RadarSitubondo.id - Taman Nasional (TN) Baluran Situbondo menjadi rumah bagi beberapa jenis satwa.
Satwa yang menghuni TN Baluran merupakan satwa langka dan dilindungi.
Bahkan beberapa di antaranya sudah terancam punah dan keberadaannya terus berkurang.
Salah satu hewan yang terancam punah dan menjadi penghuni TN Baluran adalah banteng.
Keberadaan banteng saat ini sudah berkurang serta masuk dalam kategori hewan yang dilindungi.
Namun ada kabar bahagia, salah satu hewan di Baluran dipastikan populasinya bertambah.
Sebab, ada kelahiran anak banteng berjenis kelamin jantan pada Jumat 9 Agustus kemarin.
"Anak banteng ini, dari dua indukan yang didatangkan dari Taman Safari II Prigen," tulis @btn_baluran.
Hal ini menjadi sangat positif bagi populasi banteng yang setiap tahun berkurang karena perburuan liar.
"Ini merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi kami. Kelahiran ini merupakan bukti dari upaya keras kami dalam menjaga dan melestarikan spesies banteng yang terancam punah," kata Kepala TN Baluran, Johan Setiawan.
Sekedar diketahui, Banteng merupakan salah satu dari sekian banyak satwa yang mendiami Baluran.
Sebab, taman nasional yang berbatasan dengan selat Bali ini juga menjadi rumah bagi macan tutul hingga burung merak. (*)
Editor : Ali Sodiqin