RadarSitubondo.id - Nama Taman Nasional (TN) Baluran di Situbondo diambil dari nama sebuah gunung.
Karena terdapat satu-satunya gunung di kawasan tersebut maka nama gunung tersebutlah sekaligus menjadi nama wisata TN Baluran.
Sejatinya, kawasan TN Baluran sendiri merupakan sebuah kawasan konservasi.
Dimana kawasan konservasi tersebut berupa hutan jati seluas 25 ribu hektare.
Baluran sendiri secara administratif terletak di Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
Letaknya paling ujung timur taman nasional berbatasan dengan selat Bali dan Kabupaten Banyuwangi.
Menilik lebih jauh nama dari hutan Baluran, rupanya kata Baluran sendiri merupakan nama dari sebuah gunung.
Gunung tersebut merupakan gunung Baluran yang ada di tengah-tengah taman nasional.
Gunung Baluran sendiri merupakan gunung merapi yang telah mati.
Siapa sangka, saat pertama kali dijajaki oleh Belanda, bangsa kolonial tersebut tidak langsung menamai gunung Baluran.
Dikutip dari media sosial resmi TN Baluran, pada tahun 1597 petinggi Belanda De Houtmen memberikan nama temple berg.
Artinya adalah gunung kuil atau gunung candi. Hal ini karena ada candi di kaki gunung Baluran.
Candi tersebut terletak di Cap Sedano sampai Tanjung Sedano.
Akan tetapi akhirnya candi tersebut sering berjalannya waktu bernama candi Bang.
Kemudian gunung yang tadi bernama gunung candi berubah menjadi gunung Baluran.
Demikian sejarah singkat nama gunung di TN Baluran, Situbondo. (*)
Editor : Ali Sodiqin