Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Mengenal Arti Subak Bali di Desa Wisata Jatiluwih yang Diakui UNESCO, Apa Itu?

Muhammad Khoirul Rizal • Jumat, 12 Juli 2024 - 17:19 WIB
Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali.
Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali.

RadarSitubondo.id - Pulau Bali terkenal dengan wisata yang mendunia. Bali menjadi tujuan wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.

Wisata Bali identik dengan pantai-pantai yang indah dan berpasir putih. Inilah yang menjadi primadona wisatawan.

Namun alam Bali tidak hanya menyajikan soal wisata pantai saja. Banyak wisata lain yang harus di eksplore.

Salah satu wisata tersebut ialah yang terletak di lereng Gunung Batukaru di Kabupaten Tabanan.

Dimana wisata ini menawarkan pemandangan hijau area sawah dan pegunungan. Pemandangan ini bisa membuat pikiran menjadi segar.

Sangat cocok juga bagi kalian yang sudah bosan dengan wisata pantai.

Wisata yang dimaksud ini adalah Desa Wisata Jatiluwih. Wisata yang sistem pengairan sawahnya bernama Subak.

Sawah-sawah di Jatiluwih berbentuk tersering yang tertata indah. Sehingga siapapun yang melihatnya akan terpesona.

Lalu apa itu subak?

Dilansir dari laman Kemenparekraf, subak merupakan sistem irigasi di Jatiluwih yang sudah dibangun sejak abad ke-11.

Sistem Subak berakar pada ajaran Tri Hita Karana dalam Agama Hindu mencerminkan keseimbangan dan keharmonisan antara manusia, alam dan spiritualitas.

Hingga pada tanggal 29 Juni 2012 Desa Jatiluwih mendapatkan pengakuan internasional.

Dimana sistem pengairan sawah tradisionalnya yaitu Subak, diakui oleh UNESCO sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#wisatawan #sawah #subak #turis #wisata #bali #gunung batukaru #desa wisata #warisan budaya #Primadona #tabanan #unesco #dunia #Jatiluwih