Godzilla Minus Zero Dapat Sambutan Positif, Berpeluang Masuk Nominasi Oscar

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 15:48 WIB
Godzilla Minus Zero. (YouTube/GODZILLA OFFICIAL by TOHO)
Godzilla Minus Zero. (YouTube/GODZILLA OFFICIAL by TOHO)

 

RADARSITUBONDO.ID - Takashi Yamazaki kembali mendapat sorotan lewat karya terbarunya, Godzilla Minus Zero.

Sekuel Godzilla Minus One tersebut mendapat respons positif dalam Festival Film New York dan mulai diperbincangkan sebagai salah satu film yang berpeluang masuk nominasi Academy Awards.

Meski peluang itu mulai terbuka, Yamazaki memilih tidak terlalu larut dalam ekspektasi. Sutradara asal Jepang tersebut mengaku lebih ingin menikmati proses dan menyerahkan kemungkinan penghargaan kepada perjalanan filmnya.

Yamazaki mengatakan, dirinya berusaha untuk tidak terlalu memikirkan peluang Godzilla Minus Zero masuk dalam kategori utama Oscar.

Pengalaman dari film sebelumnya membuatnya menyadari bahwa pencapaian di ajang penghargaan kerap datang di luar perkiraan.

Baca Juga: Manchester City Dinyatakan Bersalah, Pep Guardiola Beri Dukungan: Kita Lewati Bersama

“Maksud saya, saya mencoba untuk tidak memikirkan hal itu. Dan ini juga berlaku untuk 'Godzilla Minus One'. Kami tidak tahu bahwa kami akan mendapatkan VFX Terbaik, atau bahkan dinominasikan. Bahkan nominasi saja sudah merupakan kemenangan bagi kami dengan 'Godzilla Minus One'. Jadi saya mencoba untuk tidak memikirkannya, tetapi pada saat yang sama, jika kemungkinannya bukan nol, sulit untuk tidak memiliki sedikit harapan,” katanya, dikutip dari Antara.

Peluang tersebut bukan tanpa alasan. Godzilla Minus One sebelumnya mencatat sejarah setelah membawa pulang piala Oscar untuk kategori Efek Visual Terbaik.

Film tersebut menjadi kejutan dalam persaingan yang mempertemukan sejumlah produksi besar Hollywood.

Godzilla Minus One digarap dengan anggaran sekitar USD 15 juta. Meski memiliki sumber daya yang jauh lebih terbatas dibandingkan sejumlah film blockbuster Hollywood, produksi tersebut mampu membangun efek visual melalui tim yang hanya terdiri dari 35 seniman.

Tim tersebut mengerjakan sekitar 610 adegan efek visual untuk menghadirkan sosok Godzilla sekaligus membangun dunia film yang berlatar Jepang pascaperang.

Pencapaian itu semakin menonjol karena Godzilla Minus One harus bersaing dengan sejumlah film produksi studio besar.

Di antaranya Guardians of the Galaxy Vol. 3 dari Disney, Mission: Impossible — Dead Reckoning Part One dari Paramount, serta Napoleon dari Apple.

Baca Juga: 1 Oktober Bukan Hari Lahir Pancasila, Ini Perbedaan Hari Kesaktian dan Hari Lahir Pancasila

Kemenangan tersebut juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan Yamazaki. Ia yang mengawali karier di bidang efek visual kemudian mencatat sejarah sebagai sutradara film fitur yang mendapat pengakuan dalam kategori tersebut, setelah Stanley Kubrick melalui 2001: A Space Odyssey.

Kini, perhatian kembali tertuju kepada Yamazaki melalui Godzilla Minus Zero. Kepala editor penghargaan Variety, Clayton Davis, memasukkan film tersebut ke dalam prediksi lima film yang berpeluang mendapatkan nominasi Efek Visual Terbaik pada Januari.

Godzilla Minus Zero diproyeksikan bersaing dalam daftar tersebut bersama Dune: Part Three, Project Hail Mary, Spider-Man: Brand New Day, dan Wildwood.

Baca Juga: Kode Redeem Free Fire 1 Oktober 2026, Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Namun, bagi Yamazaki, pengalaman Godzilla Minus One menjadi alasan untuk tidak terlalu cepat memasang target. Baginya, sekadar mendapatkan nominasi sudah dapat menjadi pencapaian tersendiri.

Godzilla Minus Zero merupakan film kaiju Jepang terbaru yang kembali digarap Takashi Yamazaki. Ceritanya mengambil latar pada 1949, sekitar dua tahun setelah peristiwa dalam film sebelumnya.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : ANTARA
Godzilla Minus Zero Takashi Yamazaki Oscar Academy Awards