemunculannya menunjukkan bahwa arah pengembangan kacamata pintar Meta tidak hanya berkutat pada kamera.

Interaksi dengan AI kini menjadi bagian penting dari strategi perusahaan di perangkat yang dikenakan langsung oleh pengguna.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
kacamata pintar Meta Luna Meta tanpa kamera Meta