Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Siaga Kebakaran, Balai Taman Nasional Baluran Bangun Posko di Hutan Konservasi

Iwan Feriyanto • Rabu, 3 Juli 2024 | 19:44 WIB
HENING: Pemandangan gunung dan laut yang ada di lokasi kawasan Taman Nasional Baluran di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Selasa (2/7).
HENING: Pemandangan gunung dan laut yang ada di lokasi kawasan Taman Nasional Baluran di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Selasa (2/7).

RadarSitubondo.id – Balai Taman Nasional Baluran mendirikan posko siaga kebakaran di lokasi hutan konservasi di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Ini untuk mengantisipasi kasus kebakaran hutan saat musim kemarau yang dapat merusak ekosistem.

Kepala Balai Taman Nasional Baluran Situbondo, Johan Setiawan mengatakan, posko induk penanganan kebakaran ada di Pos Bitakol.

Sedangkan posko lainnya ada di beberapa titik yang sudah ditentukan. Harapannya, petugas nantinya dapat mencegah terjadinya kebakaran agar tidak merambat luas.

“Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, kami sudah mendirikan posko, sehingga tidak mengurangi kekuatan pengamanan kawasan. Begitu terjadi kebakaran langsung diamankan (dipadamkan),” ujarnya, Selasa (2/7).

Dijelaskan, pendirian posko tersebut untuk menjaga keanekaragaman hayati flora dan fauna di area kawasan Taman Nasional Baluran.

Sehingga, satwa yang ada di area hutan tidak melarikan diri ketika tempatnya terbakar.

“Selain mensiagakan petugas, kami juga ikut melibatkan masyarakat sekitar untuk membantu mencegah kasus kebakaran,” cetusnya. 

Selain itu, Johan menyampaikan, sejak beberapa pekan ini kawasan Hutan Baluran terbakar. Diduga itu terjadi karena faktor manusia membuang puntung rokok sembarang.

Beruntung api bisa segera mungkin bisa dipadamkan. Sehingga, tidak merambat luas pada area lainnya.

“Beberapa kali terjadi kebakaran hutan di kawasan taman nasional itu api membakar daun pohon jati dan ilalang kering dimulai dari pinggir jalan raya pantura. Kami mengimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena akan memicu kebakaran,” jelasnya.

Johan memastikan akan menutup lokasi wisata di area wisata taman baluran jika terjadi peristiwa kebakaran besar. Ini dilakukan supaya wisatawan tidak menjadi korban kasus tersebut.

“Barangkali kami akan tutup untuk kunjungan wisata jika potensi kebakarannya cukup tinggi.  Karena kami tidak ingin mengambil risiko," pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#kebakaran #posko #hutan #siaga #kemarau #konservasi #taman nasional #pencegahan #baluran